Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Kodam IM Tahan Perwira Penganiaya Wartawan

BANDA ACEH - Aparat Komando Daerah Militer Iskandar Muda bertindak cepat. Mereka menahan dua anggota Seksi Intelejen Komando Distrik Militer (Kodim)-0115 Simeulue, Feisal Amindan dan Kardian.

Kodam IM Tahan Perwira Penganiaya Wartawan
Simeulue Sat, May 22nd 2010, 11:10

BANDA ACEH - Aparat Komando Daerah Militer Iskandar Muda bertindak cepat. Mereka menahan dua anggota Seksi Intelejen Komando Distrik Militer (Kodim)-0115 Simeulue, Feisal Amindan dan Kardian. Keduanya Oknum TNI ini disangka melakukan penganiayaan berat terhadap Ahmadi, wartawan Harian Aceh, di Simeulue. Kepala Penerangan Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Mayor CHK Yuli Marjoko yang dihubungi di Banda Aceh, Jumat (21/5), mengatakan, pihak Sub Detasemen Polisi Militer Kodim 0115 Simeulue telah menahan dua orang tersebut.

“Mereka ditahan dan tidak boleh melakukan tugasnya sebagai perwira sampai proses atas kasus ini selesai,” kata Mayor Yuli Marjoko. Dia mengatakan, Panglima Kodam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI, Hambali Hanafiah telah memberikan arahan agar kasus ini dituntaskan hingga ke meja hijau. Pangdam, kata Yuli, tidak akan main-main dalam menangani kasus ini. Dia juga mengatakan, pihaknya akan melindungi keluarga Ahmadi. “Tugas TNI adalah melindungi rakyat,” ungkapnya.

Ahmadi dianiaya oleh oknum anggota Pasie Intel Komando Distrik Militer 0115 Simeulue akibat pemberitaan tentang pembalakan liar oleh salah satu anggotanya. Seluruh peralatan kerja Ahmadi juga dirusak dan keluarganya diancam. Ahmadi menerangkan, dia sempat dipukul beberapa kali oleh Feisal Amin di bagian kepala dan badan. Salah satu anggota intel, Kardian, hanya melihat penganiayaan tersebut tanpa berbuat apa-apa. Setelah itu, Ahmadi dibawa ke lapangan tembak. Di sana, tuturnya, tersangka menembakkan senjata apinya sebanyak tiga kali ke tanah.(komps-com)
http://www.serambinews.com/news/view/31198/kodam-im-tahan-perwira-penganiaya-wartawan

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday695
mod_vvisit_counterYesterday1045
mod_vvisit_counterThis week4502
mod_vvisit_counterLast week7557
mod_vvisit_counterThis month27739
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days586953

Online (20 minutes ago): 18
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Mei 24, 2012