|
LONDON - Biro Penyelidik Federal AS, FBI mengecam pembebasan Abdel Basset al-Megrahi, teroris kelas kakap, oleh pengadilan Skotlandia. Megrahi yang merupakan warga negara Libya itu dibebaskan karena menderita kanker yang mematikan.
FBI Kecam Pembebasan Teroris Kelas Kakap Donya. Mon, Aug 24th 2009, 09:26
LONDON - Biro Penyelidik Federal AS, FBI mengecam pembebasan Abdel Basset al-Megrahi, teroris kelas kakap, oleh pengadilan Skotlandia. Megrahi yang merupakan warga negara Libya itu dibebaskan karena menderita kanker yang mematikan. Direktur FBI Robert Mueller mengirim surat kecaman kepada Menteri Hukum Skotlandia Kenny MacAskill, sebagai pihak yang meminta pembebasan. Pembebasan itu, kata Mueller, adalah hal yang tidak bisa dijelaskan dan merugikan bagi penegakan hukum.
“Tentu saja tindakan Anda membuat olok-olok bagi penegakan hukum. Tindakan Anda memberikan kenyamanan bagi teroris di seluruh dunia,” tulis Mueller seperti yang diposting di situs FBI, dan dikutip Reuters, Minggu (23/8). Sementara itu Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown merilis salinan surat yang ia tulis kepada pemimpin Libya, Moammar Khadafi pada 20 Juli lalu. Ia meminta Kadafi untuk menahan luapan kegembiraan dalam menyambut Megrahi.
Megrahi sendiri datang disambut Khadafi dengan peluk dan tangan pemimpin Libya itu pun diciumnya. Raut wajah Kadafi seolah memancarkan rasa terima kasih yang besar kepada Brown dan Ratu Elizabeth. “Langkah ini ada dalam hubungan baik antara kedua negara. Dan ada dalam hubungan pertemanan khusus antara saya dan mereka dan akan menjadi hal yang positif untuk dicontoh semua negara dalam kerjasama antara dua negara,” kata Khadafi kapada stasiun TV di Libya.
Megrahi (57) adalah satu-satunya orang yang dinyatakan bersalah dalam aksi pengeboman pesawat jet Pan Am yang membawa 259 penumpang, kebanyakan warga AS. Pesawat meledak di langit Lockerbie, Skotlandia pada Desember 1988. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan pemboman Lockerbie.
Kanker prostat Sementara itu, Pemerintah Inggris menyatakan pembebasan Abdel Basset Ali al-Megrahi, teroris kelas kakap oleh pengadilan Skotlandia tidak ada hubungannya dengan perjanjian perdagangan antara Inggris dan Libya. Ia dibebaskan murni karena alasan menderita kanker prostat yang mematikan.
“Itu tidak hanya kesalahan total dalam membuat kesan atau sindiran. Tetapi itu adalah serangan yang sungguh-sungguh,” kata Menteri Perdagangan Inggris Peter Mandelson seperti dilansir Bloomberg, Minggu (23/8). “Isu pembebasan tahanan seluruhnya adalah permasalahan Menteri Hukum Skotlandia,” imbuhnya.
Sebelumnya, anak pemimpin Libya Moammar Khadafi, Seif al-Islam kepada sebuah stasiun TV di Libya mengatakan pembebasan terkait dengan deal perdagangan antara pemerintah Inggris. Pembebasan ini juga dikecam oleh Federal Bureau of Investigation (FBI). Biro Penyelidik Federal AS ini menganggap pembebasan Megrahi adalah penghinaan terhadap penegakan hukum.
Megrahi (57) adalah satu-satunya orang yang dinyatakan bersalah dalam aksi pengeboman pesawat jet Pan Am yang membawa 259 penumpang, kebanyakan warga AS. Pesawat meledak di langit Lockerbie, Skotlandia pada December 1988, semua penumpangnya tewas. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan pemboman Lockerbie. Megrahi dinyatakan bersalah oleh pengadilan pada 2001. Ia seharusnya masih menjalani hukuman penjara selama minimal 27 tahun sejak putusan dibacakan.(rtr/dtc) http://m.serambinews.com/news/view/12259/fbi-kecam-pembebasan-teroris-kelas-kakap |