|
NEW YORK - Protes berisik menyambut Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dan Presiden Libya Moammar Qadhafi di luar gedung PBB di New York, Amerika Serikat, Rabu.Lebih dari 1.000 orang Iran di pengasingan berkumpul, sambil mengibarkan spanduk yang menyebut Ahmadinejad seorang “diktator”.
Presiden Iran dan Libya Disambut Protes Donya. Fri, Sep 25th 2009, 09:23
NEW YORK - Protes berisik menyambut Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dan Presiden Libya Moammar Qadhafi di luar gedung PBB di New York, Amerika Serikat, Rabu.Lebih dari 1.000 orang Iran di pengasingan berkumpul, sambil mengibarkan spanduk yang menyebut Ahmadinejad seorang “diktator”.
Mereka mengibarkan spanduk prarevolusi dan berteriak di depan poster yang mencela para korban kerusuhan politik yang bergelimang darah. “Ayatollah Count Dracula,” demikian tulisan salah satu plakat seperti dilaporkan AFP. Protes tersebut diselenggarakan, dengan menampilkan musik tradisional Iran, satu stand yang menawarkan roti lapis isi, dan relawan muda yang membagikan pamflet dan bendera oposisi berwarna hijau. Mona Kayhan (29) mengatakan ia hanya ingin dapat mengunjungi Iran, yang ditinggalkan kedua orang-tuanya setelah revolusi pada 1979.
“Saya benar-benar berharap suatu hari saya dapat pergi bersama suami dan anak saya,” kata Kayhan, yang mengikatkan selendang hijau di sekitar lehernya. Pengusaha yang bernama Abbas Adibian (61) mengatakan ia kira protes tersebut takkan memiliki dampak, bahkan kalau pemimpin Iran itu pernah melihatnya dari limousinenya. “Ia telah menyaksikan jutaan orang yang berdemonstrasi di Teheran. Ia akan mengatakan orang-orang ini debu,” kata Adibian. Permimpin Libya, yang terkenal karena keeksentrikannya itu, juga telah mencari beberapa tempat di New York yang diharapkannya dapat dijadikan tempat mendirikan tenda tradisional Baduinya.
Namun, tenda besar itu semula didirikan di lahan milik konglomerat Donald Trump belum tuntas dikerjakan. Kemudian, aparat pemerintahan setempat datang dengan memerintahkan agar pendirian tenda dihentikan karena melanggar peratuan. Otoritas di Bedford, kawasan elit sekitar 48 km utara New York City, mengetahui rencana pendirian tenda itu dari Secret Service. Rencana Qaddafy mendirikan tenda telah terdengar sejak sebulan lalu. Lokasinya adalah pinggiran New Jersey, di lahan milik Kedubes Libya. Trump, pemilik Seven Springs seluas 213 are, mengakui bahwa dia menyewakan lahan dalam jangka waktu singkat pada partnernya asal Timur Tengah “yang mungkin atau mungkin tidak mempunyai hubungan dengan Qadhafi.”(rtr/ant) http://m.serambinews.com/news/view/14192/presiden-iran-dan-libya-disambut-protes |