Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
GPRS Korban Tsunami Surati SEKJEND PBB
Pertemuan hari Jum’at Tanggal 25 Desember 2009  di kantor GSF Gampong kuta Padang jalan Gurute No 300 B YANG DI FASILITASI OLEH JARINGAN MASYARAKAT SIPIL (JMS) ACEH BARAT,

GPRS, GSF, LBH Pos Meulaboh,P4L MEULABOH,

GeRAK Aceh Barat,  FK-GEMAB, ASoH Meulaboh,Bina Desa,SOMBEP, BEM  UTU ,GeBraK,Suling Hutan,Flower,KKSP,Annisa, LKPPA

Pertemuan yang dihadiri anggota JMS dan Perwakilan korban tsunami yang begabung dalam GPRS belum mendapatkan rumah,  65 orang perwakilan GPRS dalam rapat pagi tadi  telah menghasilkan surat sebagai berikut dibawah ini yang akan dikirim ke sekjen PBB dan korban tsunami besok pagi pukul 10.00 wib pada hari sabtu tanggal 26 desember 2009 akan melakukan aksi bersama mahasiswa mahasiswi dengan jumlah yang besar menuntut haknya sebagai korban selama lima tahun terzalimi….besar harapan GPRS pada teman teman Media, LSM,ormas, okp dan masyarakat sedunia untuk mendukung GPRS.

GPRS

Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami

 
 
 

Meulaboh, 26 Desember 2009

Kepada Yang Terhormat:

SEKJEND PBB

Di-

Amerika Serikat

Gempa dan Gelombang Tsunami yang melanda sembilan Negara lima tahun silam masih meninggalkan bekas pada kehidupan umat manusia, khusus nya aceh yang menjadi daerah yang paling parah masih meninggalkan luka yang paling mendalam, sebab lima tahun pasca rehab-rekon hingga hari ini masih belum selesai.

Kami masyarakat aceh pada umumnya dan aceh barat pada khususnya  sangat berterimakasih atas perhatian dunia internasional terhadap daerah dan masyarakat kami, sebab dengan bantuan yang tulus dari dunia internasional aceh hari ini bisa tersenyum kembali.

Tapi pada kesempatan ini kami masyarakat korban Gempa dan Tsunami di kabupaten aceh barat provinsi aceh Negara republik Indonesia  sejumlah 1.569 kk yang sudah lima tahun ini masih tinggal di barak pengungsian serta yang masih menumpang dengan sanak keluarga ingin menyampaikan kepada peserikatan bangsa-bangsa ( PBB ) bahwa kami masih sangat membutuhkan perhatian khusus dari dunia internasional terhadap pembangunan rumah tempat tinggal kami yang pada bencana lima tahun yang silam telah hancur.

Sekjed PBB yang kami hormati, bukan nya kami masyarakat korban Gempa dan Tsunami tidak percaya dengan pemimpin Negara, provinsi dan kabupaten, tapi ini lah realita yang terjadi sudah lima tahun bencana tapi kami masyarakat yang menjadi korban dari bencana tersebut belum mendapatkan hak kami yang telah di janjikan oleh Badan Realibitasi dan Rekontruksi Aceh-Nias ( BRR NAD-NIAS ) yang setahu kami masyarakat awam di donori oleh dunia internasional telah gagal dalam menjalankan amanah nya.

Kami masyarakat korban juga ingin menyampaikan kepada Sekjed PBB,  kondisi kehidupan kami yang masih tinggal di barak-barak pengungsian yang sangat memperhatikan, sudah dua tahun kami harus membayar sewa barak kepada pemilik tanah, kami hidup dalam kegelapan pada malam hari karena tidak ada listrik yang menerangi kami lagi, tempat buang air besar dan air bersih tidak tersedia dan diperparah lagi dengan impitan ekonomi kami yang telah hancur.

Atas dasar tesebut kami memohon kepada Sekjen PBB untuk mendengar jeritan hati kami para korban Gempa dan Tsunami yang berada di kabupaten aceh barat, agar kami sebagai korban juga mendapatkan hak kami seperti korban lain di berbagai Negara dan daerah lain supaya terwujudnya keadilan di muka bumi ini.

Jika masalah ini tidak direspon dengan cepat oleh dunia internasional, maka korban dari bencana lima tahun silam makin bertambah besar, demi hak dan keadailan kami masyarakat korban Gempa dan Tsunami sangat mengharapkan agar Sekjed Perserikatan Bangsa-Bangsa sebgai pempinan tertinggi di dunia ini agar berkenan datang dan melihat sendiri bagaimana kehidupan masyarakat korban Gempa dan Tsumani di kabupaten aceh barat yang sangat menyedihkan.

Demikian surat ini kami sampaikan kepada Sekjen PBB, agar menjadi pertimbangan dan pembahasan di dunia internasional, agar ketulusan Negara yang telah membatu aceh tidak kecewa karena bantuan yang di salurkan tulus  tidak sampai  pada yang di inginkan.

Meulaboh, 26 Desember 2009

Koordinator Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami ( GPRS )

                                                                                                      DTO

EDY CANDRA

Tembusan :

  1. Presiden Republik Indonesia di Jakarta
  2. Ketua MPR RI dijakarta
  3. Ketua DPR RI dijakarta
  4. Keapala Bappenas dijakarta
  5. Gubernur Aceh dibanda Aceh
  6. Ketua DPRA Aceh dibanda Aceh
  7. Bupati Aceh Barat dimeulaboh
  8. Ketua DPRK Aceh Barat dimeulaboh
  9. Muspida Aceh Barat
  10. Pertinggal

Contat person

1.      Edi candra /GPRS                  : 085260194707

2.      Abdul Jalil/GSF                      :081360608842

3.      Afrijal/Gerak                           :08126942226

4.      Alhamda/LBH pos MBO       :081360694081

5.      Fikriadi/Asoh                          :081377272009

6.      Chaidir/Sombep                      : 085297198017

7.      Khadafi/Bina Desa                 :081360470805

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday655
mod_vvisit_counterYesterday1045
mod_vvisit_counterThis week4462
mod_vvisit_counterLast week7557
mod_vvisit_counterThis month27699
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days586913

Online (20 minutes ago): 19
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Mei 24, 2012