|
GSF. Desa alue kumang kecamatan pante ceureumen wakil ketua kelompok putra saba Ansari telah menerima bibit karet dari kontraktor/rekanan, bibit karet yang diterima tersebut diberikan pada masyarakat dengan tinggi batang 5 cm -10 cm, pihak rekanan saat mengantar bibit karet meminta pada kelompok putra saba untuk merawat bibit karet tersebut, nanti biaya perawatan akan diberikan oleh kontraktor, wakil ketua kelompok ansari menghubungi pihak rekanan meminta biaya perawatan nomor hp yang diberikan tidak aktif lagi, sehingga mereka merasa ditipu dan menghapkan pada dinas kehutanan dan perkebunan dan mencari solusi atas penipuan pihak rekanan.
GSF. Kelompok Putra Saba Di Tipu Kontraktor Bibit Karet. Bibit Karet Disalurkan Tidak Sesuai Spesifikasi Dalam Kontrak Meulaboh, 11 Januari 2011
GSF.Desa alue kumang kecamatan pante ceureumen wakil ketua kelompok putra saba Ansari telah menerima bibit karet dari kontraktor/rekanan, bibit karet yang diterima tersebut diberikan pada masyarakat dengan tinggi batang 5 cm -10 cm, pihak rekanan saat mengantar bibit karet meminta pada kelompok putra saba untuk merawat bibit karet tersebut, nanti biaya perawatan akan diberikan oleh kontraktor, wakil ketua kelompok ansari menghubungi pihak rekanan meminta biaya perawatan nomor hp yang diberikan tidak aktif lagi, sehingga mereka merasa ditipu dan menghapkan pada dinas kehutanan dan perkebunan dan mencari solusi atas penipuan pihak rekanan.
Wakil ketua Kelompok Mengaku telah menerima Pupuk dan obat herbisidan serta insektisida namun bibit karet sisipan belum diantar sampai hari ini, mereka menghapkan untuk direalisasikan bibit karet seluas 20 hektar untuk kelompok putra saba desa alue keumang kecamatan pante ceureumen dan mengharapkan pada kontraktor untuk segera mengantar biaya perawatan bibit karet, karena bibit karet tersebut membutuhkan waktu 6 bulan perawatan baru dapat ditanam kata ansari.
Samaun Ketua kelompok makmur desa lhok sari kecamatan pante ceureumen yang dihubungi GSF mengatakan mereka hanya menerima pupuk dan obat-obatan, sedangkan bibit karet belum mereka dapat sampai hari ini, dalam penjelasan pihak kantor kehutanan dan perkebunan beberapa bulan yang lalu yaitu tahun 2011 kami akan mendapatkan bibit karet.
Samaun mengatakan kekecewaan anggota sangat tinggi mengingat kami telah membersihkan lahan seluas empat belas hektar lahan, tetapi biaya pembersihan lahan belum kami terima sampai saat ini dan apalagi bibit karet jika benar kontraktor pengandaan bibit karet nihil untuk kecamatan pante ceureumen atau 0 realisasinya kemana kami bawa lahan dan apa yang kami tanam dilahan yang telah bersih 14 hektar katanya.
Ridwan.Ma ketua Komisi A dprk aceh Barat mengharapkan tim pho, pptk dan kpa melakukan pemeriksaan dan pengawasan apakah yang di pho 44.08 % tersebut sesuai dengan perjanjian/kontrak kpa dengan rekanan yaitu Spesifikasi pengadaan bibit karet siap salur Kegiatan pembangunan kebun karet rakyat tahun 2011 Dinas kehutanan dan perkebunan Kabupaten Aceh Barat adalah klon anjuran 2006-2010 uu no.12 th.1992 (benih bina) : Pb.260, Pb 330, Pb 340, Irr 104, Irr 112, Irr 118, Irr 220 dan Pb 24, warna daun hijau tua, Diameter batang bawah minimal minimal 1,3 cm, Diameter batang atas minimal: 4,5 mm, Tinggi bibit minimal: 30 cm, Umur bibit : minimal 4 bulan setelah diserong, Polybag : berlubang, Ukuran polybag : 14 x 35 cm atau 16 x 40 cm, Ketebalan minimal : 0,08 mm, Kondisi bibit : sehat, baik dan bebas hama Penyakit, Sertifikasi: dari balai besar pembenihan dan proteksi tanaman perkebunan medan atau lembaga pembenihan pemerintah yang resmi, Label : biru dan distributor : kelompok tani/gampong (menyebar ) dalam kabupaten aceh barat. Serta apabila tidak sesuai dengan perjanjian/kontrak tersebut petani bolah menolak atau tidak terima harus dirawat oleh rekanan sampai sesuai dengan perjanjian baru petani terima.
Dalam temuan dprk dilapangan bibit karet yang disalurkan tidak sesuai Spesifikasi rata-rata tinggi bibit 15 cm-20 cm dan daunnya masih berwarna merah, ini harus diproses dengan teliti pembayaran karena tidak sesuai spesifikasi dengan dua alternative yaitu dirawat oleh kelompok tani maka petani harus diberikan biaya ataupun dirawat oleh kontraktor/rekanan karena memang masih tanggung jawab rekanan sampai tinggi batang karet 30 cm daun hijau tua kata ketua komisi A.
Mengharapkan pada dinas terkait untuk mencari solusi pengandaan bibit karet yang nihil ditiga kecamatan yaitu kecamatan pante ceureumen, kecamatan panton re dan kecamatan sungai mas dimana mereka telah menerima Pupuk dan obat-obatan dan telah melakukan pembersihan lahan, sehingga pihak rekanan pengandaan bertanggungjawab ata kerugian masyarakat (kelompok tani) kata ridwan.MA. tim gsf aceh (AJ, AG, TRM)
1. Ketua Kelompok Desa Meutulang (karet) Kecamatan Panton Re nama Zainun = 081269819912 2. Ketua Kelompok desa Tamping (karet) kecamatan panton Re nama bentara = 085277945485 3. Ketua Kelompok desa Lhoksari (karet) kecamatan pante ceureumen nama Samaun = 085260021819 4. Wakil ketua Kelompok desa Alue keumang (karet) kecamatan pante ceureumen nama ansari = 085270727460 5. Ketua Komisi A dprk aceh barat Ridwan.MA hp: 081360069198 |