busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:
Login

Don't You have account?

Sign Up

SP Facebook

;"kapan panitia C akan turun menertipkan perkebunan hak guna usaha perusahaan sari inti rakyat yang terindikasi terlantar";

Surat Korban Tsunami Kepada Sekjend PBB Ban Ki Moon

 GPRS

Movement of Tsunami Victims Fighting for their Housing Rights or

Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami (GPRS).

 

Meulaboh, 26 December 2009

Your Excellency

UN Secretary General

In New York, USA

 

            The earthquake and tsunami which hit nine nations five years ago, still leaves its mark on human life, especially in Aceh which was hit most disastrously, because the rehabilitation  and construction work has still not been completed until today.

 

            We, the people of Aceh, and especially the people of West Aceh, are very grateful for the attention of the international world and us and our region, because with the generous assistance of the international community, the people of Aceh can now smile again.

 

            However, on this occasion, we, 1,569 families of earthquake and tsunami victims in the District of West Aceh want to report to you that for the last five years we still live in barracks or with families, since our houses were destroyed by those natural disasters. Hence, we want to appeal to the United Nations and to the international community, to take our plight into serious consideration.

 

Your Excellency the UN Secretary General;

 

            We, victims of the earthquake and tsunami, do not mistrust our national, provincial, and district leaders, but this is the reality that for five years we have not received our housing rights as promised by the Aceh-Nias Rehabilitation and Reconstruction Body (BRR NAD-Nias), which we as ordinary citizens, know that this body has received assistance from the international community. Unfortunately, this body has failed to fulfill its mandate, as far as our housing is concerned.

 

            We, disaster victims, also want to share with Your Excellency, the UN Secretary General, the poor living conditions in the refugee barracks. For the last two years we have had to pay rent to the land owners, at night we live in darkness, since we do not have electricity, and we also do not have toilets to relieve our selves, nor do we have drinking water. All these problems further agonize our living condition, since our economic opportunities have also been destroyed.

 

            Taking all those points into consideration, we sincerely hope that Your Excellency the UN Secretary General will listen to the calls of distress from us, victims of the earthquake and tsunami in the West Aceh district, that we may also enjoy the rights as enjoyed by disaster victims in other countries and other place, so that justice will be upheld in this world.

 

            If these problems will not be responded quickly by the international community, the sufferings of the victims of the natural disasters five years ago will further increase. Therefore, in the name of the rights of us as disaster victims and in the name of justice, we sincerely hope that Your Excellency the UN Secretary General will come and visit us, to see for your self, how sad is our situation in West Aceh.

 

            We write this letter to you as Secretary General of the United Nations, so that the United Nations and the international community would not be dissatisfied that the well-intended assistance has not been received by the rightful recipients.

 

Meulaboh, 26 December 2009

 

Coordinator,

 Movement of Tsunami Victims Fighting for their Housing Rights

(Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami (GPRS)

 

 

EDY CANDRA

 

 

Colleague institution Movement of Tsunami Victims Fighting for their Housing Rights

 (Lembaga Pendamping Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami (GPRS)

 

 

DTO                DTO                            DTO                                        DTO

 

Abdul Jalil     Fitriadi Lanta              Chaidir Azhar                      Ramu Indra

GSF                ASoH                          SoMBeP                               GeBraK

 

Cc:

1.   President of the Republic of Indonesia in Jakarta.

2.   Speaker of the People’s Representive Assembly (MPR-RI) in Jakarta.

3.   Speaker of the Indonesian Parliament (DPR-RI) in Jakarta.

4.   Head of the National Development Planning Body (BAPPENAS) in Jakarta.

5.   Governor of NAD in Banda Aceh.

6.   Speaker of the Parliament of Aceh (DPRA) in Banda Aceh.

7.   West Aceh District Head in Meulaboh.

8.   Speaker of the West Aceh District Parliament in Meulaboh.

9.   West Aceh District Muspida

10. Archive

 

 

Contats person: Fitriadi: 081377272009,Abdul Jalil: 081360608842,Chaidir Azhar: 085297198017,Ramu Indra:085260741597

 

 

 

GPRS

Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami

 

Meulaboh, 26 Desember 2009

 

Kepada Yang Terhormat:

SEKJEND PBB

Di-

Amerika Serikat

 

 

Gempa dan Gelombang Tsunami yang melanda sembilan Negara lima tahun silam masih meninggalkan bekas pada kehidupan umat manusia, khusus nya aceh yang menjadi daerah yang paling parah masih meninggalkan luka yang paling mendalam, sebab lima tahun pasca rehab-rekon hingga hari ini masih belum selesai.

 

Kami masyarakat aceh pada umumnya dan aceh barat pada khususnya  sangat berterimakasih atas perhatian dunia internasional terhadap daerah dan masyarakat kami, sebab dengan bantuan yang tulus dari dunia internasional aceh hari ini bisa tersenyum kembali.

 

Tapi pada kesempatan ini kami masyarakat korban Gempa dan Tsunami di kabupaten aceh barat provinsi aceh Negara republik Indonesia  sejumlah 1.569 kk yang sudah lima tahun ini masih tinggal di barak pengungsian serta yang masih menumpang dengan sanak keluarga ingin menyampaikan kepada peserikatan bangsa-bangsa ( PBB ) bahwa kami masih sangat membutuhkan perhatian khusus dari dunia internasional terhadap pembangunan rumah tempat tinggal kami yang pada bencana lima tahun yang silam telah hancur.

 

Sekjend PBB yang kami hormati, bukan nya kami masyarakat korban Gempa dan Tsunami tidak percaya dengan pemimpin Negara, provinsi dan kabupaten, tapi ini lah realita yang terjadi sudah lima tahun bencana tapi kami masyarakat yang menjadi korban dari bencana tersebut belum mendapatkan hak kami yang telah di janjikan oleh Badan Realibitasi dan Rekontruksi Aceh-Nias ( BRR NAD-NIAS ) yang setahu kami masyarakat awam di donori oleh dunia internasional telah gagal dalam menjalankan amanah nya.

 

Kami masyarakat korban juga ingin menyampaikan kepada Sekjend PBB,  kondisi kehidupan kami yang masih tinggal di barak-barak pengungsian yang sangat memperhatikan, sudah dua tahun kami harus membayar sewa barak kepada pemilik tanah, kami hidup dalam kegelapan pada malam hari karena tidak ada listrik yang menerangi kami lagi, tempat buang air besar dan air bersih tidak tersedia dan diperparah lagi dengan impitan ekonomi kami yang telah hancur.

 

Atas dasar tesebut kami memohon kepada Sekjend PBB untuk mendengar jeritan hati kami para korban Gempa dan Tsunami yang berada di kabupaten aceh barat, agar kami sebagai korban juga mendapatkan hak kami seperti korban lain di berbagai Negara dan daerah lain supaya terwujudnya keadilan di muka bumi ini.

 

Jika masalah ini tidak direspon dengan cepat oleh dunia internasional, maka korban dari bencana lima tahun silam makin bertambah besar, demi hak dan keadailan kami masyarakat korban Gempa dan Tsunami sangat mengharapkan agar Sekjend Perserikatan Bangsa-Bangsa sebgai pempinan tertinggi di dunia ini agar berkenan datang dan melihat sendiri bagaimana kehidupan masyarakat korban Gempa dan Tsumani di kabupaten aceh barat yang sangat menyedihkan.

 

Demikian surat ini kami sampaikan kepada Sekjend PBB, agar menjadi pertimbangan dan pembahasan di dunia internasional, agar ketulusan Negara yang telah membatu aceh tidak kecewa karena bantuan yang di salurkan tulus  tidak sampai  pada yang di inginkan.

 

Meulaboh, 26 Desember 2009

 

Koordinator Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami ( GPRS )

 

 

EDY CANDRA

 

Lembaga Pendamping Gerakan Pejuang Rumah Korban Tsunami (GPRS)

 

 

DTO       DTO                         DTO                DTO

 

     Abdul Jalil            Fitriadi Lanta         Chaidir Azhar     Ramu Indra

     GSF                ASoH                SoMBeP              GeBraK

 

Tembusan :

 

1.   Presiden Republik Indonesia di Jakarta

2.   Ketua MPR RI dijakarta

3.   Ketua DPR RI dijakarta

4.   Kepala Bappenas dijakarta

5.   Gubernur Aceh dibanda Aceh

6.   Ketua DPRA Aceh dibanda Aceh

7.   Bupati Aceh Barat dimeulaboh

8.   Ketua DPRK Aceh Barat dimeulaboh

9.   Muspida Aceh Barat

10. Pertinggal

 

Contats person: Fitriadi: 081377272009,Abdul Jalil: 081360608842,Chaidir Azhar: 085297198017,Ramu Indra:085260741597

 

 



Tamu GSF

Kami memiliki 57 Tamu online

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1374
mod_vvisit_counterYesterday1774
mod_vvisit_counterThis week8811
mod_vvisit_counterLast week11799
mod_vvisit_counterThis month39811
mod_vvisit_counterLast month44575
mod_vvisit_counterAll days1254050

Online (20 minutes ago): 34
Your IP: 54.211.27.61
,
Today: Apr 24, 2014
Translate Web Ke Bahasa :