|
TURKI – Gempa besar yang mengguncang Turki pada Minggu (23/10) mengakibatkan 279 telah ditemukan meninggal dunia dan meluka lebih dari 1.300 orang. Bagaimana nasib mahasiswa Aceh di Turki?
Surat Mahasiswa Aceh di Turki Pasca Gempa Tuesday, 25 October 2011 01:35 TURKI – Gempa besar yang mengguncang Turki pada Minggu (23/10) mengakibatkan 279 telah ditemukan meninggal dunia dan meluka lebih dari 1.300 orang. Bagaimana nasib mahasiswa Aceh di Turki? Berikut surat dari Ketua Ikatan Masyarakat Aceh di Turki (IKAMAT) Muhammad Nawawi yang sedang menempuh program magister (S2) di Istanbul Teknik University.
Kejadian gempa bumi yang terjadi pada hari Minggu, tanggal 23 oktober 2011, tepatnya pada pukul 1:41 siang waktu Turki telah mengakibatkan berbagai kepanikan bagi warga yang berdomisili di kawasan bencana yang berpusat di di desa Tabanli, sebelah timur provinsi Van dan juga di Erciş yang berbatasan dengan Iran.
Betapa tidak, gempa yang berkekuatan 7.2 skala richter ini --sebagaimana yang disampaikan oleh lembaga riset gempa Turkey's Kandilli -- dapat mengakibatkan kehilangan jiwa sampai lima ratus atau bahkan sampai seribu orang. Gempa bumi serupa juga pernah terjadi di Provinsi Van ini pada tahun 1976 yang mengakibatkan 5.291 meninggal dunia.
Perdana mentri Turki Recep Tayyib Erdogan mengatakan kepada wartawan pada saat beliau mengunjungi lokasi kejadian bahwa sampai saat ini korban meninggal dunia yang baru terdata paling kurang sekitar 138 orang. Namun, informasi terakhir hingga sore ini (24 Oktober) dilaporkan korban jiwa semakin bertambah dan sudah mencapai 279 orang meninggal dunia dan lebih dari 1300 orang mengalami cedera.
Tawaran bantuan internasional untuk membantu korban bencana gempa bumi ini juga datang dari banyak negara seperti dari, China, Jepang, Amerika Serikat, Azerbaijan, dan juga negara-negara Uni Eropa. Namun Perdana Menteri Turki mengatakan bahwa bencana ini akan ditangani sendiri oleh masyarakat Turki, dan rakyat Turki insyaAllah cukup mampu untuk menyelesaikannya sendiri.
Walaupun demikian, Perdana Menteri Turki mengucapan terima kasih kepada semua negara yang telah menawarkan bantuan untuk membantu korban bencana. Masyarakat Turki memang cukup sigap dalam menanggapi bencana baik itu didalam negeri maupun berbagai bencana yang terjadi di negara-negara lain. Hal ini dapat kita lihat bersama sebagaimana yang mereka lakukan sewaktu gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004 di Aceh .
Surat Mahasiswa Aceh di Turki Pasca Gempa Tuesday, 25 October 2011 01:35
Adapun kondisi mahasiswa atau masyarakat Aceh setelah terjadinya gempa bumi alhamdulillah semuanya dalam keadaan baik-baik saja karena menurut data yang kami dapatkan, tidak ada mahasiswa/masyarakat Aceh yang berdomisili di pusat terjadinya bencana gempa bumi.
[Peta Turki]
Peta Turki Mahasiswa Aceh lebih banyak berkosentrasi di kota Istanbul dan Ankara. Walaupun demikian , juga ada mahasiswa/pelajar kita yang berada di kota lain seperti Kayseri, Eskisehir, Izmir sebagaimana juga mahasiswa Indonesia lainnya.
Adapun jarak dari Istanbul ke Van berkisar 1.637 km sekitar satu/dua jam perjalanan dengan menggunakan jalur udara, sedangkan kalau menggunakan jalur darat dengan kecepatan rata-rata 90 bisa mencapai 18 jam perjalanan. Sedangkan dari Ankara ke Van sekitar 1.234 km.
Kami juga terus saling berkomunikasi antar sesama mahasiswa/masyarakat Aceh yang ada di Turki yang tersebar di beberapa kota serta membuat sistim koordinasi untuk tiap wilayah agar tetap bisa saling memberi informasi mengenai kondisi yang terjadi di kota masing-masing.
Oleh karena itu kami mengharapkan kepada bapak/ibu yang mempunyai anak yang sedang menempuh pendidikan di Turki semoga tidak terlalu khawatir dan kami mengharapkan doa dari masyarakat Aceh sekalian semoga kita semua bisa terhindar dari segala bencana dan musibah yang terjadi dan juga semoga Allah memberi ketabahan kepada semua rakyat turki yang tertimpa musibah. []
Biodata penulis: Nama : Muhammad Nawawi,ST Tempat/tanggal lahir:Simpang Ulim, 7 Agustus 1982 Alamat asal : Simpang Ulim, Aceh Timur NAD Alamat sekarang : Ataturk ogrenci yurdu, Istanbul - Turki Study : Sedang menempuh program Master (S2) di Istanbul Teknik University http://atjehpost.com/saleuem/features/7803-nasibbb-mahasiswa-aceh-di-turki-pasca-gempa.html |