|
Silpa Pidie Diminta Dialihkan ke Tangse |
|
SIGLI - Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) Otonomi Khusus tahun 2008-2010 milik Kabupaten Pidie diperkirakan mencapai Rp 90 miliar yang sampai kini masih dikuasai pemerintah Provinsi Aceh diminta dialihkan lepada korban banjir bandang di Kecamatan Tangse. Tidak ada alasan provinsi menahan Silpa milik kabupaten.
Silpa Pidie Diminta Dialihkan ke Tangse * Bappeda Provinsi: Akan Dibahas Dulu Pidie. Wed, Mar 16th 2011, 09:41
SIGLI - Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) Otonomi Khusus tahun 2008-2010 milik Kabupaten Pidie diperkirakan mencapai Rp 90 miliar yang sampai kini masih dikuasai pemerintah Provinsi Aceh diminta dialihkan lepada korban banjir bandang di Kecamatan Tangse. Tidak ada alasan provinsi menahan Silpa milik kabupaten.
Demikian antara terungkap dalam Musrembang tahun 2011 di Op Room Setdakab Pidie berlangsung selama tiga hari, dibuka Selasa (15/3) oleh Bupati Pidie diwakili Asisten Bidang Administrasi H Said Mulyadi SE MM.
“Kami minta pemerintah provinsi mengembalikan Silpa proyek untuk korban banjir di Tangse,” kata Muhammad Adam ST MM, sekretaris Bappeda Pidie di dalam forum tersebut.
Sekretaris Bappeda Provinsi Aceh, dr Warqah Helmi menjawab pertanyaan Serambi terkait Silpa Pidie yang diminta dialihkan ke korban banjir di Tangse, secara diplomasi mengatakan, dalam qanun tidak diatur pengembalian sisa tender yang dilakukan oleh pemerintah provinsi. Kendati begitu, kata Warqah, pihak provinsi akan memprioritaskan membantu rehab-rekon dan tanggap-darurat untuk korban banjir bandang di Kecamatan Tangse.
“Saya no comment kalau ditanya bisa atau tidak Silpa dikembalikan, karena tidak diatur dalam qanun. Namun saya akan membicarakan dengan pemerintah provinsi. Yang jelas pemerintah Aceh akan memprioritaskan membantu korban Tangse sebagaimana pernyataan Pak Gubernur,” ujar Warqah, Sekretaris Bappeda Provinsi Aceh.(aya) http://aceh.tribunnews.com/news/view/51624/silpa-pidie-diminta-dialihkan-ke-tangse |