|
MEULABOH - Sebanyak 40 orang buruh kasar dari sebuah perusahaan perkebunan di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (20/5) sekitar pukul 08.00 WIB dilarikan ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.
Truk Gagal mendaki Puluhan Buruh Kebun Meuhambo Aceh Barat Fri, May 21st 2010, 08:33
MEULABOH - Sebanyak 40 orang buruh kasar dari sebuah perusahaan perkebunan di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (20/5) sekitar pukul 08.00 WIB dilarikan ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh. Rombongan buruh lepas yang sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan di kebun itu mengalami kecelakaan akibat truk yang mereka tumpangi mundur ke arah belakang saat berusaha mendaki di pegunungan Semarang, Kecamatan Pante Ceureumen.
Akibatnya, puluhan pekerja yang sebagian besar kaum berusia lanjut itu kritis dan berpatahan akibat terhimpit sesama mereka dan ada yang terpental ke badan jalan dan nyaris masuk ke dalam jurang. Truk yang sarat muatan pekerja dan peralatan perkebunan itu berhamburan ke badan jalan. Akibatnya para buruh malang tersebut mengalami luka parah dan tak sadarkan diri.
Adapun para korban yang kini mengalami patah tulang dan tak sadarkan diri dan dirawat secara intensif di ruang bedah RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh itu masing-masing, Intan, Yoyo Jamal, Nana Risma, Raja Nabun, Sawidah, Cut Teh, Suriati, Banta Husen, Teuku Lisan, Nurni Aflah, Darning, Rohani, Fatimah, Wira, Darni, Zulkifli, Rusna Aja, Rosidah, Zuraida, Anita (dirujuk ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh karena luka parah), Nurhalimah, Cut Saniati, serta Kam Burina.
Sedangkan sepuluh korban lainnya dilakukan rawat jalan. Keterangan yang berhasil dikumpulkan pada sejumlah korban kecelakaan di IGD RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, menyebutkan, kejadian nahas yang dialami oleh para buruh itu terjadi begitu cepat. Pasalnya, mereka yang biasanya dijemput dan diantar kembali ke lokasi tempat mereka bekerja itu, kini mengalami trauma yang sangat luar biasa.
Mereka tak menyangka jika truk itu tiba-tiba mundur ke belakang saat hendak naik ke tanjakan di kawasan pegunungan Semarang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Sesaat setelah itu truk yang sarat muatan tersebut langsung terbalik dengan posisi ban ke atas sehingga menyebabkan puluhan pekerja berhamburan tumpah ke badan jalan dan nyaris terhimpit truk.
Dalam suasana panik, sejumlah buruh yang berupaya menyelamatkan diri tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, selain tertimpa sesama pekerja, mereka juga terkena senjata tajam jenis parang dan perlatan kerja lainnya sehingga menyebabkan mereka mengalami luka parah dan patah tulang. “Saya tak tahu persis kejadian ini, entah karena rem nya blom atau sopir tak bisa mengoper gear truk, sehingga truk yang mengangkut pekerja ini langsung terbalik,” ungkap Zulkifli, seorang buruh saat sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Menurut Zulkifli, truk yang biasanya mengangkut buruh ke lokasi perkebunan sawit itu biasa melewati kawasan pegunungan dengan kondisi medan yang sangat terjal. Akan tetapi, musibah itu telah membuat mereka trauma serta sebagian besar tak sadarkan diri.
Secara terpisah, petugas medis di IGD RSU dr Said Fuadi menyatakan, sebagian besar pekerja yang dirawat menderita luka parah dan patah tulang sehingga tak sadarkan diri. Namun setelah ditangani oleh tim medis, sebagian besar kondisi para buruh perusahaan perkebunan itu mulai membaik.
Menurutnya, selain dilakukan perawatan secara intensif, seorang korban kecelakaan itu yakni Anita, terpaksa dirujuk ke RSU Zainoel Abidin Banda Aceh, dikarenakan luka yang dialami oleh gadis muda itu tergolong parah sehingga harus mendapat penanganan lanjutan.(edi) http://www.serambinews.com/news/view/31070/puluhan-buruh-kebun-meuhambo
|