Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Koin Untuk Para Korban Tsunami

Pemerintah daerah Aceh sudah mengajukan dana sebesar Rp.6 triyun kepada pemerintah pusat guna melanjutkan sisa rehabilitasi dan rekonstruksi yang ditinggalkan oleh pihak BRR.

 

Koin Untuk Para Korban Tsunami
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/users/redaksi-indonesia

Pemerintah daerah Aceh sudah mengajukan dana sebesar Rp.6 triyun kepada pemerintah pusat guna melanjutkan sisa rehabilitasi dan rekonstruksi yang ditinggalkan oleh pihak BRR.
Namun mengapa puluhan kepala keluarga korban tsunami yang belum mendapat rumah, rela turun ke jalan-jalan meminta koin kepada warga lain dalam upaya membantu pemerintah daerah membangun perumahan bagi mereka? Berikut laporan Lola Alfira Reporter Radio Fas FM Meulaboh.
Untuk mempercepat proses pembangunan rumah bagi korban tsunami, puluhan ibu yang masih bertahan di posko Gerakan Pejuang Rumah Tsunami melakukan penggalangan koin di jalan-jalan kota Meulaboh. Suka duka para ibu korban tsunami ini dituturkan oleh salah seorang ibu, Sumiati.
Sumiati: "Koin yang sekarang ini dikumpulkan oleh ibu-ibu di pinggir-pinggir jalan, penghinaan terhadap kami hampir setiap hari terjadi. Sudah lima tahun masih ada sisa tsunami yang masih bertahan di pengungsian.
Ternyata Pemda tidak pernah meninjau bagaimana keadaan masyarakat yang di pengungsian. Ada yang sakit. Ada yang mogok makan. Ternyata kami belum menerima janji bupati, dijanjikan titik terang sudah ada. Namun di mana titik terangnya belum juga terbukti."
Sementara itu sebagian warga prianya mengeluh dan hampir putus asa karena rumah yang dijanjikan belum juga terwujud, seperti berikut diungkapkan oleh Mustafa.
Mustafa: "Ya, kita anggap itu seperti orang yang tak tahu arah lagi. Ingin mendapatkan rumah, cuma yang tahu pemerintah ini kan syariah saja yang didirikan. Seperti sekarang ini beli rok dan jangan memakai celana ketat. Kalau kita memikirkan ke sini dululah yang dekat-dekat. Syariah didirikan, tapi korupsi jalan terus."
Meski para korban tsunami tersebut masih terus berupaya mendapatkan rumah, warga masyarakat Meulaboh lainnya juga ikut mendukung dengan menyumbangkan koin. Efendi, warga Meulaboh, mengungkapkan hal ini.
Efendi: "Masyarakat banyak menyumbang. Kita lihat di simpang Pelor dan Kisaran, mereka para pengungsi ini mengumpulkan koin untuk kita. Begitu antusiasnya membantu pemerintah daerah untuk membangun rumah-rumah mereka."
Pendamping Gerakan Pejuang Rumah Tsunami, Fikriadi mengatakan akan terus membantu memperjuangkan nasib warga yang belum mendapakan rumah.
Fikriadi: "Di Aceh Barat ini memang ada sekelompok bahkan ratusan korban Tsunami yang belum mendapatkan rumah. Mereka sudah berjuang dengan berbagai macam cara. Mereka diusir di kantor DPR, kemudian mereka tinggal di trotoar kota, itu juga diusir. Kemudian pindah ke posko kota Padang di kantor GSF mereka juga diusir.
Kemudian dari Suak Ribe, di kantor Suling Hutan, juga diusir dan akhirnya pindah ke tugu Teuku Umar, Batu Putih.Yang anehnya pemerintah itu kalau menurut saya, memang dia udah enggak punya hati. Dia itu tidak punya perasaan. Dia tidak berterimakasih kepada rakyat yang telah membantu dia pada pilkada yang sebelumnya. Tidak ada satupun utusan bupati yang datang mengunjungi korban, secara khusus."
Pemerintah kabupaten Aceh Barat dianggap tidak serius dalam menangani masalah perumahan korban tsunami yang sudah lima tahun tidak mendapat kepastian, ungkap Nasir Jamil anggota DPR RI asal Aceh.
Nasir Jamil: "Kalau menurut saya bukan terkesan tidak peduli. Itu memang tidak peduli, gitu. Kalau terkesan kan seolah-olah, ya. Kalau ini memang sudah nyata, artinya sudah sampai tahun sekarang, itu masih ada korban tsunami di Aceh Barat belum mendapatkan hak mereka berupa rumah.
Itu menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten Aceh Barat memang tidak memiliki kepedulian kepada korban tsunami. Dan hal ini sangat memprihatinkan dan sangat kita sayangkan. Agar persoalan itu tidak berlarut-larut, kita berharap di tahun 2010 ini, pemerintah kabupaten Aceh Barat bisa menyelesaikan dan memenuhi hak warga Aceh Barat yang belum mendapatkan rumah akibat gempa dan tsunami beberapa tahun lalu."
Dukungan koin untuk korban tsunami di Aceh Barat ternyata tidak datang dari dalam daerah saja. Masyarakat yang berada di luar Aceh Barat pun membantu meringankan beban Pemda Aceh Barat dalam membangun rumah bagi warga. Fikriadi kembali mengungkapkan.
Fikriadi: "Mungkin teman-teman di seluruh Aceh akan coba melakukan pengumpulan koin dan kalau untuk sekitar Aceh Barat saja itu di kompleks-kompleks seperti Blang Berandang, ada yang di kampus da sejumlah tempat lainnya sudah mulai dikumpulkan koin untuk disumbangkan kepada korban tsunami guna diteruskan kepada pemerintah daerah nanti adalah sebagai bukti dukungan kita kepada pemerintah guna mewujudkan pembangunan masyarakat."
Ketika mengunjungi posko Gerakan Pejuang Rumah Tsunami di Batiputih, Meulaboh, wakil gubernur Aceh Muhammad Nazar mengakui masih ada persoalan yang dihadapi sebagian korban tsunami yang sampai hari ini belum mendapat rumah bantuan. Wagub juga mengharapkan pemerintah kabupaten dan kota benar-benar serius melakukan pendataan agar bantuan rumah-rumah tersebut tidak jatuh kepada orang-orang yang tidak berhak. Begitulah nasib ratusan kepala keluarga korban tsunami yang masih terus memperjuangkan hak mendapatkan rumah dengan melakukan pengumpulan koin.

 
























Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday818
mod_vvisit_counterYesterday1287
mod_vvisit_counterThis week4750
mod_vvisit_counterLast week9238
mod_vvisit_counterThis month9979
mod_vvisit_counterLast month44088
mod_vvisit_counterAll days441265

Online (20 minutes ago): 27
Your IP: 38.107.179.229
,
Today: Feb 08, 2012