Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Rumah tak Kunjung Dibangun

BANDA ACEH - Perwakilan korban tsunami dari Aceh Barat yang menamakan diri Gerakan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) mengadu ke Ketua DPRA,

Rumah tak Kunjung Dibangun
Korban Tsunami Aceh Barat Mengadu ke Ketua DPRA
Aceh Barat 3 April 2010, 14:37

BANDA ACEH - Perwakilan korban tsunami dari Aceh Barat yang menamakan diri Gerakan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) mengadu ke Ketua DPRA, Hasbi Abdullah di Banda Aceh, Jumat (2/3). Mereka mempertanyakan janji pemerintah terhadap pembangunan 300 lebih rumah korban tsunami di kabupaten itu. Hingga kini, sebagian korban tsunami yang belum mendapatkan rumah bantuan itu masih tinggal di posko pengungsian dibentuk GPRS sejak akhir 2009 lalu.  Koordinator GPRS, Edy Chandra menyebutkan dalam pertemuan itu, Ketua DPRA mengungkapkan pihak DPRA tidak menganggarkan dana untuk pembangunan rumah itu dalam APBA 2010 karena tak diusulkan pihak  eksekutif. “Namun, beliau berjanji akan mengusahakan ada dana untuk pembangunan rumah itu,” kata Edy kepada Serambi usai menjumpai Ketua DPRA, kemarin.

Sebelumnya, lanjut Edy, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf pernah berjanji merealisasikan pembangunan rumah itu dalam pembangunan rumah duafa di Aceh. Sedangkan Wagub, Muhammad Nazar saat berkunjung ke posko GPRS mengatakan Pemerintah Aceh sudah mengajukan dana sebesar Rp 6 triliun kepada pemerintah pusat, guna melanjutkan sisa rehabilitasi dan rekonstruksi yang ditinggalkan BRR itu.  “Terserah sumbernya dari mana, kami sangat mengharapkan ada bantuan untuk pembangunan rumah bantuan kepada kami korban tsunami. Hingga saat ini, dari 300 lebih KK yang belum mendapat rumah bantuan itu, 49 KK di antaranya masih menetap di posko pengungsian GPRS di Tugu Batee Puteh, Meulaboh, Aceh Barat. Kami tidak mendapat rumah karena ada kekeliruan dalam pendataan oleh BRR NAD-Nias dulu,” demikian Edy.(sal)

http://www.serambinews.com/news/view/27642/korban-tsunami-aceh-barat-mengadu-ke-ketua-dpra

 
























Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday791
mod_vvisit_counterYesterday1287
mod_vvisit_counterThis week4723
mod_vvisit_counterLast week9238
mod_vvisit_counterThis month9952
mod_vvisit_counterLast month44088
mod_vvisit_counterAll days441238

Online (20 minutes ago): 19
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Feb 08, 2012