Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Masalah Korban Tsunami Diharapkan Tuntas 2012

MEULABOH – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Muhammad Nazar, mengakui bahwa ada sejumlah korban tsunami yang hingga kini

Serambi Masalah Korban Tsunami Diharapkan Tuntas 2012

Utama 15 Februari 2010, 12:13

http://www.serambinews.com/files/photos/medium/b1cbe7e9febc0f9e00b937acd7bed49d26fdefbb.jpg

Wakil Gubernur Aceh M Nazar (kanan) meninjau posko korban tsunami yang belum mendapat rumah di Bate Puteh Ujong Kalak, Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (13/2). SERAMBI-RIZWAN

MEULABOH – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Muhammad Nazar, mengakui bahwa ada sejumlah korban tsunami yang hingga kini masih dililit oleh berbagai persoalan, termasuk belum memiliki rumah tempat tinggal. Namun, hal ini tak perlu dirisaukan, sebab semua masalah yang belum mampu dijawab semasa adanya BRR Aceh-Nias, diharapkan dapat dituntaskan paling lambat hingga 2012 mendatang.

Guna menuntaskan berbagai persoalan tersebut, kata Wagub Muhammad Nazar, Pemerintah Aceh sudah mengajukan dana sebesar Rp 6 triliun kepada pemerintah pusat, guna melanjutkan sisa rehabilitasi dan rekonstruksi yang ditinggalkan BRR. “Bantuan yang akan kita terima nantinya untuk penuntasan berbagai persoalan yang masih melilit korban bencana ini, nantinya diharapkan benar-benar bisa diterima oleh mereka yang berhak,” katanya ketika meninjau Posko Gabungan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) di Batee Puteh, Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (13/2).

Ketika mengunjungi Posko GPRS itu, Wagub M Nazar mengakui masih ada  persoalan yang dihadapi sebagian korban tsunami, di antaranya ada yang hingga kini belum mendapat bantuan rumah, sebagaimana yang sedang diperjuangkan oleh sebagian korban tsunami di Aceh Barat. “Pendataan jumlah rumah yang sudah dibangun, baik oleh BRR Aceh-Nias maupun NGO dan lembaga-lembaga donor lainnya harus terus dilakukan dan menindak tegas bagi siapa saja yang terbukti mendapatkan bantuan rumah ganda,” tegasnya.

Diharapkan, pemerintah kabupaten/kota untuk benar-benar serius melakukan pendataan agar bantuan itu tidak jatuh kepada orang-orang yang tidak berhak atau adanya korban yang menerima bantuan lebih dari satu rumah. “Jika proposal dana Rp 6 triliun nantinya terealisasi, kita akan segera memulai program pada tahun 2010 dan diharapkan tuntas pada 2012,” ujar Wagub Muhammad Nazar.

Karena itu, sebut Wagub Muhammad Nazar, semua pihak yang nantinya diserahi tugas dan tanggung jawab menuntaskan berbagai persoalan yang dihadapi oleh para korban tsunami tersebut, hendaknya dapat melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya. “Jadi, pada prinsipnya, soal pengelolaan bantuan ini ke depan, harus benar-benar dilakukan dengan jujur, amanah, tepat sasaran, dan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak,” tandasnya.

Melayat
Dalam kunjungannya ke Aceh Barat, Wagub Muhammad Nazar bersama rombongan, selain melihat kondisi korban tsunami yang bertahan di Posko GPRS, juga melayat ke rumah almarhum Abuya HM Nasir Waly di kompleks Pesatren Serambi Mekkah Meulaboh, Aceh Barat. Di rumah duka, Wagub Muhammad Nazar bertemu dengan sejumlah ulama, santri, dan warga setempat. “Kita yang masih hidup ini, hendaknya terus memperkuat dan meningkatkan fungsi dayah agar tidak mengalami krisis ulama dan keulamaan,” pesan Wagub Muhammad Nazar.

Wagub Muhammad Nazar juga berkunjung ke SMAN 4 Wira Bangsa. Di sekolah ini, Wagub Nazar mendengarkan ‘curhat’ dari guru dan siswa yang mengkhawatirkan terjadinya penurunan kualitas pendidikan di sekolah unggul itu karena ketidakmampuan Pemkab Aceh Barat mendanai kebutuhan. “Dulu sewaktu dikelola provinsi lebih bagus karena pendanaannya lebih terjamin,” ungkap dewan guru.

Selain ke SMAN 4 Wira Buana, Wagub Muhammad Nazar juga mengunjungi dan memberi arahan tentang pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tgk Dirundeng Meulaboh. Wagub menjelaskan, Pemerintah Aceh setiap tahun membentuk PTN/PTS melalui APBA untuk tujuan peningkatan SDM dan kualitas pendidikan. Menurutnya, antara PTN dan PTS harus sama kualitasnya atau paling tidak jangan terlalu jauh berbeda.

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Aceh Barat, Wagub Muhammad Nazar juga didampingi Wakil Bupati Aceh Barat Fuadri, Dandim Aceh Barat Letkol Andi Sirajudin, Kapolres Aceh Barat AKBP Djoko Widodo, Ketua Pengadilan Negeri Kamaluddin SH, serta tokoh masyarakat setempat.(riz)

http://www.serambinews.com/news/view/24223/masalah-korban-tsunami-diharapkan-tuntas-2012

 
























Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday898
mod_vvisit_counterYesterday1287
mod_vvisit_counterThis week4830
mod_vvisit_counterLast week9238
mod_vvisit_counterThis month10059
mod_vvisit_counterLast month44088
mod_vvisit_counterAll days441345

Online (20 minutes ago): 36
Your IP: 38.107.179.230
,
Today: Feb 08, 2012