Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Demo di Meulaboh

MEULABOH - Sekitar 100 massa dari komponen mahasiswa, korban tsunami, dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Meulaboh,

Serambi Demo di Meulaboh

Irwandi-Nazar Didesak Mundur

Utama 9 Februari 2010, 14:12


Demo Irwandi-Nazar

Sekitar 100 mahasiswa, korban tsunami, dan aktifis LSM di Meulaboh, Aceh Barat melancarkan demo mendesak Irwandi-Nazar mundur sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh karena dinilai gagal yang bertepatan 3 tahun kepemimpinanya, Senin (8/2).SERAMBI/RIZWAN

MEULABOH - Sekitar 100 massa dari komponen mahasiswa, korban tsunami, dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Meulaboh, Aceh Barat, Senin (8/2) siang melancarkan demonstrasi ke gedung DPRK setempat. Aksi itu digelar bertepatan kemarin genap tiga tahun duet Irwandi-Nazar memimpin Aceh. Keduanya didesak mundur dari jabatan Gubernur dan Wagub Aceh karena dinilai gagal memimpin.

Gubernur Irwandi Yusuf yang dimintai Serambi komentarnya terhadap unjuk rasa itu, kemarin sore, menyatakan adalah hak para demonstran membuat penilaian dan klaim bahwa kepemimpinannya dalam tiga tahun terakhir gagal. “Silakan saja, itu hak demokrasi bagi rakyat, asal tidak memfitnah. Tapi, patut dipertanyakan juga dasar klaim seperti itu apa? Kalau tanpa bukti, itu namanya fitnah,” tukas Irwandi.

Demo itu dilancarkan pukul 13.00 WIB ke Gedung DPRK Aceh Barat. Sebelum tiba di gedung dewan, para pengunjuk rasa mengusung berbagai spanduk dan karton, juga meneriakkan yel-yel melalui pengeras suara bahwa selama tiga tahun kepemimpinan Irwandi-Nazar tidak membawa perubahan bagi Aceh, terutama bagi pantai barat Aceh yang selama ini terkesan selalu dianaktirikan duet Irwandi-Nazar.

Chaidir, Ramu Indra, dan Aduwina, tiga orator dalam unjuk rasa itu menyatakan, aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepemimpinan Irwandi-Nazar yang mereka nilai selama ini tidak membawa perubahan positif terhadap Aceh. “Oleh karenanya, kami minta mereka segera mundur, karena gagal memimpin Aceh,” kata Chaidir.  Ia bahkan menilai, selama ini Irwandi lebih banyak bepergian ke luar negeri, sehingga Aceh terkesan seperti “dijual” kepada orang asing, sementara investasi yang masuk tetap saja nihil.

Pendemo juga meneriakkan yel-yel bahwa pemerintah Irwandi-Nazar tidak tanggap terhadap banyaknya korban tsunami di Aceh yang diabaikan hak-haknya oleh BRR NAD-Nias dan pemkab, seperti yang terjadi di Aceh Barat, Aceh Jaya, maupun sejumlah kabupaten lain. “Selama tiga tahun kepemimpinan Irwandi-Nazar banyak masalah yang diabaikan, bukannya diselesaikan,” tambah Ramu Indra.

Tidak murni
Para orator dalam demo itu juga menyorot aksi massa pro-Irwandi yang dilancarkan di Banda Aceh sejak pagi hingga siang kemarin. Chaidir menilai aksi itu tidak murni aspirasi rakyat, malah berbau penipuan. Sebab, sebelum warga Aceh Barat dibawa ke Banda Aceh mereka dijanjikan akan mengikuti wirid Yasin, tapi sesampai di Banda Aceh malah disuruh demo, sehingga warga Aceh Barat yang mayoritas ibu-ibu itu memilih tak mau ikut demo, lalu mereka ditelantarkan di Banda Aceh.

Meski demo terus dilancarkan hingga sore kemarin di Meulaboh, tapi seorang pun anggota DPRK Aceh Barat tidak nongol di gedung dewan. Seusai sidang paripurna mereka justru menghilang. Namun, aparat keamanan tetap siaga di gedung dewan, mengawal para pengunjuk rasa dan mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Irwandi pun tak sabar
Ditanya apa komentarnya tentang demo yang memintanya mundur, Gubernur Irwandi Yusuf mengatakan, itu hal biasa di alam demokrasi. “Ya, namanya orang mau menyampaikan aspirasi, bisa macam-macam kan?” kata Irwandi. Ia juga tidak melihat ada pengaruh dari demo “tandingan” 100-an orang di Meulaboh itu terhadap aksi unjuk rasa yang diikuti puluhan ribu massa yang pro-Pemerintah Aceh kemarin di Banda Aceh. “Kalau disebut itu demo tandingan, saya kira bukan. Masa  demo yang pesertanya sekitar 27.000 orang dibandingkan dengan yang hanya seratusan orang?” kata Irwandi.

Tentang klaim para demonstran di Meulaboh bahwa kepemimpinannya dalam tiga tahun terakhir gagal, Irwandi balik mempertanyakan apa indikatornya. “Patut dipertanyakan buktinya apa? Kalau tanpa fakta dan dasar yang akurat, itu namanya fitnah,” sanggah Irwandi. Mengenai rekonstruksi ruas jalan Banda Aceh-Meulaboh yang rusak akibat tsunami, sebagaimana disuarakan pengunjuk rasa kemarin, menurut Irwandi, bukan tanggung jawab Pemerintah Aceh membangunnya, melainkan tanggung jawab pemerintah pusat. Dan sebetulnya, pembangunan ruas jalan itu sekarang sedang berproses, didanai oleh USAID. “Tapi membangun jalan kan bukan seperti membuat kue. Prosesnya lama. Dibutuhkan kesabaran,” kata Irwandi.

Kalau bicara tidak sabar, kata Irwandi melanjutkan, “Jangankan masyarakat pantai barat Aceh, saya pun tidak sabar, mengapa jalan tersebut begitu lama selesai dibangun.” Ia minta masyarakat di pantai barat-selatan bersabar sedikit lagi, karena pembangunan jalan itu sedang berlangsung di tengah banyaknya kendala yang menghadang, termasuk soal ganti rugi tanah dan faktor ketidaknyamanan pekerja di lapangan.

Begitupun, kata Irwandi, ia sudah mengalihkan dana Multidonor Fund (MDF) yang seharusnya diplot ke kabupaten/kota di Aceh, tapi digunakan untuk mempercepat pembangunan dan penyelesaian jalan lama di lintas barat (Calang-Meulaboh) yang rusak akibat tsunami. “Jadi, tidak pernah terbetik di hati saya untuk menganaktirikan saudara-saudara saya di pantai barat-selatan. Kita satu dan Aceh ini milik semua kita. Semua masalah kita selesaikan bersama,” kata pria kelahiran Bireuen ini. (riz/dik)
http://www.serambinews.com/news/view/23734/irwandi-nazar-didesak-mundur

 
























Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday139
mod_vvisit_counterYesterday1287
mod_vvisit_counterThis week4071
mod_vvisit_counterLast week9238
mod_vvisit_counterThis month9300
mod_vvisit_counterLast month44088
mod_vvisit_counterAll days440586

Online (20 minutes ago): 25
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Feb 08, 2012