|
Demo Nelayan ke DPRK Kadis DKP Nyaris Dipukul Aceh Barat 8 Januari 2010, 09:10
MEULABOH - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Barat, Ir Nasrita nyaris diamuk oleh kaum ibu-ibu yang sedang berunjukrasa bersama nelayan di DPRK Rabu (6/1). Pasalnya, pertemuan bersama di lantai II DPRK dipimpin Wakil Ketua DPRK mengecewakan para pendemo sebab lima nelayan yang ditangkap masih juga ditahan di Polers dan tidak dibebaskan sebagaimana tuntutan mereka.
Aksi amukan ibu-ibu terjadi saat Kadis DKP, Nasrita hendak meninggalkan DPRK pada sore usai pertemuan yang juga dihadiri Kasat Pol Air, Ipda Kamal Pasha, dan Danpos TNI-AL Meulaboh, Letda Suheri. Aksi ini cepat dihalau oleh anggota Polres yang mengawal aksi demontrasi di DPRK tersebut.
Menjawab Serambi, kemarin Kasat Pol Air, Ipda Kamal mengatakan mereka tetap tidak akan melepas sebab kasusnya sudah dinyatakan lengkap dan diserahkan ke jaksa guna disidangkan. “Kasusnya sudah lengkap jadi biarkan pengadilan yang menetukan,” jelasnya. Kadis DKP, Nasrita mengatakan, pihaknya tetap bersikukuh bahwa alat tangkap milik nelayan yang ditangkap itu jelas-jelas adalah pukat trawl, sehingga ini tidak dibenarkan. Sebab bila itu bukan trawl bagaimana mungkin kasus ini sudah dinyatakan lengkap dan disidik oleh polisi, sebab kasus ini sudah ditangani oleh penegak hukum.
Tunggu rekomendasi Sementara itu, Ramu Indra, pendamping nelayan mengatakan, pihaknya bersama nelayan sedang menunggu rekomendasi dari DPRK terhadap masalah tuntutan demo ini. “Surat rekomendasi dari DPRK sedang dibuat dan akan menjadi acuan nelayan,” ujar Ramu dihubungi Kamis (7/`1) sore kemarin.
Ia mengatakan, seorang nelayan yang ditahan di Polres pada Rabu sore dilarikan ke IGD RSUD Cut Nyak Dhien, atas nama M Jakfar karena usianya sudah lanjut dan sudah bercucu, akan tetapi tetap ditahan. Namun yang disayangkan Ramu adalah, kenapa nelayan kecil seperti ini malah tidak diberikan penangguhan penahanan, tetapi kasus korupsi, dan lainnya malah diberikan penangguhan.(riz) http://www.serambinews.com/news/view/21285/demo-nelayan-ke-dprk-kadis-dkp-nyaris-dipukul |