Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Demo Nelayan ke DPRK Kadis DKP Nyaris Dipukul

Demo Nelayan ke DPRK Kadis DKP Nyaris Dipukul
Aceh Barat 8 Januari 2010, 09:10

MEULABOH - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Barat, Ir Nasrita nyaris diamuk oleh kaum ibu-ibu yang sedang berunjukrasa bersama nelayan di DPRK Rabu (6/1). Pasalnya, pertemuan bersama di lantai II DPRK dipimpin Wakil Ketua DPRK mengecewakan para pendemo sebab lima nelayan yang ditangkap masih juga ditahan di Polers dan tidak dibebaskan sebagaimana tuntutan mereka.

Aksi amukan ibu-ibu terjadi saat Kadis DKP, Nasrita hendak meninggalkan DPRK pada sore usai pertemuan yang juga dihadiri Kasat Pol Air, Ipda Kamal Pasha, dan Danpos TNI-AL Meulaboh, Letda Suheri. Aksi ini cepat dihalau oleh anggota Polres yang mengawal aksi demontrasi di DPRK tersebut.

Menjawab Serambi, kemarin Kasat Pol Air, Ipda Kamal mengatakan mereka tetap tidak akan melepas sebab kasusnya sudah dinyatakan lengkap dan diserahkan ke jaksa guna disidangkan. “Kasusnya sudah lengkap jadi biarkan pengadilan yang menetukan,” jelasnya. Kadis DKP, Nasrita mengatakan, pihaknya tetap bersikukuh bahwa alat tangkap milik nelayan yang ditangkap itu jelas-jelas adalah pukat trawl, sehingga ini tidak dibenarkan. Sebab bila itu bukan trawl bagaimana mungkin kasus ini sudah dinyatakan lengkap dan disidik oleh polisi, sebab kasus ini sudah ditangani oleh penegak hukum.

Tunggu rekomendasi
Sementara itu, Ramu Indra, pendamping nelayan mengatakan, pihaknya bersama nelayan sedang menunggu rekomendasi dari DPRK terhadap masalah tuntutan demo ini. “Surat rekomendasi dari DPRK sedang dibuat dan akan menjadi acuan nelayan,” ujar Ramu dihubungi Kamis (7/`1) sore kemarin.

Ia mengatakan, seorang nelayan yang ditahan di Polres pada Rabu sore dilarikan ke IGD RSUD Cut Nyak Dhien, atas nama M Jakfar karena usianya sudah lanjut dan sudah bercucu, akan tetapi tetap ditahan. Namun yang disayangkan Ramu adalah, kenapa nelayan kecil seperti ini malah tidak diberikan penangguhan penahanan, tetapi kasus korupsi, dan lainnya malah diberikan penangguhan.(riz)
http://www.serambinews.com/news/view/21285/demo-nelayan-ke-dprk-kadis-dkp-nyaris-dipukul

 
























Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday155
mod_vvisit_counterYesterday1287
mod_vvisit_counterThis week4087
mod_vvisit_counterLast week9238
mod_vvisit_counterThis month9316
mod_vvisit_counterLast month44088
mod_vvisit_counterAll days440602

Online (20 minutes ago): 27
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Feb 08, 2012