|
MEULABOH - Dana penyertaan modal Pemkab Aceh Barat sebesar Rp 22 miliar di PT Bank BPD Aceh dilaporkan terancam. Pasalnya, dana sebesar Rp 18,5 miliar
Pinjaman belum Dibayar, Dana Penyertaan Modal Terancam Aceh Barat Tue, Aug 31st 2010, 11:28
MEULABOH - Dana penyertaan modal Pemkab Aceh Barat sebesar Rp 22 miliar di PT Bank BPD Aceh dilaporkan terancam. Pasalnya, dana sebesar Rp 18,5 miliar yang dipinjam pada tahun 2009, hingga kini belum dikembalikan. Bahkan kini kini hutang Pemkab membengkak jadi Rp 22 miliar setelah ditambah bunga bank.
Anggota panitia anggaran legislatif, Ramli SE kepada Serambi Jumat (27/8) di sela-sela perhitungan APBK 2009 di gedung dewan mengatakan, dalam pembahasan perhitungan APBK sudah berulang kali disampaikan ke eksekutif agar dana pinjaman segera dibayar.
Katanya, akibat belum dibayarnya pinjaman tersebut, dana penyertaan modal Pemkab Aceh Barat di BPD Aceh jadi terancam. Sebab setiap tahun bungga terus bertambah sehingga bila pinjaman terus berlama-lama dipastikan dana yang ada di bank BPD akan habis menutupi pinjaman itu. Karena itu, sudah dijadwalkan diakhir pembahasan perhitungan APBK 2009 perlu dilakukan musyawarah mencarikan jalan terbaik.
Ramli menilai membengkaknya dana pinjaman di BPD yang dipinjam pada tahun 2009 lalu guna membiayai sejumlah kegiatan, karena pada tahun itu terjadi defisit anggaran cukup besar. Sebelumnya panitia anggaran legislatif sudah meminta agar dibahas masalah pinjaman ini dulu, serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga ada penyelesaian, akan tetapi tidak digubris dan dibahas pada akhir pembahasan. “Yang menjadi khawatir adalah bila pinjaman itu tidak ditutupi dipastikan dana penyertaan modal Pemkab akan terancam,” jelas Ramli.(riz) http://www.serambinews.com/news/view/38189/pinjaman-belum-dibayar-dana-penyertaan-modal-terancam
|