Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Gerakan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS), Sudah Lima Tahun Menunggu Belum Mendapat Rumah, Korban Tsunami Dirikan Posko Kumpul Koin Untuk disumbangkan Pada Pemerintah Tambahan Biaya Bangun Rumah "GPRS" Didampingi Oleh LSM GSF,ASoH,SoMBeP dan GeBraK
Tiga Dokter Spesialis Kembali Bertugas di RSU PDF

MEULABOH - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU-CND) Meulaboh, Drs Bukhari MM mengatakan, tiga dokter spesialis yang sebelumnya dibebas tugaskan dari rumah sakit tersebut,

Tiga Dokter Spesialis Kembali Bertugas di RSU
Aceh Barat Fri, Jun 11th 2010, 09:35

MEULABOH - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien (RSU-CND) Meulaboh, Drs Bukhari MM mengatakan, tiga dokter spesialis yang sebelumnya dibebas tugaskan dari rumah sakit tersebut, kini sudah benarkan bertugas kembali di RSU itu yakni sehari dalam seminggu untuk dokter piket.

“Ketiga dokter spesialis itu sudah kita buatkan jadwalkan tugas piket setiap hari Jumat di RSUD, sedangkan hari-hari lainnya tetap di Puskesmas Kaway XVI,” tegas Bukhari kepada Serambi, Rabu (9/6). Menurut Bukhari didampingi Kabid Pelayanan Medis RSUD, dr Furqansyah, jadwal tugas untuk tiga dokter spesialis ini sudah dibuat dan ketiga dokter spesialis ini diperbolehkan kembali memberikan layanan medis di rumah sakit pada pada hari pikety yaitu setiap hari Jumat.

Sedangkan dari hari Senin-Kamis, ketiga dokter ini tetap bertugas di Puskesmas Kaway XVI, sebab keberadaan tiga dokter spesialis di Puskesmas dibutuhkan, karena status Puskesmas sudah ditingkatkan menjadi Puskesmas rawat inap.

Dijelaskannya, selain bertugas setiap hari Jumat, ketiga dokter spesialis ini juga dibenarkan memberikan layanan di rumah sakit terutama terhadap pasien emergensi. Katanya, bila ada pasien yang ditangani oleh dokter spesialis ini di Puskesmas atau di tempat praktek, mereka dibenarkan dibawa ke rumah sakit, guna ditangani oleh tiga dokter spesialis ini.

“Perlu dipahami semua pihak adalah pemindahan tiga dokter spesialis ke Puskesmas bukan hukuman atau bukan menyingkirkan dari rumah sakit ini,” jelas Bukhari yang juga masih menjabat Asisten Pemerintahan Pemkab.

Bukhari mengatakan, sebenarnya tidak ada polemik di RSU-CND Meulaboh itu, karena penempatan ketiga dokter spesialis ini ke Puskesmas adalah dengan nota dinas dan semua hak mereka tetap di rumah sakit. Dan tujuan utama adalah memperpendek kendali pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dan setelah dijalani selama tiga bulan yakni jika kebijakan ini akan dievaluasi dan bila tidak efektif akan dicari format baru yang penting pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih baik.

Menurutnya, kebijakan ditempuh bupati dengan prinsip mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan tidak mengabaikan rumah sakit. Seperti diberitakan, tiga dokter spesialis di RSU-CND Meulaboh dibebastugaskan sejak Selasa (18/5) lalu, dan dipindah permanen ke Puskesmas Kaway XVI. Dan pascapemindahan tiga dokter ini yakni dr Akbar SpPD (spesialis penyakit dalam), dr Armansyah SpOG (spesialis kandungan), dan dr Haris Marta Saputra SpA (spesialis anak) berbagai tanggapan miring datang yang menyorot kebijakan Bupati Aceh Barat Ramli MS tersebut. Bahkan, pihak DPRK juga melayangkan surat kepada bupati yang meminta kebijakan itu ditinjau ulang.                                             

IDI temui Pemkab
Sementara itu, laporan diperoleh Serambi, Rabu (9/6), persatuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh, pada Senin (7/6) lalu mendatangi pihak Pemkab Aceh Barat dan juga melakukan pertemuan dengan Direktur RSUD mempertanyakan kebijakan terhadap pemindahan tiga dokter spesialis ke Puskesmas dari RSU Meulaboh.

Plt Direktur RSUD, Bukhari ditanyai Serambi kemarin terhadap ada pihak IDI Aceh mempertanyakan masalah dokter spesialis, mengaku ada pertemuan dengan IDI Aceh itu. “Setelah dijelaskan kebijakan ini, IDI Aceh sudah mengerti. Mereka datang mempertanyakan terhadap masalah ketiga dokter itu,” jelas Bukhari.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Aceh Barat, dr Said Syuherman MKes kemarin mengatakan, alat-alat medis di Puskesmas Kaway XVI secara bertahap sudah dilengkapi, sehingga tidak menjadi masalah lagi dan diharapkan dengan bertugas dokter spesialis ini akan dapat memberikan layanan maksimal di Puskemas Kaway XVI. Dan ke depan juga akan diberlakukan hal serupa pada Puskesmas lain di Aceh Barat yakni dengan harapan pelayanan kepada masyarakat akan maksimal.

Ia juga menjelaskan bahwa alat yang sudah ada adalah USG (alat pemeriksa kandungan), EKG (alat pemeriksa jantung), dan obat-obatan. Karena itu diharapkan ketiga dokter spesialis ini dapat bertugas sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.(riz)
http://www.serambinews.com/news/view/32536/tiga-dokter-spesialis-kembali-bertugas-di-rsu

 







berita - Media Serambi.Soal Defisit Anggaran Pemkab Dinilai
Pengukuran Ulang HGU PT.SIR
Administrator - Jumat, 15 Mei 2009
Pengukuran Ulang Lahan HGU PT.SIR Dilaksakan
Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday58
mod_vvisit_counterYesterday110
mod_vvisit_counterThis week58
mod_vvisit_counterLast week2282
mod_vvisit_counterThis month1092
mod_vvisit_counterLast month13652
mod_vvisit_counterAll days64773

Online (20 minutes ago): 2
Your IP: 178.63.62.2
,
Today: Sep 05, 2010