|
Anggota Dewan Tolak Kenaikan Tarif PDAM |
|
|
MEULABOH - Sejumlah anggota DPRK Aceh Barat menolak terhadap rencana kenaikan tarif air minum Perusahaan Daerah Iir Minum (PDAM) Tirta Meulaboh. Pasalnya kenaikan tarif dinilai masih belum wajar sebab suplai air bersih ke pelanggan yang dilakukan selama ini masih banyak mengecewakan.
Anggota Dewan Tolak Kenaikan Tarif PDAM Aceh Barat Sat, Jun 12th 2010, 10:08 MEULABOH - Sejumlah anggota DPRK Aceh Barat menolak terhadap rencana kenaikan tarif air minum Perusahaan Daerah Iir Minum (PDAM) Tirta Meulaboh. Pasalnya kenaikan tarif dinilai masih belum wajar sebab suplai air bersih ke pelanggan yang dilakukan selama ini masih banyak mengecewakan. Bahkan sebagai bentuk menolak kenaikan itu, anggota DPRK dari Komisi B, pada Kamis (10/6) mulai turun Pansus ke lapangan guna mengecek, guna menjawab terhadap surat yang sudah dilayangkan Pemkab ke DPRK dengan perihal mohon persetujuan penyesuaian kenaikan tarif air minum. “Kami dari anggota B DPRK menolak kenaikan tarif yang telah dituangkan dalam keputusan bupati,” ujar Ramli, anggota Komisi B DPRK, kepada Serambi, Kamis (10/6).
Dijelaskannya, kenaikan tarif sungguh melonjak yakni pada tahap awal bulan Mei dinaikkan mencapai 50 persen dari harga dasar, dan pada Oktober dinaikan lagi sebesar 100 persen dari harga dasar, dan pada Maret 2011 dinaikkan lagi menjadi 153 persen dari harga dasar. Karena itu, anggota dewan sedang menjaring masukan dari masyarakat terhadap harga tarif ini dan pada anggota DPRK sendiri menyatakan menolak kenaikan yang tidak dibarengi dengan pelayanan yang baik. Plt Direktur PDAM Tirta Meulaboh, Chairuman SE ditanyai Kamis kemarin mengatakan, kenaikan tarif ini sudah wajar dilakukan sebab harga selama ini sudah tidak wajar lagi yakni Rp 1.020 harga dasar. Dan kenaikan ini juga didasari ada tiga poin yakni pertama harga dibawah produksi, selanjutnya dari hasil BPKP bahwa harga air di PDAM Meulaboh dibawah pokok penjualan. http://www.serambinews.com/news/view/32609/anggota-dewan-tolak-kenaikan-tarif-pdam
|