From: Subject: Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2009 Date: Sat, 28 Feb 2009 23:22:42 +0700 MIME-Version: 1.0 Content-Type: multipart/related; type="text/html"; boundary="----=_NextPart_000_0012_01C999FB.7420FDD0" X-MimeOLE: Produced By Microsoft MimeOLE V6.00.2900.3350 This is a multi-part message in MIME format. ------=_NextPart_000_0012_01C999FB.7420FDD0 Content-Type: text/html; charset="Windows-1252" Content-Transfer-Encoding: quoted-printable Content-Location: http://www.legalitas.org/incl-php/buka.php?d=2000+9&f=uu8-2009.htm Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2009
Gedung DitJend. Peraturan Perundang-undangan
Jln. Rasuna Said Kav. 6-7, Kuningan, Jakarta=20 Selatan
Email: = admin@legalitas.org

Go Back | Tentang Kami | Forum Diskusi | FAQ | Web=20 Mail

.




UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 8 TAHUN=20 2009
TENTANG
PERTANGGUNGJAWABAN ATAS PELAKSANAAN
ANGGARAN = PENDAPATAN=20 DAN BELANJA NEGARA
TAHUN ANGGARAN 2006

DENGAN RAHMAT TUHAN = YANG MAHA=20 ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang: a. bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja = Negara (APBN)=20 Tahun 2006 yang diundangkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun = 2005=20 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2006 = tentang=20 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2005, pelaksanaannya perlu = dilakukan=20 pemeriksaan dan dipertanggungjawabkan sesuai Undang-Undang Nomor 15 = Tahun 2004=20 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan = Negara;
b. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 30 ayat (1) = Undang-Undang=20 Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Pasal 4 ayat (2) = Undang-Undang=20 Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab = Keuangan=20 Negara, terhadap pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2006 telah dilakukan=20 pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan;
c. bahwa sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (2), Pasal 30, = dan Pasal=20 32 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Pasal = 17=20 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2005 tentang Anggaran Pendapatan dan = Belanja Negara=20 Tahun Anggaran 2006, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor = 14=20 Tahun 2006, pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2006 = harus=20 ditetapkan dengan Undang-Undang;
d. bahwa pembahasan Undang-Undang tentang = Pertanggungjawaban atas=20 Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2006 = dilakukan=20 Dewan Perwakilan Rakyat bersama Pemerintah dan dengan memperhatikan = pertimbangan=20 Dewan Perwakilan Daerah sesuai Surat Keputusan Dewan Perwakilan Daerah = Nomor=20 21/DPD/2008 tanggal 6 Maret 2008;
e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud = pada huruf=20 a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu membentuk Undang-Undang tentang=20 Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja = Negara Tahun=20 Anggaran 2006;

Mengingat:  1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), = ayat (2),=20 dan ayat (5), Pasal 23 ayat (1) dan Pasal 23E Undang-Undang Dasar Negara = Republik Indonesia Tahun 1945;
2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan = Negara=20 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan = Lembaran=20 Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang = Perbendaharaan Negara=20 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan = Lembaran Negara=20 Republik Indonesia Nomor 4355);
4. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang = Pembentukan=20 Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun = 2004=20 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
5. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang = Pemeriksaan=20 Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik = Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik = Indonesia Nomor=20 4400);
6. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2005 tentang Anggaran = Pendapatan=20 dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2006 (Lembaran Negara Republik = Indonesia Tahun=20 2005 Nomor 133, Tambahan Lembaran Negara Republik Nomor 4571), = sebagaimana telah=20 diubah dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2006 (Lembaran Negara = Republik=20 Indonesia Tahun 2006 Nomor 84, Tambahan Lembaran Negara Republik = Indonesia Nomor=20 4653);
7. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan = Pemeriksa=20 Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 85, = Tambahan=20 Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4654);

Dengan Persetujuan Bersama
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK=20 INDONESIA
dan
PRESIDEN REPUBLIK = INDONESIA

MEMUTUSKAN:

Menetapkan:  UNDANG-UNDANG TENTANG = PERTANGGUNGJAWABAN=20 ATAS PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA TAHUN ANGGARAN=20 2006.

Pasal 1
Pertanggungjawaban atas pelaksanaan Anggaran = Pendapatan=20 dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2006 tertuang dalam Laporan Keuangan=20 Pemerintah Pusat 2006 sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran = Undang-Undang=20 ini.

Pasal 2
Laporan Keuangan sebagaimana dimaksud dalam = Pasal 1,=20 terdiri dari:
1. Laporan Realisasi APBN Tahun Anggaran 2006;
2. = Neraca=20 Pemerintah Pusat per 31 Desember 2006;
3. Laporan Arus Kas Tahun = Anggaran=20 2006; dan
4. Catatan atas Laporan Keuangan.

Pasal 3
(1) Realisasi anggaran Pendapatan Negara dan Hibah = Tahun Anggaran=20 2006 adalah sebesar Rp637.987.136.507.056 (enam ratus tiga puluh tujuh = triliun=20 sembilan ratus delapan puluh tujuh miliar seratus tiga puluh enam juta = lima=20 ratus tujuh ribu lima puluh enam rupiah) dan realisasi Belanja Negara = sebesar=20 Rp667.128.813.065.242 (enam ratus enam puluh tujuh triliun seratus dua = puluh=20 delapan miliar delapan ratus tiga belas juta enam puluh lima ribu dua = ratus=20 empat puluh dua rupiah), sehingga terdapat Defisit Anggaran sebesar=20 Rp29.141.676.558.186 (dua puluh sembilan triliun seratus empat puluh = satu miliar=20 enam ratus tujuh puluh enam juta lima ratus lima puluh delapan ribu = seratus=20 delapan puluh enam rupiah).
(2) Pembiayaan atas Defisit Anggaran Tahun = Anggaran 2006=20 sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebesar Rp29.415.590.251.868 = (dua=20 puluh sembilan triliun empat ratus lima belas miliar lima ratus sembilan = puluh=20 juta dua ratus lima puluh satu ribu delapan ratus enam puluh delapan = rupiah)=20 sehingga terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar=20 Rp273.913.693.682 (dua ratus tujuh puluh tiga miliar sembilan ratus tiga = belas=20 juta enam ratus sembilan puluh tiga ribu enam ratus delapan puluh dua=20 rupiah).
(3) Sisa Anggaran Lebih (SAL) sampai dengan akhir Tahun = Anggaran=20 2006 adalah sebesar Rp18.830.302.308.895 (delapan belas triliun delapan = ratus=20 tiga puluh miliar tiga ratus dua juta tiga ratus delapan ribu delapan = ratus=20 sembilan puluh lima rupiah) yang berasal dari SAL sampai dengan akhir = Tahun=20 Anggaran 2005, yakni sebesar Rp17.066.126.565.213 (tujuh belas triliun = enam=20 puluh enam miliar seratus dua puluh enam juta lima ratus enam puluh lima = ribu=20 dua ratus tiga belas rupiah) ditambah dengan SILPA Tahun Anggaran 2006 = sebesar=20 Rp273.913.693.682 (dua ratus tujuh puluh tiga miliar sembilan ratus tiga = belas=20 juta enam ratus sembilan puluh tiga ribu enam ratus delapan puluh dua = rupiah)=20 dan ditambah koreksi terhadap selisih lebih kas sebesar = Rp1.490.262.050.000=20 (satu triliun empat ratus sembilan puluh miliar dua ratus enam puluh dua = juta=20 lima puluh ribu rupiah).
(4) Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara = sebagaimana=20 dimaksud pada ayat (1) termasuk realisasi penerimaan minyak bumi dan gas = alam=20 yang dilaporkan berdasarkan asas neto.

Pasal 4
Neraca Pemerintah Pusat per 31 Desember 2006=20 menggambarkan jumlah Aset sebesar Rp1.222.317.442.204.837 (seribu dua = ratus dua=20 puluh dua triliun tiga ratus tujuh belas miliar empat ratus empat puluh = dua juta=20 dua ratus empat ribu delapan ratus tiga puluh tujuh rupiah) dan = Kewajiban=20 sebesar Rp1.326.715.685.444.331 (seribu tiga ratus dua puluh enam = triliun tujuh=20 ratus lima belas miliar enam ratus delapan puluh lima juta empat ratus = empat=20 puluh empat ribu tiga ratus tiga puluh satu rupiah), sehingga Ekuitas = Dana=20 menjadi sebesar minus Rp104.398.243.239.494 (seratus empat triliun tiga = ratus=20 sembilan puluh delapan miliar dua ratus empat puluh tiga juta dua ratus = tiga=20 puluh sembilan ribu empat ratus sembilan puluh empat rupiah).

Pasal 5
Laporan Arus Kas Tahun Anggaran 2006 = menggambarkan=20 jumlah arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar = Rp26.111.116.187.908 (dua=20 puluh enam triliun seratus sebelas miliar seratus enam belas juta = seratus=20 delapan tujuh ribu sembilan ratus delapan rupiah), arus kas bersih dari=20 aktivitas investasi aset non keuangan sebesar minus Rp55.252.792.746.094 = (lima=20 puluh lima triliun dua ratus lima puluh dua miliar tujuh ratus sembilan = puluh=20 dua juta tujuh ratus empat puluh enam ribu sembilan puluh empat rupiah), = arus=20 kas bersih dari aktivitas investasi pembiayaan sebesar = Rp29.415.590.251.868 (dua=20 puluh sembilan triliun empat ratus lima belas miliar lima ratus sembilan = puluh=20 juta dua ratus lima puluh satu ribu delapan ratus enam puluh delapan = rupiah),=20 dan arus kas bersih dari aktivitas non anggaran sebesar minus=20 Rp3.218.045.953.463 (tiga triliun dua ratus delapan belas miliar empat = puluh=20 lima juta sembilan ratus lima puluh tiga ribu empat ratus enam puluh = tiga=20 rupiah).

Pasal 6
Catatan atas Laporan Keuangan meliputi = penjelasan=20 dan/atau daftar terinci dan/atau analisis atas nilai suatu pos yang = disajikan=20 dalam Laporan Realisasi APBN, Neraca, dan Laporan Arus Kas.

Pasal 7
Laporan Keuangan sebagaimana dimaksud dalam = Pasal 2,=20 dilampiri dengan Ikhtisar Laporan Keuangan Perusahaan Negara dan Badan=20 Lainnya.

Pasal 8
Dalam hal realisasi anggaran pengeluaran = melebihi=20 realisasi anggaran penerimaan tahun anggaran berjalan dan terdapat = pengembalian=20 pendapatan tahun yang lalu, maka SAL dapat digunakan.

Pasal 9
Laporan Keuangan sebagaimana dimaksud dalam = Pasal 2,=20 telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan dengan opini tidak = menyatakan=20 pendapat.

Pasal 10
Pemerintah bertanggung jawab untuk melakukan = tindak=20 lanjut atas temuan-temuan sebagaimana yang dimaksud dalam hasil = pemeriksaan=20 Badan Pemeriksa Keuangan.

Pasal 11
Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal=20 diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan = pengundangan=20 Undang-Undang ini, dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik=20 Indonesia.

Disahkan di Jakarta
pada tanggal 13 Januari = 2009
PRESIDEN=20 REPUBLIK INDONESIA,

DR. H. SUSILO BAMBANG = YUDHOYONO
Diundangkan di=20 Jakarta
pada tanggal 13 Januari 2009
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI=20 MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,

ANDI=20 MATTALATTA




LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN = 2009=20 NOMOR 9.



PENJELASAN
ATAS
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR = 8 TAHUN=20 2009
TENTANG
PERTANGGUNGJAWABAN ATAS PELAKSANAAN
ANGGARAN = PENDAPATAN=20 DAN BELANJA NEGARA
TAHUN ANGGARAN 2006

I. UMUM

Sesuai dengan amanat Pasal 23E Undang-Undang Dasar = Negara=20 Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 30 Undang-Undang Nomor 17 Tahun = 2003=20 tentang Keuangan Negara, dan Pasal 17 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2005 = tentang=20 Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2006, sebagaimana = telah=20 diubah dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2006, Pemerintah menyusun=20 pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN Tahun Anggaran (TA) 2006 berupa = Laporan=20 Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang terdiri atas (i) Laporan Realisasi = APBN,=20 (ii) Neraca, (iii) Laporan Arus Kas, dan (iv) Catatan atas Laporan = Keuangan.=20 LKPP ini disusun dalam rangka mendukung terwujudnya tata kelola yang = baik dalam=20 penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang terbuka dan bertanggung = jawab=20 sesuai dengan aturan pokok yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang = Dasar=20 Negara Republik Indonesia Tahun 1945. LKPP Tahun 2006 ini merupakan = laporan=20 keuangan tahun ketiga yang menyajikan secara lengkap jenis-jenis laporan = keuangan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 = tentang=20 Keuangan Negara. LKPP Tahun 2006 merupakan laporan keuangan pertama yang = memenuhi pelaksanaan ketentuan undang-undang di bidang Keuangan Negara = secara=20 penuh, termasuk mengenai batas waktu penyampaian laporan, yakni harus=20 disampaikan oleh Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) paling = lambat 6=20 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir.
Laporan Realisasi APBN menggambarkan perbandingan = antara=20 anggaran sebagaimana ditetapkan dalam APBN-Perubahan TA 2006 dan = realisasinya,=20 yang mencakup unsur-unsur pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Neraca = adalah=20 laporan yang menggambarkan posisi keuangan pemerintah pusat mengenai = aset,=20 kewajiban, dan ekuitas dana pada tanggal 31 Desember 2006. Laporan Arus = Kas=20 adalah laporan yang menyajikan informasi mengenai sumber, penggunaan, = perubahan=20 kas dan setara kas selama tahun 2006, serta saldo kas dan setara kas = pada=20 tanggal 31 Desember 2006. Catatan atas Laporan Keuangan menyajikan = informasi=20 tentang penjelasan pos-pos laporan keuangan dalam rangka pengungkapan = yang=20 memadai antara lain mengenai kebijakan fiskal/keuangan dan ekonomi = makro, dasar=20 penyusunan laporan keuangan, kebijakan akuntansi, kejadian penting = setelah=20 tanggal pelaporan, catatan penting lainnya, dan informasi tambahan yang=20 diperlukan. Di samping itu, LKPP Tahun 2006 dilampiri dengan Ikhtisar = Laporan=20 Keuangan Perusahaan Negara dan Badan Lainnya sebagaimana diamanatkan = dalam Pasal=20 30 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan = Negara.
Selain hal-hal tersebut di atas, dalam = pertanggungjawaban=20 APBN TA 2006 dicakup pula informasi mengenai Sisa Anggaran Lebih (SAL) = yang=20 menggambarkan jumlah kas Pemerintah Pusat yang merupakan akumulasi Sisa = Lebih=20 atau Kurang Pembiayaan Anggaran (SILPA/SIKPA). Adapun SILPA/SIKPA adalah = selisih=20 lebih atau kurang antara realisasi penerimaan dan pengeluaran selama = satu tahun=20 periode pelaporan. SAL menggambarkan kondisi kas Pemerintah Pusat pada = akhir=20 tahun anggaran tertentu dan merupakan saldo awal tahun anggaran=20 berikutnya.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 30 ayat (1) = Undang-Undang Nomor=20 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, LKPP harus diaudit oleh Badan = Pemeriksa=20 Keuangan (BPK) sebelum disampaikan kepada DPR. Pemeriksaan BPK dimaksud = adalah=20 dalam rangka pemberian pendapat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 16 = ayat (1)=20 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan = Tanggung=20 Jawab Keuangan Negara. Untuk memenuhi amanat Undang-Undang tersebut = Pemerintah=20 telah menyampaikan LKPP Tahun 2006 kepada BPK untuk diaudit, melalui = surat=20 Menteri Keuangan Nomor S-138/MK.05/2007 tanggal 28 Maret 2007. = Penyampaian LKPP=20 dengan status belum diperiksa (unaudited) oleh Menteri Keuangan = kepada=20 BPK adalah sesuai dengan Surat Presiden kepada BPK Nomor = R-15/Pres/3/2007=20 tanggal 27 Maret 2007 Perihal Penunjukan Menteri Keuangan untuk Mewakili = Presiden dalam Penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Pusat kepada = BPK.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 17 ayat (1) = Undang-Undang Nomor=20 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab = Keuangan=20 Negara, BPK menyampaikan laporan hasil pemeriksaan atas LKPP kepada DPR = dan=20 Dewan Perwakilan Daerah (DPD), serta kepada Presiden paling lambat 2 = (dua) bulan=20 setelah menerima LKPP dari Pemerintah. Selanjutnya, BPK telah = menyampaikan=20 Laporan Hasil Pemeriksaan LKPP kepada Presiden melalui surat BPK Nomor=20 51/S/I-XII/05/2007 tanggal 28 Mei 2007.
Berdasarkan penjelasan umum Undang-Undang Nomor 15 = Tahun=20 2004, hasil pemeriksaan keuangan BPK digunakan oleh pemerintah untuk = melakukan=20 koreksi dan penyesuaian yang diperlukan sehingga laporan keuangan yang = telah=20 diperiksa memuat koreksi dimaksud sebelum disampaikan kepada DPR dalam = bentuk=20 suatu Rancangan Undang-Undang untuk mendapatkan persetujuan. Dengan = demikian,=20 LKPP Tahun 2006 yang disampaikan Pemerintah kepada DPR adalah LKPP yang = telah=20 disesuaikan, dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan BPK.
LKPP Tahun 2006 tersebut telah disusun berdasarkan = laporan=20 keuangan kementerian negara/lembaga dan laporan perbendaharaan yang = telah=20 dikoreksi dan disesuaikan berdasarkan data akuntansi yang lebih lengkap = dan=20 perbaikan berdasarkan hasil pemeriksaan oleh BPK, termasuk laporan = keuangan 23=20 kementerian negara/lembaga yang baru selesai diperiksa oleh BPK per 18 = Juni=20 2007.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, BPK memberikan opini = "tidak=20 menyatakan pendapat (disclaimer)" atas LKPP Tahun 2006. Walaupun = masih=20 mendapat opini disclaimer, LKPP Tahun 2006 menunjukkan peningkatan = kualitas,=20 antara lain penyelenggaraan akuntansi oleh kementerian negara/lembaga = yang=20 semakin meningkat, pengungkapan (disclosure) yang lebih = ekstensif, dan=20 penyajian data aset Pemerintah yang lebih baik karena beberapa = kementerian=20 negara/lembaga telah melakukan inventarisasi aset.
Dengan memperhatikan pendapat BPK terhadap LKPP = Tahun 2006,=20 maka angka-angka yang disajikan dalam LKPP Tahun 2006 sepenuhnya = merupakan=20 tanggung jawab Pemerintah. Artinya, Pemerintah tetap bertanggung jawab = apabila=20 di kemudian hari terbukti terdapat pelanggaran hukum dan/atau penyajian=20 informasi yang menyesatkan dalam LKPP Tahun 2006.

II. PASAL = DEMI=20 PASAL

Pasal 1
Cukup jelas

Pasal 2
Cukup jelas

Pasal 3
Ayat (1)
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Yang dimaksud asas neto pada ayat ini adalah = penerimaan minyak=20 bumi dan gas alam diakui sebagai penerimaan negara setelah = memperhitungkan=20 kewajiban-kewajiban pemerintah yang harus dibayarkan kepada kontraktor = kontrak=20 kerjasama, seperti pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak = Bumi dan=20 Bangunan (PBB), over/underlifting, dan fee kegiatan hulu = minyak=20 bumi dan gas alam.

Pasal 4
Nilai minus atas Ekuitas Dana pada Neraca Pemerintah = Pusat=20 terutama disebabkan belum optimalnya inventarisasi dan belum = dilakukannya=20 penilaian kembali atas aset Pemerintah Pusat, sehingga belum = menggambarkan nilai=20 aset yang sebenarnya.

Pasal 5
Cukup jelas

Pasal 6
Cukup jelas

Pasal 7
Ikhtisar Laporan Keuangan Perusahaan Negara dan Badan = Lainnya=20 sebagaimana dimaksud dalam pasal ini memuat informasi tentang aktiva, = kewajiban,=20 ekuitas, pendapatan, beban, dan laba (rugi) bersih dari Perusahaan = Negara dan=20 Badan Lainnya.

Pasal 8
Pengembalian pendapatan yang dimaksud dalam pasal ini = adalah=20 pengembalian pendapatan negara tahun anggaran yang lalu.

Pasal = 9
Laporan Keuangan sebagaimana dimaksud pada Pasal ini = merupakan=20 laporan keuangan pertama yang disusun berdasarkan Laporan Keuangan = Kementerian=20 Negara/Lembaga (LKKL) Tahun 2006 yang telah diaudit dan diberikan opini = oleh=20 Badan Pemeriksa Keuangan. Dari sebanyak 81 LKKL, 7 LKKL mendapat opini = "wajar=20 tanpa pengecualian" atau unqualified, 38 LKKL mendapat opini = "wajar=20 dengan pengecualian" atau qualified, dan 36 LKKL mendapat opini = "tidak=20 menyatakan pendapat" atau disclaimer. Rincian opini Badan = Pemeriksa=20 Keuangan atas LKKL adalah sebagai berikut:

A. LKKL yang mendapat = opini=20 wajar tanpa pengecualian:
1. Mahkamah Konstitusi
2. Pusat Pelaporan dan = Analisis=20 Transaksi Keuangan
3. Kementerian Negara Perumahan Rakyat
4. = Komisi=20 Pemberantasan Korupsi
5. Dewan Perwakilan Daerah
6. Bagian = Anggaran 071 =96=20 Dana Otonomi Khusus dan Penyesuaian
7. Bagian Anggaran 099 =96 = Penyertaan Modal=20 Negara

B. LKKL yang mendapat opini wajar dengan = pengecualian:
1. Majelis Permusyawaratan Rakyat
2. Dewan = Perwakilan=20 Rakyat
3. Badan Pemeriksa Keuangan
4. Kepresidenan
5. Wakil=20 Presiden
6. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
7. = Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
8. Kementerian = Koordinator Bidang=20 Kesejahteraan Rakyat
9. Kementerian Negara Badan Usaha Milik = Negara
10.=20 Kementerian Negara Riset dan Teknologi
11. Kementerian Negara = Lingkungan=20 Hidup
12. Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan
13. = Kementerian Negara=20 Pendayagunaan Aparatur Negara
14. Badan Intelijen Negara
15. = Lembaga Sandi=20 Negara
16. Dewan Ketahanan Nasional
17. Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan = Nasional/Badan=20 Perencanaan Pembangunan Nasional
18. Perpustakaan Nasional
19.=20 Departemen Komunikasi dan Informatika
20. Badan Pengawasan Obat dan=20 Makanan
21. Lembaga Ketahanan Nasional
22. Badan Koordinasi = Penanaman=20 Modal
23. Badan Narkotika Nasional
24. Kementerian Negara = Pembangunan=20 Daerah Tertinggal
25. Badan Koordinasi Keluarga Berencana = Nasional
26.=20 Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
27. Lembaga Ilmu Pengetahuan=20 Indonesia
28. Badan Tenaga Nuklir Nasional
29. Badan Pengkajian = dan=20 Penerapan Teknologi
30. Lembaga Penerbangan dan Antariksa = Nasional
31.=20 Badan Standardisasi Nasional
32. Badan Pengawas Tenaga Nuklir = Nasional
33.=20 Lembaga Administrasi Negara
34. Arsip Nasional Republik = Indonesia
35.=20 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
36. Kementerian Negara = Pemuda dan=20 Olah Raga
37. Komisi Yudisial
38. Bagian Anggaran 070 =96 Dana=20 Perimbangan

C. LKKL yang mendapat opini tidak menyatakan = pendapat:
1. Mahkamah Agung
2. Kejaksaan Agung
3. = Departemen Dalam=20 Negeri
4. Departemen Luar Negeri
5. Departemen Pertahanan
6. = Departemen=20 Hukum dan Hak Asasi Manusia
7. Departemen Keuangan
8. Departemen=20 Pertanian
9. Departemen Perindustrian
10. Departemen Energi dan = Sumber=20 Daya Mineral
11. Departemen Perhubungan
12. Departemen Pendidikan=20 Nasional
13. Departemen Kesehatan
14. Departemen Agama
15. = Departemen=20 Tenaga Kerja dan Transmigrasi
16. Departemen Sosial
17. Departemen = Kehutanan
18. Departemen Kelautan dan Perikanan
19. Departemen = Pekerjaan=20 Umum
20. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
21. Kementerian = Negara=20 Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
22. Badan Pusat Statistik
23. = Badan=20 Pertanahan Nasional
24. Kepolisian Negara
25. Badan Meteorologi = dan=20 Geofisika
26. Komisi Pemilihan Umum
27. Badan Koordinasi Survey = dan=20 Pemetaan Nasional
28. Badan Kepegawaian Negara
29. Departemen=20 Perdagangan
30. Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Nanggroe Aceh=20 Darussalam-Nias
31. Bagian Anggaran 061 =96 Cicilan Bunga = Utang
32. Bagian=20 Anggaran 062 =96 Subsidi Dan Transfer
33. Bagian Anggaran 069 =96 = Belanja=20 Lain-Lain
34. Bagian Anggaran 096 =96 Pembayaran Cicilan Pokok Hutang = Luar=20 Negeri
35. Bagian Anggaran 097 =96 Pembayaran Cicilan Pokok Hutang = Dalam=20 Negeri
36. Bagian Anggaran 098 =96 Penerusan = Pinjaman

Pasal=20 10
Cukup jelas

Pasal 11
Cukup jelas

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA = REPUBLIK=20 INDONESIA NOMOR 4964.

 Go Back   | Tent= ang=20 Kami | Forum = Diskusi | Web Mail | Kontak Kami  =A9=20 Legalitas.Org  
------=_NextPart_000_0012_01C999FB.7420FDD0 Content-Type: image/gif Content-Transfer-Encoding: base64 Content-Location: http://www.legalitas.org/image/logoleft.gif R0lGODlhRQE0ANU/AGmr2vn6+kyUz5DB5M3j8+rq6mqUzW5vcWWVsb+/v4CAgJOc0tjY2sfg8bbX 7Ye84sbGx2R7oqrH1qHK6KSkpDFqt1VVVUFBQTiOzpmZm5ep2LC4xzJ5nICPr5+13fDz9KzR6zd7 wliDxZWjs32f07HJ5oez3Vef1V9gYVhofqG/4t3r9Hm03jpPbcTH4L/S4KytrXelvZahw4iwxz9e g7/b70lKS8/Pz8G73bW1teDh4o2Njp60x09YagFZhP///yH5BAEAAD8ALAAAAABFATQAAAb/wJ9w SCwaj8ikcslsOp/QqHRKrVqv2Kx2y+16v+CweEwum8/otHpNfjwGcBZG6obb73j8A4CpJQkNE3mD A3sYK1ArEw8TH1B1cXNSDXcsJyBEH4Sbdg8nGI5GioyhUx8EgpyDhhNsawAskSEFHwEBTrCqg5Yh ArS2RKiCqZwPLAIhJL+3S4ETlicEwEy5A3KztcxNDixvvCoftT81unmGITPLQ87Q0tpNATUT8+WV n9jirmYAAMYYIRUgMCjwTgm/N/XOVZAhkKCQDyDmSVTl6V+FDQ0LGhFm7RMGBvkM9rsWcKDGJA5g WfoX44aOcPXsYahwMaMQjis/hlwSIOLE/4R8AHaA4HKnvjD8ACALEWIHDJC4kkqdOhUZzQoKnIIM 8EGiIGNUp1qswEFBhhxQk2iyoxQDBgNblyRd2vRpKSYg+N0LEYEChAIO4OwJS/UezQhmc7z8sRZO 27dxefoUxIJwWKs0s8K44fDomKT/mB7Y8TcqAI9uU6tODZBmDxQKKNwI53XPCQGrc7eu8FqBXSXk Cp1W/VtkUNGkCzzJe5ppiBS+GQg+lrv62AoWYCu+Fdw28bRKKH19bH31bhooDmSYfdIzF9DOLShI oLxJUo/O8+u/SuOCfLs+deSWfgSe558C26llR06pIZCADu0JAR9T8tH3RErNMUXDARSUIP+gc7rt R1MLF8D2IFcLouaWgxAqEUAnexVY4FUV+McheO6BMWEIFdZHjV5M0SjkkC3YgEJy8lBm2JBM0mSD Deqxl0R35KW2nlFE7NjjhXqFtiEFAwRFI1MD7jbkBVDK5giVuK12ZYQNvKFQk3RWUOSR9EWYYxZa zuejXPxgVid/B9oFo5mD0tSffAki0VhObboVQaNH9GmhExjuteEMS14VAmt0kmgihI96FCkGk7aI BAhuHINoolfZSAGOe3oxV3x+miZoonciKdgnsAr5ZJRYDsGmAMieemUSt1KYK6ZdanjArjR9KkCn Z6Y52ziCKZWsstsiUcicwV7Va55UoCL/Zw13iQJHMJ4Y8QElcDjQLhUs5EvXlk3k6ypTFwQs8MAD /wdSKq7yRyLBDAfMqKpHBECPJd9WzGJ7/u777Db5HvdlAjAoYMHAJwTqXMMlzgehxEpW/O3FSPh7 XAU2oGyzBTfe28QKD+B2bccNnKSIUuEEQIkAJBRtSw3eCpBLKp4QMIW/J+B6KRNUn/ykBVx37TXO Gfy1wq8GomnD12in92YSzoSJG5kuL3tE1s5ezQQ3lS214VkUKICC13SHYLbXsM3qSNttwV2x3EbI TNfgaEeO8w7oRtEAAAa8UIALBjh9wgmR3QTCAMgwoAMqx8xww0BjC2DCBzrM4DTFyGLw/9I0TlAt wu78Yp3vCSIge/YBChRv/PFmnViDN0tV0B+a6SEv/Q4ZnJgEy4tUDVAIwX+eLMyN/767CL0zUUPH Auy+dw4wZIC87rsPf/wOfhGEvSdBcn/tbciCX4TjyeoBzognvQKehVZNIMAxGMAACOSAAiW7TQwi oy6liIACORgd8DqAwRcM4AQk0MENQGaA04ggBB1gClFoAQX4kW9jS3BcyQbglRrW5gQrCEBg3Oac rY0GgwkIohCHSJTbsW1imOnF55Z4GzXNTXy8g+ESzpe33aVAPUSBwBAT4EIonUWIKzwcElujRCY2 MVz/u8+1+mHDNg5AAhtIQFH0dITWef/gBg/MQAYQcBpkoaUWTPPe7hQwgmekDzEUmAAAROACkFEg AzEwIWKKRz/O0JEIbvDE+MqnhExago0gCKUoRykIpaSjK47RWwpoOMpWunIRD7jeRIAXpBSYcYkd qBwm3QC8KNptim6woAiuKJsCGPOYBchkL1+IFmRmA3sfPCFAbHnLE+SyM0QIk15K9oYJuLKVxFCB EROhSBFAoH0UgEEORpA3AVBOBzU4gQRKIEkU7CF9wzwADz5ogPZlAIM8qGJ2iBe2PzEhk4v0pUGT 4MmnfTOU2dsdRqTjmPEVCZQPJWWYlIElRczjGNLsgQ2WuM0TGMBwRkDoJqUInFb1kpj/DNCIShVa R4mAlCkiJelpPndSBDInKbGYR0Yh+pV8uQMKDvDESamXA5e4QHw3YkENCiCBPeQTpLtLjyE7sIPk MeAG9xSBkTSDxibM9IW/ZGir+NENQthmd4g5C1vGd7YOOHSobjOATYagw1CGaXwRQFMEpoJLXQrh rJxsqTFeeiOZBnOlae3r6BIqgsDaYLBSKSw2hVAAqnQDIbowRr5CtwRFHKMDxStmAHSw2GGSZiA3 2OciU4AAa2bgABGwQAfK2QHi2aUA1jDACymQAJNAYa40bUInLCMV4e6uNzBArliPlBTQrgJzIkDA Ae+yAog+wLkiECnOCNPTdkk3sWyL/wNjZ6WR87K0uxH57vjEewDyojQTHthpyZg7FX91bAakTe8i I0C8BGlCk9BRjA4gwAOrpgAAEXDfAbIzgr8eYDR5GhsLDBCBUWXjuI4xgIjRe4TlYk7EKE4xeFNw oBwsCMVenAF/k4JiAjNOsuWEq412EEm2SuWa72ALikl8BHop1QAwbW+IRyxFHFM2sJPrMSx+bNgA MIAEJlWxlrVcso7xgwcBNkJPonmAI5WGMcIxQA8OgBYRVhVzETBAVhRwYQXIVgRq25ZpOWzmhSo3 DkNmqbgEI+LxGfrQ8fPiDV4sYtjAIAEz6JiW2bphEXd4B2hcgQMcMDrwivRIOciBf/8rw48Y3FcI jDYAkY1g5BMn2Qip5qSmOT0ATxtpB6EedVJMjaMAFGADKUa0sMdXQlIDIAaUQkJ35ZvnUCgiTEg+ wFMKoAMPAgABCEDMDqiHQRVAOz3s/QHqhtnnKdg00GlFwrmHjWgWPwxqSUFMUzdQGfASu9gksPSR whWPTT/DuVDm0OoC6t+kAHkI52ZyupGAOBG/uggJVzUM++2Af+sYZ7JhAMFlxo+DD+EDNxgBAgrN 7kOjOCn5Lqie1MVhnD2FGaPI95rtosNn8BE2ThGIDjyEufQkiBKLRIGZdcYEiXxX4X4+wrpLTldF f2CH1shXDBDEwBnkG9EiJgEL8s3/Z0w7e9OBuXp4b02fAtzABPkSrdRPbXR0J/0IHOH6w4nQdqQT YdZhd+6nKWfMs6fdv7y+i68TsAPc2rvkWc8XCRbvG4gV+d+5RZCq1JVvl7eo4sbocGwgcLvRbV07 9gtMy1HAOCgYffEkWDXd53F0A9isYJKPRydMYIIHdOApOtiA2O9NAjeg/tLbikcNON36gBvO1xt4 QO2VT3sTqFwIp1+86oMxscXPHeGsR33vhE/8GstqK79Wvhua7/y/vAN2OSi8BWr2+oD1AAFyQj2x lFBxEyC53KL7bm7Z3KKIbDgFoJYW8vAAJAAdFtJd9jdhjTUFojQA2idoR9CAqAc5/5HTbL52B5DA A5zBACEzMgPTAzQ0ASaweMDnCCtQA8M3AVynZmTnEB/AAJAwAM0XAy8nBBIofRAIdxA1ggW4gEVw g6m3MSeYgiu4d+jygjE4gzXIVy+YABL2N5LjNQrgV6iXAsmhBBFhfwDodevAKi0Xe0+ngqqGYZ1B AHBgAqhlIctjAB0gdLHHgFRIAiYwfTYYhyYgPwWUFdXTIqh0BxJRAg2wYLf1NQewaayyeG3odUaD gnnHYTZSHL4GAaL0FW7wfDc4hzm4ETtofT5IBEDIL4s4fA5oaY+YFpE4iePyAM/HhCKUAxnQVXlo PBTwAg0gDzyYYJtFBD0hgj3IOP81AAJauCWapoIdADZo9AEeUHsDMAKKYYYkIAN+EyVvtwSTaAI0 5AANkI3auI3amII9sYPXyI3iqI0Vl0MeBAcSEUqbVgPjSADu2ABhRwKJOBvzUovAiGIixQOAwI3u CAgVdwczUIPVGI7jyI2i6AgEsIk9GG4/GIdBeCn1+Iv2J2L5uI/b2I/wSAwDEJAxVQQrYJEFeZH9 KA+ot2bJpoucNoIwFQrxcI/ZQRomGHb7t4SMcQMzQHveNDoaAAEUUGcneSGGOA/Y2I9ESZT2+AAl UADq6BNDWZRFaY8D4AHGxADeho7e5AAo2ABOWZTxOI8FsI/kwHWBhQLvuJXuWHH/9AAHKgd2TKmV ZvmOv/gAKkALBGCIt9iJQwB2KoiDFhIAYDmKjkiWgPCWaEkMq8gYZfmWZhmPYwgDL7GPd/F0o7OQ HfkDJ0iMxoiQYZcCD6MNq5UDHdABtEcCOMAA6Uc8anJJSAB2nIaVbmmWGakBJJAAEMCaIOCaipmR I4gRqyMBKvCbKnCVuAmbv+gBGqAB8/iR/siDLKiPb2mPEgGcI/BytjmcsFlxsjlR8MhpxqkBF8aQ RKCXx6kBW3IKy7l4zZmbvxidvzmdlWmZivmc8iCbJLB/ivGR8AgCOXQLkqkCGnBFjglzDqACJKCA ASpuA0oCQneFfFUAEHBbI0AC/xkAA+2zbapVBSg4fOqYoRzKoSDgAQsgj2aRoZx2mx16oiDgnyLq FDfAYMAZnBt6oiQaEd05jxg5AfQ5lhgpoyU6icBZUDNqojKaoR8aoqh1Fi/AiP7pnXgpBEQ6nj3i l++IoyRYIjt6oj0KUT9qfj8gpYAwpEM6oPRJAgI0HxiZohJwOzqEnQR2oH7pAMjJNX5iC/AIoplZ BKuVAEnaW1lBP02Vi1EQpEMVERqwAIbqhoI6VBMAooYKgLGxOgnAAyrgAZT6m4MqSkuaiAwwkoy6 ACI1AiN5qUQ1AdMJT4woqjhqqAvghjCQpMO3pN/5nsaCgiAApX5ingRQA536qf+hiqrzUKq3oJy5 KqoQZZwhWp8lQhrkOKka8EdPV5y9daDzMgELIDL75ghG4wAeUIxNyhUf6QA8cGE5N05VkI01UAKU mq7quq6FugBQpgDmiq7rOq+U2q7vOm0c6AGT2p302q/H2YYZ0I9iaqgdYKX+uK/9qq6/WQIlsB7x mrDsaqjviha1KKZMCp7rUIslYKv0oZwDuwAFK5jwiLAQq68qwLBvgp8DWrLq2q4EOyzroaTHKQPv 9AGMWAISIG0xFQCahpx/o7P8WZfb2pmi4I7DNwK+YUmq2Qzn6rKq+rRQa6gwq7FOG7VWu3fm56AZ IAP1epxWa7UasK0osAGAgK7/T4sCNgCqDWC2X2u1HsCwPJADubqxbfu1MOsSI3ucHhCrGkG1elsh +Mm2h5q2Zdupdauqb1sCcasDH9m0h9u2xVgoDPCq7dpbhrOdmyYBdnGCHgCNC4ou3zq0grYC5oqC cQSoVLC2Vfu4E6u6jwu1BWswt5Cn2zaeq/u1xzkCB1CL/vm0Icu7t3u4GnCyFOC6r6uqE8u4NdC7 Ycu3rEa3CxC2FZKrvauqv7u8wVu3w1sCsiG02Xu4EVAzXvQXDCC4L8kZgMGw7EgAjesBG9CTjpYW pLuxfsOgRWCzGZqNL+B4ViC4x7sAd+u/x4u1DsEVOnCadPa9URuaAuypNrAD/w38v7kLvf8LwE63 AtUbvc5bBIJ7nPLxAg0sUhBsuBUcvRowAgyrwG2bAj0QMLemGB/wa4XaAXtHjy6wrwxbApN6ToX3 qAXsumVWeh+3tiUwlA2gOUu7BAWQACLTfgzzMDrAxB7oxAIju6zohGW2flTswrDxigfAfg7DIe3z xVtMMFCSFRNWxg4DhgzQk+yXJrLKWVJcxSpzA25cMGJ8W2Csxl4UajuAtmosMMODa+AHAX8svjnz ghTQAZU7nRQAi/XDDAFQAjgwAj8rxFxBAC6wAerbj0iMBQ6qflGYNsQSyhM2ymiDRZtlwDxZeFmM yl0zGl4MhVyjHqF2W7QMy/+EiMa5DMsWaGUhA4WOxr8/YMqx/FoP+sq1fBauqMy67DU/9Min/Mxd Ez3bxZ8c6Dfp8U62EMWHPFDGQz9cOgShzKqy+gEr8AIMRAEoTIueTMxR8IIwAIuxiDzUcyLyTM/1 fDx7qBG2UAAMADKvuM/zk04Dzc9N1coEHYvU84r6TND33CJ5etDiDKj5HM6bIUKPjDxn0aIbvdAF RD0UetAgHc4dPU6+dgPzzFRbwRUcWHhCV2cdnYtaWzzVg03o7AI6sGB9kwEu8AIjOc5U4GsNtEVG vUVFlA0ArUVH3dRJ3R5cQW0t2tRHTRQ3MNVg5BJSzdRU3dUQkEVc3dVZbUT/BozVTy1mSw1GA7HV RKTVIhTWYm3UX33VcB3XY20/ugjQLTpHQkDUrthVIl1cFm2aFMp5+ZDTX+VI7pMB7lwDL4ARqOsE thDDyFTZlm1MHzbZl73Zx/RhLhLVnH3Z4SDatTDaoX3aqB3ant2lpo3ZxaLZzjTZlO1MpT3bqX3b uN3ZuKOLo73arP3WtLk6vxAxAG06w83amnxOFABErggD7NsALjACp1Yr1E0ECMABL1Dd2h0F153d XwDb6oAEsr3bXPECCfDIB7TTPMm+mjwCfJfESMABPoAAMVDfiNAFMeADPhADTSDfEvAFMxAD910F EuADHKAFEhAD8s3fSbAC/whg4DOgBDPAAfQt4F3wAfrdLgE+4NvNGB/gAiGjFUr91eiMA4V3oFbg 39aN3T/Q3T8w4RzAARH+Ay8Q4xSuBBjuA6Fw3Tbu3Tyu3/8N4zJO4zZ+40Qe4wgwBEV+4DzO4kLQ 5Nkt5EN+BAV+4EVQ5EPQ5CwO5UOQ3wyeBFWu5FguBCqe5T3+4kM+4TNQ40We5Gxu5PJt4DHe4mf+ 5Gcu5TO+BuHAAIs9zkRd4nQ23VMg3xWOCIRe3wLu5T/g5WEe5o6S4WTuA//t3yru34rO6Ab+A1Xe 6Aae4/dS5kRg6fu96KNuBI7+EBnu6ZUu6aHO6qT+5Ujg6J7u6RM+3/a96v8JbuCILgGbzgGnHuae fuWujuuXXupqEA460JPTzRWwgwN3muI+MAO87gjyPQOlkN82vt8FLueZ/ug6HumTLunEPuqYfuCb rt8xnulVPudK7up0Hue5zt+KburdjurcruO4/u5ALgTzDubdPusZXuPRPu3jjgAD3utV/uaZHuyt /t8/MO7ybuxpUNo3IG2ON9kukAEYh0BRAOoP7+6vTgSnjuOQ/vHhLgEQ/+qc7uv1fr8lX+Yp3+8i 3/IMD+4mn+8hrwSynuqQDuopPwQIb+DqvvAl3+4OH/MSjwZKAzKyagsMsAEGGsdS4PEe7+A2HuEf MANynuRJEOdWjusKL+m5Vo/kK7DyWb/1ZJ7t/33d6I7dYR/vOV8E227jSb7uVv72bw/jcp7nRSDw 880YPP/toK7w1i7zVf4BL1DlWp/uVm73dN72L0D4H1DssI4GAP0LO82S3YwDGeCGhtXhoF8GHh/6 pF8FIKdztpD6XOECOBDMAkd0pR/7VtDk0Q77sn/74v3SGYADLmA6DOQCeOTK7437xF/8xm8GKS1h WcHcH72Htn/80B/90i/ZDto34bxt2E9c5MoEQQAAOw== ------=_NextPart_000_0012_01C999FB.7420FDD0 Content-Type: image/gif Content-Transfer-Encoding: base64 Content-Location: http://www.legalitas.org/image/smalllogo.gif R0lGODlhpQAaALMPAGKg0xgTE5W/4oun1PLy83l7f7m7vsnLzTx+wrXU683i8Y6QlKWmqFhYWNvb 3P///yH5BAEAAA8ALAAAAAClABoAAAT/8MlJq7046827/2D4KcKAZImgriuAJBNBsuoAAFgqYCqw YySTZEbrvSY6jUJXFLgIoqgl4UIQrlBK7ca9IazYVrfqwFKCCMG14lWvK9TvteSjcxEALNptWTrH XggDWFlSInEIB2WFEk5fj5AMB4pGkI8Ak4sSBJUHbxJeA4qfEogHjpaQBooOnaScJqmqo4yGH4gL DGUVqLIFuZW+uZ5ZM1WYn14FDAa7FLiylr8MOsfESALRj78LzbW2HYi/nrxVDefo58uoBQXp6ONr nH+PuoXKy85IVdMMC3hf3q2j98XeBHbvBHqzwAnAABgxBMCgsomKGg5UXDQoYKAWqoTq/0p8cQdy o6Q1aL7c6ObMBoJ2Bp952bhgQYFA77qJVAmAZRZ6JEH+6lhLQR4CN9w0FGB0kFE1Nm5AvJDA5caO vKKqa9cOmDl4XKeNekAgxTEuJxu5gKmvlNVpC6Ii2NrNLM8baR9krJOgb98SNRdSQOrmjwM/Pm4M aHU0o4NF3+xe9VhigES/PRivveyXibOUN7n4fPCHbS3Jy1bRmTv0QIpYoVcuNMqlSQlvHgE8PmDg xqqGAwYYsOzQwSnftIr+mQynB40blGy4q/N8EBa77vCg3UXHdAUSN66WMSK+rKPsXQwSkAuoi6aI unkP79nsT824Dg0YsM/s/QTwADD3zP8f7anmhDsLtOfQKIjNdQ5x9I13YD7KhccRFGYFuIAnDaID oU8EOBBLKl3g9t9tzBw3jBM2/eLEAAwwwGJg/g1Bh4DYVHHJS8DcWIBL2tlA4xLSeVgDjBIC4N0Z PmL1moYcVqWkkZXZE6IBQb0TXISFBBGjAa8FBtg0lXnlTzek2OgEjqXcCNICLMBk0zk1sPUkOj0C 1tFrS5645oV63bihHzbgKWMNaF5xAANZGjlATdcE+uiGYW44Zl16BudPXt+9xuYDhAql0woxMnpO XwMgiNgC6jDzVwm6/GVTTP95CuhfAzQwqFmsmgSmDkhisWhNYS1AZDuCpbCpazBCClj/Lo+tIJwB m7ZVq18KZJttX9tyq2239ang7bdVsWoAkaky8O22KtSF7bopyGArVqHuGtwy6/ohQKL5klsCstli KMCyyuZSqTe8PapfjGP10Zm/anSWgL+iGLfCuEuU20C2gG1MLhMwZjzuX1GWwFy9HD/qsbavwlpG v92qXEDGCshbrQDDqpvAmURxnMuX1tZaQhHCufYaDZqusmgNRE+KLkctBxecCjpPzUJwSs8LRahV p/qrtFJTfYC+Tae6EarN+GXwJP6AOTCkV2xrQC4mXhCE1HinqlPeUttE99xx8R0cnGUW8JrgYSP+ 6FCVMXd4A4fbdLjibis+51WaMrNf/wKrOECtJJwvuzW3vNVYQYiminq5UJLw1mtJNAXFFey/NJpO anMCSsABvS7jD1i247lK6rB3M/c0gKdIbTPGVSuDAsZlS0sGqAdPkz/WU+j56gIRq473Jc0u6sJd kbM7o/30Dv6bzHDf/SrH032m5rQs2l/ADlCzhGAXXIl9WMgbFgC7cpIreO5/xfqZ92LUogHeh1gO ZB61oAWFK9VEc/cpVQMB+LMJusOB/XnM5xTBG/pBxnO/qVnzdFZADFwhAOdgFKMMsJH8LUM+1IIh lpZBgAXA8ADIOkc3zsEbmJzDOO6goa70ox8izm2JH8TSAghQgABY6QEOgCH69APDbujAZBm/ECKr ugHDdgSAI2Ns0QkfswjjPMYMBjyhfBiwOwpRLwBlPCOr8NgAGAaAKC/kSAB8mI4zGpKQfOwiFQNw hSr20YeAPAcBDODHKlYRiGc8wB/N8IAzWtKQhvxkGPHoyT+eMZCUJCQ6KkiIVnLSlbvTzyikSI4M DPIBPpRAFReQxW5QIIsF0CQi/fjIQfpxAbj04R5tkkgfHmACj1Tm3Px4TGX+Uo/G1OQzjxkACfSx j37UpK4ImcVvosMWWNBPGWy4oW+A4522cMAe4UlPdL4xjmeqZT33yc9++vN0+WPYCmklgQgAADs= ------=_NextPart_000_0012_01C999FB.7420FDD0 Content-Type: text/css; charset="iso-8859-1" Content-Transfer-Encoding: quoted-printable Content-Location: http://www.legalitas.org/incl-php/ln.css BODY { BACKGROUND: #f6f6fb } .teks { FONT-WEIGHT: normal; FONT-SIZE: 14px; FONT-FAMILY: arial,tahoma,verdana } B { FONT-WEIGHT: bold } A:hover { COLOR: magenta } TD { PADDING-LEFT: 5px; FONT-WEIGHT: normal; FONT-SIZE: 12px; = VERTICAL-ALIGN: top; FONT-FAMILY: arial,tahoma,verdana } .s12 { MARGIN-LEFT: 14pt; TEXT-INDENT: -13pt } .s121 { MARGIN-LEFT: 0pt } .s120 { MARGIN-LEFT: 12pt } .s14 { MARGIN-LEFT: 18pt; TEXT-INDENT: -18pt } .s140 { MARGIN-LEFT: 16pt } .s27 { MARGIN-LEFT: 27pt; TEXT-INDENT: -12pt } .s27m { MARGIN-LEFT: 27pt; TEXT-INDENT: -27pt } .s270 { MARGIN-LEFT: 27pt } .s40 { MARGIN-LEFT: 40pt; TEXT-INDENT: -12pt } .s40m { MARGIN-LEFT: 45pt; TEXT-INDENT: -45pt } .s400 { MARGIN-LEFT: 40pt } .s60 { MARGIN-LEFT: 60pt; TEXT-INDENT: -60pt } .s600 { MARGIN-LEFT: 55pt } .s300 { MARGIN-LEFT: 300pt } .salinea { TEXT-INDENT: 14pt } .sm { MARGIN-LEFT: 76pt; TEXT-INDENT: -74pt } .sm1 { MARGIN-LEFT: 76pt; TEXT-INDENT: -13pt } .d3 { FONT: 11px arial,tahoma,verdana } H3 { TEXT-ALIGN: center } H4 { FONT: 11px arial,tahoma,verdana; COLOR: gray; TEXT-ALIGN: center } ------=_NextPart_000_0012_01C999FB.7420FDD0--