
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIKINDONESIA
NOMOR 50 TAHUN 2001
TENTANG
PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURANPEMERINTAH NOMOR 26 TAHUN 1999
TENTANG TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK
YANG BERLAKU PADA DEPARTEMEN KEHAKIMAN
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang :
bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 10 ayat (1) Undang-undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang dan Pasal 45 ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri serta Pasal 37 ayat (1) Undang-undang Nomor 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dipandang perlu mengubah Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1999 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Kehakiman sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2000 dengan Peraturan Pemerintah;
Mengingat :
Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 sebagaimana telah diubah dengan Perubahan Kedua Undang-Undang Dasar 1945;
Undang-undang Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 15, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3217) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 29, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3679);
Undang-undang Nomor 6 Tahun 1989 tentang Paten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1989 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3398) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 1997 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 30, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3680);
Undang-undang Nomor 19 Tahun 1992 tentang Merek (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 81, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3490) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1997 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3681)
Undang-undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3687);
Undang-undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 242, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4044);
Undang-undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 243, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4045);
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4046);
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3694) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 1998 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 85, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3760);
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 26 TAHUN 1999 TENTANG TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA DEPARTEMEN KEHAKIMAN.
Pasal I
Mengubah Lampiran angka III, IV dan V Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1999 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Kehakiman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3837) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 171, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4006), dengan mengubah 4 (empat) jenis dan menambahkan 28 (dua puluh delapan) jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Lampiran angka III yang ditempatkan dalam urutan butir 7 sampai dengan butir 24, pada Lampiran angka IV butir 5, butir 14 dan butir 21 serta Lampiran angka V pada butir 4 dan butir 5, sehingga seluruhnya berbunyi sebagai berikut :
"TARIF ATAS JENIS PENERIMAANNEGARA BUKAN PAJAK
YANG BERLAKU PADA DEPARTEMEN KEHAKIMAN
JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK | SATUAN | TARIF |
III. Hak Cipta Desain Industri, Rahasia Dagang dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu | ||
| 1. Biaya permohonan pendaftaran suatu ciptaan | per permohonan | Rp 75.000,00 |
| 2. Biaya permohonan pendaftaran suatu ciptaan berupa program komputer | per permohonan | Rp 150.000,00 |
| 3. Biaya permohonan pencatatan pemindahan hak atas suatu ciptaan yang terdaftar dalam daftar umum ciptaan | per permohonan | Rp 75.000,00 |
| 4. Biaya permohonan perubahan nama dan alamat suatu ciptaan yang terdaftar dalam daftar umum ciptaan | per permohonan | Rp 50.000,00 |
| 5. Biaya permohonan petikan tiap pendaftaran ciptaan dalam daftar umum ciptaan | per permohonan | Rp 50.000,00 |
| 6. Biaya pencatatan lisensi hak cipta | per permohonan | Rp 75.000,00 |
| 7. Biaya pencatatan pengalihan Hak Rahasia Dagang : | ||
| per permohonan | Rp 200.000,00 |
| per permohonan | Rp 400,000,00 |
| 8. Pencatatan Perjanjian Lisensi Rahasia Dagang: | ||
| per permohonan | Rp 150.000,00 |
| per permohonan | Rp 250.000,00 |
| 9. Permohonan Pendaftaran Desain Industri : | ||
| per permohonan | Rp 300.000,00 |
| per permohonan | Rp 600.000,00 |
| 10. Pengajuan Keberatan atas Permohonan Desain Industri | per permohonan | Rp 150.000,00 |
| 11. Permintaan Petikan Daftar Umum Desain Industri | per permohonan | Rp 100.000,00 |
| 12. Permintaan Dokumen Prioritas Desain Industri | per permohonan | Rp 100.000,00 |
| 13. Permintaan Salinan Sertifikat Desain Industri | per permohonan | Rp 100.000,00 |
| 14. Pencatatan Pengalihan Hak Desain Industri : | ||
| per permohonan | Rp 200.000,00 |
| per permohonan | Rp 400.000,00 |
| 15. Pencatatan Surat Perjanjian Lisensi Desain Industri | per permohonan | Rp 250.000,00 |
| 16. Perubahan Nama dan atau Alamat Desain Industri : | ||
| per permohonan | Rp 100.000,00 |
| per permohonan | Rp 150.000,00 |
| 17. Pembatalan Desain Industri : | ||
| per permohonan | Tidak dipungut |
| per permohonan | Rp 200.000,00 |
| 18. Permohonan Pendaftaran Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu : | ||
| per permohonan | Rp 400.000,00 |
| per permohonan | Rp 700.000,00 |
| 19. Permintaan Petikan Daftar Umum Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu | per permohonan | Rp 200.000,00 |
| 20. Permintaan Salinan Sertifikat Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu : | ||
| per permohonan | Rp 100.000,00 |
| per permohonan | Rp 200.000,00 |
| 21. Pencatatan Pengalihan Hak Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu : | ||
| per permohonan | Rp 250.000,00 |
| per permohonan | Rp 500.000,00 |
| 22. Pencatatan Perjanjian Lisensi Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu : | ||
| per permohonan | Rp 150.000,00 |
| per permohonan | Rp 250.000,00 |
| 23. Perubahan Nama dan atau Alamat Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu : | ||
| per permohonan | Rp 150.000,00 |
| per permohonan | Rp 250.000,00 |
| 24. Pembatalan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu : | ||
| per permohonan | Tidak dipungut |
| per permohonan | Rp 200.000,00 |
IV Paten | ||
1. Permintaan : | ||
| per permintaan | Rp 575.000,00 |
| per permintaan | Rp 125.000,00 |
2. Pemeriksaan substantif | ||
| ||
| per permintaan | Rp 2.000.000,00 |
| per permintaan | Rp 900.000,00 |
| per permintaan | Rp 350.000,00 |
3. Tambahan biaya setiap klaim | per permintaan | Rp 40.000,00 |
4. Perubahan jenis permintaan paten | per permintaan | Rp 450.000,00 |
5. Permintaan banding | per permintaan | Rp 3.000.000,00 |
6. Permintaan surat keterangan penemu terdaftar : | ||
| per permintaan | Rp 1.000.000,00 |
| per permintaan | Rp 450.000,00 |
7. Permintaan surat bukti hak prioritas | per permintaan | Rp 75.000,00 |
8. Permintaan surat keterangan resmi untuk memperoleh contoh jasad renik | per permintaan | Rp 100.000,00 |
9. Permintaan pencatatan pengalihan permintaan paten | per permintaan | Rp 100.000,00 |
10. Permintaan pencatatan pengalihan paten | per paten | Rp 150.000,00 |
11. Permintaan pencatatan perubahan data pemohon | per permintaan | Rp 100.000,00 |
12. Permintaan pencatatan perubahan pemegang paten | per paten | Rp 150.000,00 |
13. Pendaftaran pencatatan perjanjian lisensi atau lisensi wajib | per permintaan | Rp 1.000.000,00 |
14. Pendaftaran konsultan HKI | per permintaan | Rp 5.000.000,00 |
15. Permintaan petikan daftar umum paten | per permintaan | Rp 60.000,00 |
16. Permintaan salinan dokumen paten | per lembar | Rp 5.000,00 |
17. Biaya penelusuran : | ||
| per subyek | Rp 150.000,00 |
| per subyek | US $100.00 |
18. Biaya tahunan pemeliharaan paten (tidak termasuk paten sederhana) : | ||
| ||
| per paten | Rp 700.000,00 |
| per paten | Rp 50.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 700.000,00 |
| per paten | Rp 50.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 700.000,00 |
| per paten | Rp 50.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 1.000.000,00 |
| per paten | Rp 100.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 1.000.000,00 |
| per paten | Rp 100.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 1.500.000,00 |
| per paten | Rp 150.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 2.000.000,00 |
| per paten | Rp 200.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 2.000.000,00 |
| per paten | Rp 200.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 2.500.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 3.500.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
| ||
| per paten | Rp 5.000.000,00 |
| per paten | Rp 250.000,00 |
19. Denda keterlambatan atas pembayaran biaya tahunan pemeliharaan paten (tidak termasuk paten sederhana) | per paten | 2% per bulan dari kewajiban yang harus dibayar |
20. Biaya administrasi permintaan paten melalui Paten Cooperation Treaty (PCT) | per permintaan | Rp 500.000,00 |
21. Biaya Tahunan Pemeliharaan Paten Sederhana: | ||
| per paten | Rp 550.000,00 |
| per paten | Rp 550.000,00 |
| per paten | Rp 550.000,00 |
| per paten | Rp 550.000,00 |
| per paten | Rp 1.100.000,00 |
| per paten | Rp 1.650.000,00 |
| per paten | Rp 2.200.000,00 |
| per paten | Rp 2.750.000,00 |
| per paten | Rp 3.300.000,00 |
| per paten | Rp 3.850.000,00 |
V Merek | ||
1. Biaya permintaan pendaftaran merek dan permintaan perpanjangan perlindungan merek terdaftar : | ||
| per permintaan | Rp 450.000,00 |
| per permintaan | Rp 250.000,00 |
| per permintaan | Rp 600.000,00 |
| per permintaan | Rp 600.000,00 |
| per permintaan | Rp 750.000,00 |
2. Biaya pencatatan dalam daftar umum merek : | ||
| per permintaan | Rp 150.000,00 |
| per permintaan | Rp 375.000,00 |
| per permintaan | Rp 375.000,00 |
| per permintaan | Rp 150.000,00 |
| per permintaan | Rp 225.000,00 |
| per permintaan | Rp 450.000,00 |
| per permintaan | Rp 225.000,00 |
3. Biaya permintaan petikan resmi dan permintaan keterangan tertulis mengenai merek: | ||
| per permintaan | Rp 75.000,00 |
| per permintaan | Rp 125.000,00 |
|
per permintaan |
Rp 125.000,00 |
4. Biaya permintaan banding merek | per permintaan | Rp 1.000.000,00 |
5. Biaya permintaan banding indikasi geografis | per permintaan | Rp 1.000.000,00 |
6. Biaya pengajuan keberatan atas permintaan pendaftaran merek | per permintaan | Rp 100.000,00 |
7. Biaya permintaan petikan resmi pendaftaran indikasi geografis | per permintaan | Rp 50.000,00 |
8. Biaya salinan bukti prioritas permohonan merek | per permintaan | Rp 50.000,00 |
Pasal II
Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 12 Juni 2001PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd
ABDURRAHMAN WAHID
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 12 Juni 2001
SEKRETARIS NEGARA REPUBLIKINDONESIA,
ttd
DJOHAN EFFENDI
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN2001 NOMOR 74.
Salinan sesuai dengan aslinya
Deputi Sekretaris Kabinet
Bidang Hukum dan Perundang-undangan,
Lambock V. Nahattands
PENJELASAN
ATAS
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 50 TAHUN 2001
TENTANG
PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURANPEMERINTAH NOMOR 26 TAHUN 1999
TENTANG TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK
YANG BERLAKU PADA DEPARTEMEN KEHAKIMAN
UMUM
Undang-undang Nomor 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang menegaskan bahwa untuk pencatatan pengalihan hak dan perjanjian Lisensi Rahasia Dagang dikenai biaya, Undang-undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri menegaskan bahwa untuk setiap pengajuan permohonan Desain Industri dikenakan biaya dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2000 tentang Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu menegaskan bahwa untuk setiap pengajuan permohonan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dikenakan biaya. Oleh karena biaya-biaya tersebut merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak, maka perlu diadakan perubahan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 1999 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Departemen Kehakiman sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2000, khususnya terhadap Lampiran angka III mengenai Hak Cipta Desain Industri, Rahasia Dagang dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Lampiran angka IV mengenai Perubahan Biaya Permintaan Banding Paten dan Biaya Tahunan Pemeliharaan Paten Sederhana, serta Lampiran angka V mengenai Merek khususnya Biaya Permintaan Banding Merek dan Biaya Permintaan Banding Indikasi Geografis.
Perubahan tersebut dilakukan dengan mengubah 4 (empat) jenis dan menambahkan 28 (dua puluh delapan) jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak.
PASAL DEMI PASAL
Pasal I
Cukup jelas
Pasal II
Cukup jelas
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIANOMOR 4104.