|
GSF. Nyak-nyak yang jualan di pasar ikan komplek TPI Meulaboh diperintahkan dalam dua hari ini harus kosongkan komplek TPI, jika tidak mengosongkan dalam du hari maka satpol PP yang gusur, mengeluh nyak-nyak tersebut saat dijumpai gsf disaat mengadu ke komisi B DPRK Aceh Barat.
Nyak-Nyak Jualan dalam Komplek TPI Meulaboh Terancam Di Gusur Satpol PP
GSF. Diberi waktu dua hari kosongkan Komplek TPI. Meulaboh, 24 November 2011 GSF.Nyak-nyak yang jualan di pasar ikan komplek TPI Meulaboh diperintahkan dalam dua hari ini harus kosongkan komplek TPI, jika tidak mengosongkan dalam du hari maka satpol PP yang gusur, mengeluh nyak-nyak tersebut saat dijumpai gsf disaat mengadu ke komisi B DPRK Aceh Barat.
Beberapa orang Nyak-Nyak datang mengadu ke Komisi B dprk dan setelah melaporkan pada komisi B maka Nyak-nyak tersebut disuruh kekantor bupati, datang kekantor bupati tidak dilayani, dengan alasan bupati tidak ada di tempat sudah kebanda aceh kata mereka.
Karena tidak membuahi hasil datang kekantor bupati, Nyak-nyak tersebut kembali lagi kekantor wakil rakyat kembali menjumpai komisi B untuk mengharapkan belas kasihan wakil rakyat, namun komisi B menjawab kami hanya bisa menampung aspirasi dan diteruskan pada pemerintah eksekutif kata meurah ali ketua komisi B.
Ketua komisi B menyatakan Ramli. MS boleh saja tidak berada ditempat atau keluar daerah namun bupati tetap ada sehingga tidak ada istilah rakyat tidak bertemu bupati katanya saat ditanya oleh gsf.
Keprihatinan nasib nyak-nyak yang terancam digusur satpol PP mengundang kesedihan banyak khalayat seperti disampaikan oleh Said Mahdani betul kata pepatah, orang kecil jadi santapan orang besar.
Suryadi Asel, menanggapi dan prihatin kalau nyak-nyak di gusur satpol PP, mari nyak-nyak bangun dan gusur dewan dengan bupati dari kantor mereka kalau mereka belum mau mendengar rintihan rakyat kecil.
Rusdy Hamid, mengatakan pemerintah sekarang, Yg pinter hanya gusur menggusur, tapi tak tahu solusi bagaimana pahitnya orang kecil mencari sesuap nasi, Semboyan penciptaan Kesejahteraan Rakyat dan Jaminan Kesempatan Berusaha hanya Janji manis yang diagung-agungkan ketika kampanye mau jadi penguasa?
Salah seorang nyak-nyak bernama aton saat ditanya GSF mengatakan, dia berjualan dikomplek bina usaha tersebut sebelum tsunami, baru ini mereka digusur padahal apa yang kami lakukan hanya untuk mengisi periuk nasi dirumah untuk menghidupkan anak-anak, jika memang tidak boleh kami jualan maka kami jualan dimana lagi, padahala kami jualan sudah dipinggir sungai.tim gsf(AJ). |