|
MEULABOH - Sidang yang dihadiri seluruh anggota DPRK Aceh Barat dari empat fraksi pada Kamis (17/11) pagi berlangsung alot, tegang, serta panas. Sidang internal menyikapi aksi protes 20 dari 30 anggota dewan digelar tertutup di ruang gabungan komisi disepakati persoalan perombakan alat kelengkapan dewan akan dibawa ke rapat Badan Musyawarah (Banmus).
Sidang DPRK Aceh Barat Tegang Jumat, 18 November 2011 09:33 WIB * Minta Alat Kelengkapan Dewan Dirombak * Banmus tak Buahkan Hasil
MEULABOH - Sidang yang dihadiri seluruh anggota DPRK Aceh Barat dari empat fraksi pada Kamis (17/11) pagi berlangsung alot, tegang, serta panas. Sidang internal menyikapi aksi protes 20 dari 30 anggota dewan digelar tertutup di ruang gabungan komisi disepakati persoalan perombakan alat kelengkapan dewan akan dibawa ke rapat Badan Musyawarah (Banmus). Namun hingga rapat Banmus berakhir pukul 17.00 Wib tidak membuahkan hasil.
Menurut sumber Serambi, protes agar dilakukan evaluasi dan dibentuk kembali alat kelangkapan dewan meliputi Badan Kehormatan Dewan (BKD), Badan Legislasi (Banleg), dan Badan Anggaran (Banggar), serta komisi-komisi disuarakan anggota dewan dari 20 orang tergabung dalam Fraksi Partai Aceh (FPA) dan Fraksi Bersama (FB).
Sedangkan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) dan Fraksi Partai Demokrat (FPD) tidak menginginkan adanya perombakan sebab apa yang dijalankan selama ini sudah sesuai atuaran yakni mengacu pada aturan lama. Kalau pun dilakukan perombakan maka setelah tiga bulan ke depan.
Bahkan masing-masing anggota DPRK dengan pandangan masing-masing serta saling tuding dan melebar, sebab selama ini untuk jabatan BKD diketuai dari kader Partai Demokrat, sedangkan Banleg diketuai kader dari PKS.
Karena rapat pertemuan itu tegang, pimpinan dewan menyatakan persoalan ini akan dibawa ke rapat Banmus dan direncanakan digelar pada Kamis (17/11) siang sekitar pukul 15.00 WIB. Namun informasi terakhir yang diperoleh Serambi, rapat Banmus berakhir mentok, tidak membuahkan hasil.
Empat fraksi DPRK Aceh Barat dalam rapat Banmus masih tetap menyampaikan argumen masing-masing. Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKS tetap tidak mau alat kelengkapan dewan yang ada dirombak. Sedangkan Fraksi Partai Aceh dan Fraksi Bersama tetap meminta dirombak dan menyatakan tetap memboikot sidang-sidang di dewan sebelum alat kelengkapan dewan dirombak.
“Sidang ditutup Ketua DPRK Ishak Yusuf dengan tidak ada kepastian kapan rapat Banmus akan digelar kembali,” kata sumber Serambi.(riz)
Editor : bakri
http://aceh.tribunnews.com/2011/11/18/sidang-dprk-aceh-barat-tegang |