|
MEULABOH - Ribuan warga Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dan Kota Jeuram, Kabupaten Nagan Raya, pada Kamis (16/6) dini hari menyaksikan fenomena alam gerhana bulan yang terjadi selama 100 menit sejak tengah malam hingga menjelang pagi.
Di Aceh Barat dan Nagan Raya Ribuan Warga Saksikan Gerhana Bulan * Lantunan Ayat-ayat Suci Alquran dan Azan Ikut Menggema Aceh Barat Fri, Jun 17th 2011, 08:43
MEULABOH - Ribuan warga Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dan Kota Jeuram, Kabupaten Nagan Raya, pada Kamis (16/6) dini hari menyaksikan fenomena alam gerhana bulan yang terjadi selama 100 menit sejak tengah malam hingga menjelang pagi.
Selama gerhana berlangsung, masyarakat di kedua kabupaten bertetangga itu juga melantunkan ayat-ayat suci Alquran yang disertai kumandang azan, sekaligus melaksanakan ibadah shalat gerhana di sejumlah masjid.
Serambi yang ikut memantau aktivitas masyarakat di Kota Meulaboh, Aceh Barat pada Kamis dini hari, menemukan sejumlah warga duduk di halaman rumah masing-masing guna menyaksikan fenoma alam yang jarang terjadi itu.
Bahkan di beberapa masjid di Kota Meulaboh, juga dilaksanakan shalat gerhana, termasuk mengumandangkan suara azan hingga menjelang shalat subuh berlangsung.
Ifer, seorang warga Desa Peunaga Pasi, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat kepada Serambi, mengaku takjub dengan fenomena alam gerhana bulan yang terjadi. Namun seperti biasanya, selaku umat muslim ia melaksanakan ibadah shalat sunat gerhana.
Sementara itu dari Kabupaten Nagan Raya dilaporkan, sejumlah masyarakat di wilayah itu ikut melantukan ayat-ayat suci Alquran yang disertai seni Rapai Tuha guna memanjatkan doa kepada Allah SWT terhadap peristiwa yang terjadi. Bahkan di beberapa masjid, juga dikumandangkan azan.
Zulkifli, seorang warga Kecamatan Seunagan Timur kepada Serambi mengaku fenomena alam yang terjadi itu banyak disaksikan oleh masyarakat. Namun beberapa warga sempat takut dengan peristiwa alam yang terjadi itu karena mengaitkan dengan mitos tertentu.(edi) http://aceh.tribunnews.com/news/view/58810/ribuan-warga-saksikan-gerhana-bulan |