Loading Poll...
Loading Poll...| Serambi Penyegelan Sekolah di Sungaimas Berlanjut |
Serambi Penyegelan Sekolah di Sungaimas Berlanjut * Pemkab Aceh Barat Masih Cari Solusi Utama 7 Februari 2010, 11:01 MEULABOH - Aksi penyegelan SDN Tungkop, Kecamatan Sungaimas, Kabupaten Aceh Barat masih terus berlanjut menyebabkan proses belajar mengajar terhenti total. Hingga Sabtu kemarin Pemkab Aceh Barat masih sebatas mencari solusi untuk mengakhiri aksi penyegelan itu, padahal tidak kurang 77 anak didik sudah seminggu berhenti sekolah. Seperti diketahui, sejak Senin sore, 1 Februari 2010, dua orang warga, yaitu M Husin dan Tgk Jamal menyegel mati akses masuk ke SDN Tungkop sehingga aktivitas sekolah terhenti total. Aksi itu dilakukan oleh M Husin dan Tgk Jamal karena menilai Pemkab Aceh Barat melalui pejabat terkait di jajarannya ingkar janji dengan tidak meluluskan anak mereka menjadi PNS sebagai kompensasi penyerahan tanah pertapakan bangunan sekolah tersebut pada tahun 1994 lalu. Seperti diungkapkan M Zein yang merupakan menantu M Husin, mertuanya menyerahkan tanah tersebut untuk didirikan sekolah dan berharap suatu waktu anaknya bisa menjadi PNS. Ternyata, seorang putri M Husin yang kini menjadi istri M Zein tak juga lulus, meski pada rekrutmen CPNS 2009 ikut tes untuk kesekian kalinya. Nasib serupa juga dialami putri dari Tgk Jamal yang juga ikut mengikhlaskan tanahnya untuk lokasi SDN Tungkop. Hingga kini, putri M Husin (istri M Zein) dan putri Tgk Jamal tetap saja berstatus pegawai kontrak di SDN Tungkop. M Zen yang dihubungi kembali oleh Serambi, Sabtu (6/2) menegaskan, penyegelan akan terus dilakukan sebelum ada penyelesaian dari Pemkab Aceh Barat terhadap janji untuk meluluskan istrinya dan seorang anak dari Tgk Jamal menjadi CPNS. “Penyegelan akan terus kami lakukan, terhadap masalah murid tidak sekolah itu adalah urusan Dinas Pendidikan,” ujar M Zen. Menurut laporan, dua hari lalu proses belajar mengajar sempat dipindahkan ke rumah dinas guru, akan tetapi solusi itu dinilai tidak efektif sehingga anak-anak lebih memilih tidak sekolah. M Husin, mertua dari M Zen yang ditanyai Serambi, Sabtu (6/2) mengakui aksi penyegelan masih terus dilakukan sebelum ada kepastian dari Pemkab Aceh Barat terhadap tuntutan agar anaknya lulus sebagai CPNS. “Masalah ini sudah kami serahkan ke Pemkab Aceh Barat. Kami tetap pada tuntutan semula agar anak kami diluluskan menjadi CPNS,” tegas M Husin. Masih cari solusi Sekda Aceh Barat, Banta Puteh yang dimintai tanggapannya terhadap kasus itu mengatakan sudah dapat laporan dari Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Barat. Menurut Sekda, sudah diturunkan tim ke Sungaimas untuk memastikan keadaan di lapangan dan diharapkan akan ada solusi terbaik. Banta Puteh berharap dalam waktu dekat anak-anak bisa kembali sekolah dan apa yang menjadi tuntutan bisa diselesaikan secara baik. “Kita juga khawatir, bila penyegelan terus berlangsung akan bentrok sesama warga,” kata Sekda Aceh Barat, menjawab Serambi, Sabtu kemarin. Harus cepat Direktur LSM GSF Meulaboh, Abdul Jalil menyatakan prihatin akibat berlarut-larutnya persoalan yang menimpa SDN Tungkop di Sungaimas. Jalil berharap agar Pemkab Aceh Barat bisa bertindak cepat agar anak-anak tidak semakin dirugikan. “Masalah ini harus cepat direspons dan diselesaikan. Apapun upaya yang dilakukan, anak-anak harus dapat segera kembali ke sekolah, karena tak lama lagi akan ujian akhir anak kelas VI,” demikian Jalil.(riz) http://www.serambinews.com/news/view/23578/penyegelan-sekolah-di-sungaimas-berlanjut |






![]() | Today | 96 |
![]() | Yesterday | 886 |
![]() | This week | 2858 |
![]() | Last week | 7557 |
![]() | This month | 26095 |
![]() | Last month | 38113 |
![]() | All days | 585309 |