|
SERAMBINEWS.COM, BANDA - Ratusan kendaraan iring-iringan massa Partai Aceh yang pulang dari deklarasi calon Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah dan Cawagub Muzakir Manaf terjebak macet selama tiga jam sepanjang belasan kilometer.Pantauan Serambinews.com, kemacetan dimulai dari kawasan Green d' Saree hingga ke perbatasan Kabupaten Aceh Besar dengan Kabupaten Pidie sejauh hampir 12 km.
Konvoi PA Macet di Saree Tak Ada Pengamanan Khusus untuk 'Jenderal Timses' Minggu, 12 Februari 2012 22:23 WIB SERAMBINEWS.COM, BANDA - Ratusan kendaraan iring-iringan massa Partai Aceh yang pulang dari deklarasi calon Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah dan Cawagub Muzakir Manaf terjebak macet selama tiga jam sepanjang belasan kilometer.Pantauan Serambinews.com, kemacetan dimulai dari kawasan Green d' Saree hingga ke perbatasan Kabupaten Aceh Besar dengan Kabupaten Pidie sejauh hampir 12 km.
Kemacetan tersebut baru teratasi setelah sejumlah pria berbadan tegap dengan menggunakan seragam loreng merah, putih, dan hitam turun menertibkan arus lalu lintas. Beberapa supir mobil berbendera Partai Aceh yang terjebak di Green d' Saree kepada Serambinews.com mengaku perjalanan dari Banda Aceh ke Seunapet masih normal. Namun setelah dua kilometer dari Seunapet, gerak mobil mulai lamban hingga kami harus berhenti total di sini. (sir)
Tarmizi A Karim Pj Gubernur Aceh SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ir Tarmizi A Karim MSc, Rabu (8/2/2012) pagi dipastikan dilantik menjadi Penjabat Gubernur Aceh, menggantikan Irwandi Yusuf.
Sumber Serambinews.com, Senin (6/2/2012) mengatakan, sudah bisa dipastikan Tarmizi A Karim menjadi Pj Gubernur Aceh. Pelantikan pada Rabu 8 Februari 2011 di Jakarta.
"Apakah pagi atau siang dilantik akan disesuaikan dengan jadwal Mendagri," ujar orang dekat Tarmizi A Karim.(swa)
Tak Ada Pengamanan Khusus untuk 'Jenderal Timses' * Kodam IM Pertegas Sikap Netral di Pilkada
BANDA ACEH - Pihak Kodam Iskandar Muda dan jajarannya mempertegas sikap netral dalam proses Pilkada Aceh meski beberapa purnawirawan perwira TNI ada yang bergabung menjadi tim sukses (timses) calon kepala daerah. “Kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap netralitas Kodam IM pada pelaksanaan pilkada,” tandas Kepala Penerangan Kodam IM, Kolonel Arh Subagio Irianto.
Kolonel Subagio menandaskan itu pada konferensi pers di Tower Coffee Premium, Simpang Lima, Banda Aceh, Sabtu (11/2) menanggapi bergabungnya beberapa purnawirawan perwira TNI yang mendukung calon tertentu pada Pilkada Aceh 2012.
“Muncul anggapan dari sebagian masyarakat bahwa Kodam IM sudah tidak netral. Anggapan itu perlu kami luruskan. Kami imbau masyarakat tak curiga atau khawatir dengan sikap TNI yang tetap netral dalam proses pilkada,” tegas Kolonel Subagio didampingi Dandim 0101/BS, Letkol Czi Saptono Syiwarudi.
Menurut Subagio, tidak pernah ada instruksi atau pesan khusus dari Mabes TNI, Mabesad, maupun dari Kodam IM kepada para purnawirawan untuk mendukung calon tertentu dalam pilkada mendatang. “Mereka bertindak dan mengambil keputusan atas nama pribadi sesuai hak mereka selaku warga negara setelah tidak lagi menjadi anggota TNI,” kata Subagio.
Dandim 0101/BS, Letkol Saptono juga menegaskan, pihaknya sudah menginstruksikan tidak ada pengamanan khusus untuk purnawirawan TNI yang terlibat sebagai timses untuk calon kepala daerah. “Semua prajurit TNI jajaran Kodim 0101/BS pada khususnya diinstruksikan tak mendukung mereka atau memberi fasilitas apa pun. Saya bertanggungjawab untuk menjaga netralitas TNI, terutama di wilayah saya,” kata Saptono.
Penegasan serupa juga disampaikan Kapendam IM. “Jika terbukti ada prajurit TNI aktif yang terlibat politik praktis akan diusulkan pecat. Kami sudah menginstruksikan agar menghindari berkomunikasi dengan orang-orang tertentu yang terkait dengan pilkada atau melakukan kegiatan yang berkaitan dengan politik praktis,” kata Kapendam IM.
Seperti diberitakan, mantan Danjen Kopassus yang juga mantan Pangdam IM, Mayjen (Purn) Soenarko secara terbuka mengumumkan ke publik siap menjadi timses pasangan cagub/cawagub Aceh, dr Zaini Abdullah-Muzakir Manaf. Bahkan, Soenarko menyatakan sudah siap jadi juru kampanye (jurkam) pasangan yang diusung Partai Aceh (PA) tersebut. Pernyataan Soenarko tersebut disampaikan pada konferensi pers di Kantor DPA-PA Pusat, Banda Aceh, Rabu 1 Februari 2012.
Selain Soenarko, dua jenderal purnawirawan lainnya juga disebut-sebut sudah siap bergabung sebagai timses salah satu calon partai politik atau pasangan calon kepala daerah di Aceh.
Lapangan Blangpadang Informasi lain disampaikan Dandim 0101/BS, Letkol Czi Saptono. Menurutnya, Lapangan Blangpadang, Banda Aceh tidak diperuntukkan sebagai lokasi kampanye.
Menurut Saptono, penegasan itu disampaikannya menanggapi permintaan beberapa partai politik untuk bisa menggunakan Lapangan Blangpadang sebagai arena kampanye politik Pilkada 2012. “Kalau kami izinkan penggunaan Blangpadang untuk berkampanye, sama saja TNI tidak bersikap netral dalam pilkada,” kata Dandim Saptono.(mir)
Editor : bakri Editor : arif http://aceh.tribunnews.com/2012/02/12/konvoi-pa-macet-di-saree |