|
Assalam mualaikum, wr, wb. Pertama2 puji Syukur kepada Allah SWT kita masih diberikan umur panjang serta kesehatan hingga kita masih bisa mengikuti training wali Kelas I, salawat salam kepada nabi Muhammad SAW, hormat saya kepada bapak Adi Darmawan yang 2 hari kedepan akan membimbing kita dan hari berikutnya akan ditemani oleh bapak Khairuddin, dan salam kepada kita dari bapak Direktur GSF yang masih di Jakarta menghadiri workshop, yang tidak sempat membuka acara ini mungkin pada penutupan beliau akan bersama2 kita disini, dan kami GSF tahun 2007 sdh melaksanakan training kepala sekolah, guru, komite, dan ada juga advokasi, dan kami juga sdh mengupayakan ttg dana 20 % dan insya Allah akan segera direalisasi, dan tahun ini kita masih berlanjut karena tujuan kita utk memajukan pendidikan, dan factor ini kita ambil karena masih banyak yang kurang mengerti ttg pendidikan dan tahap pertama kami bagi 5 rayon yaitu Meureubo, Woyla, Kaway XVI, Samatiga dan Johan Pahlawan, sedangkan Kaway XVI terbagi 2 yaitu Kaway XVI A dan Kaway XVI B, utk Wali Kelas I sudah kita laksanakan di 3 Rayon yaitu Meureubo, Woyla, Kaway XVI A dan pada hari ini di Samatiga kedepan rencana kita ke Kaway XVI B. kata Rusdi Faizin (Deputy GSF) pada pembukaan workshop
Notulensi Workshop Wali Kelas I SD-MI Samatiga, 19 – 23 April 2008 TRAINING WALI KELAS I Dilaksanakan oleh Grassroots Society Forum (GSF) Support BY CAFOD Samatiga, 19 – 23 April 2008
Hari Pertama, Sabtu, 19 April 2008 Tgk. Hasballah Pembukaan
Diantho Pembacaan Ayat Suci Al Quran
Pembukaan sekaligus sambutan Rusdi Faizin (Deputy GSF) Assalam mualaikum, wr, wb. Pertama2 puji Syukur kepada Allah SWT kita masih diberikan umur panjang serta kesehatan hingga kita masih bisa mengikuti training wali Kelas I, salawat salam kepada nabi Muhammad SAW, hormat saya kepada bapak Adi Darmawan yang 2 hari kedepan akan membimbing kita dan hari berikutnya akan ditemani oleh bapak Khairuddin, dan salam kepada kita dari bapak Direktur GSF yang masih di Jakarta menghadiri workshop, yang tidak sempat membuka acara ini mungkin pada penutupan beliau akan bersama2 kita disini, dan kami GSF tahun 2007 sdh melaksanakan training kepala sekolah, guru, komite, dan ada juga advokasi, dan kami juga sdh mengupayakan ttg dana 20 % dan insya Allah akan segera direalisasi, dan tahun ini kita masih berlanjut karena tujuan kita utk memajukan pendidikan, dan factor ini kita ambil karena masih banyak yang kurang mengerti ttg pendidikan dan tahap pertama kami bagi 5 rayon yaitu Meureubo, Woyla, Kaway XVI, Samatiga dan Johan Pahlawan, sedangkan Kaway XVI terbagi 2 yaitu Kaway XVI A dan Kaway XVI B, utk Wali Kelas I sudah kita laksanakan di 3 Rayon yaitu Meureubo, Woyla, Kaway XVI A dan pada hari ini di Samatiga kedepan rencana kita ke Kaway XVI B. kata Rusdi Faizin (Deputy GSF) pada pembukaan workshop Kami harap bapak ibu datang tepat waktu dan harap diulang kembali modul yang telah dibagikan, mungkin tutor tidak dapat menjelaskan semua karena bahannya terlalu banyak, dan pada sesion tanya jawab bisa ditanya, dan semoga dapat dijelaskan, sekaligus dipahami, dan ini saja yang dapat saya sampaikan dgn mengucapkan Bismillah hirrahman nirahhim training Wali Kelas I wilayah Samatiga dgn resmi saya buka………saya akhiri Assalam mualaikum wr, wb.
Adi Darmawan, S. Ag, (Fasillitator) Assalam mualaikum, wr, wb. Mungkin kata yang paling indah mengucapkan syukur yaitu Alhamdulillah dan salawat salam kepada Nabi Muhammad dengan perjuangan darah dan air mata beliau maka kita bisa merasakan nikmat seperti saat ini dan kita bisa tampil disini, dan mungkin saya terlalu muda dibandingkan bapak ibu, dan jika yang saya sampaikan terlalu ulas saya mohon dikritisi karena kita belajar disini, dan hal yang paling susah dalam kita belajar yaitu informasi yang susah disampaikan jika sdh pernah ada di kepala maka agak susah utk digabungkan dgn informasi yang diterima sekarang, maka begitu juga pembelajaran KTSP ini kalau ibu sudah pernah belajar maka sulit bagi bapak ibu untuk menggabungkan dengan KTSP yang sudah pernah bapak ibu pelajari, maka dimana kurang pas bisa langsung ibu kritisi, dan hari ini saya senang sekali karena ada bapak yang menemani saya kemarin di Meureubo hanya ditemani 1 orang bapak, di Woyla ada 2 orang dan di Kaway XVI tidak ada, kemudian disini saya sangat gembira, kembali ada bapak2 yang menemani saya walau Cuma 1 orang, dan sekarang kita cek bahan dulu….
Standar dlm katagori yang minimal, ini yang diperluan dalam meningkatkan SKL : 1. Kualitas 2. Daya dukung 3. Dukungan masyarakat 4. Biaya
Hubungan SKL dgn bapak ibu : bapak ibu sebagai wali kelas ini SKL umum, selain ini ada SKL sekolah dan kemudian SKL mata pelajaran, dan SKL mata pelajaran ini yang buat guru, dan daya dukung yang lain diperlukan untuk mengembangkan SKL, ada pertanyaan ttg SKL ini karena ini hanya pengantar.
Peserta Tadi bapak katakan ada target yang harus dicapai oleh anak, kalau tidak bisa dicapai bagaimana?
Adi Darmawan, S. Ag (Fasillitator) Ini kalau tidak bisa dicapai maka perlu dievaluasi, rata2 yang tidak tercapai sebagian, maka, saat Di UAN kan, maka kalau tidak berhasil maka eluasi diulang kembali dgn di Remedialkan, dan dites apa sdh mencapai target atau tidak, ini kalau sebagian, kalau mengajar 50% tidak berhasil maka salah gurunya, mungkin salah mengambil metode atau jg salah alokasi waktu. Jadi harus diulang kembali. Kalau 60 % yang tuntas maka yang tidak tuntas diarahkan hingga dia tuntas, dan kalau 75% tuntas maka ini ibu sdh termasuk guru yang ideal, maka tidak perlu di remedialkan.
Yang perlu kita tahu · KBK · Pedoman Penyelenggaraan kegiatan pembelajaran · Kurikuum Nasional dan selalu diikuti oleh tahun · Pemerintah mengerluarkan kurikulum (SK, KD Indikator dan materi pokok) · Dikembangan oleh direktorat · KBK · Kurikulum Operasional yg disusun dan dilaksakan oleh sekolah · Kurikulum tingkat satuan pendidikan
· Pemerintah mengeluarkan standar isi SK dan KD) · Dikembangkan oleh satuan pendidikan
Ada pertanyaan ttg ini sebelum kita masuk ke Pengembangan Bahan Ajar...
PENGEMBANGAN BAHAN UJIAN Pengertian Bahan Ajar • Bahan ajar merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. • Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training). • Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar.
Bentuk Bahan Ajar • Bahan cetak seperti: hand out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart, • Audio Visual seperti: video/film,VCD • Audio seperti: radio, kaset, CD audio, PH • Visual: foto, gambar, model/maket. • Multi Media: CD interaktif, computer Based, Internet
Hal yang harus dibuat utk pertama yaitu analisis, membuat silabus harus bisa menganalisis SK dan KD. Nanti kita belajar kelompok dan kalau yang ibu ngajar berapa pelajaran, ini kalau 7 pelajaran maka kita bagikan 7 kelompok, sekarang kita bagikan kelompok.... Kelompok A : Bhs Indonesia Kelompok B : Mate matika Kelompok C : Agama Kelompok D : IPA Kelompok E : Kesenian
Sementara kita istirahat sambil menunaikan shalat Ashar....
Break
Adi Darmawan, S. Ag, (Fasillitator) Ini langsung saja sambil menunggu teman2 yang lain2, ada blanko RPP dan Silabus yang kosong, panitia sdh menyediakan, kalau sdh dapat mari kita buka dan sebelum kita isi kita lihat dulu ttg Pengembangan Silabus
PENGEMBANGAN SILABUS 1. Pengertian Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
Tidak ada format yang baku ttg format silabus, jadi silahkan bapak ibu buat sendiri, utk satu sekolah usahakan mempunyai format yang baku (satu format), silabus ini punya sekolah yang buat guru, setelah dibuat oleh guru jadi milik sekolah, dan yang menjadi milik guru RPP, dan dalam membuat silabus ada musyawarah guru bukan disusun oleh perorangan guru
2. Landasan Pengembangan SILABUS? 1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat (2)
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20
PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar
SILABUS menjawab pertanyaan a. Apa kompetensi yang harus dikuasai siswa? b. Bagaimana cara mencapainya? c. Bagaimana cara mengetahui pencapaiannya?
3. Prinsip Pengembangan 1. Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan. 2. Relevan Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik. 3. Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi. 4. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian. 5. Memadai Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar. 6. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi. 7. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. 8. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).
Contoh Penilaian Pribadi siswa di sekolah No Nama Siswa Pengamatan Skor Nilai 1 2 3 4 1 Anisah Xxx 3 X2 X2 7/12 x 100 59 2 Dody Xxx Xxx 10/12 x 100 83 3 Amat 12/12 x 100 100
Ket : 1. membawa buku pelajaran 2. tidak terlambat 3. keseriuasan dalam belajar 4. membuat PR 5. ……… 6. ………
Skor : 3……. = Tidak pernah melakukan : 2……. = kadang-kadang melakukan : 0……. = Melakukan
Skor : skor perolehan/skor maximal x 100
Rentang Nilai : 100 – 85 A 84 - 75 B 74 - 60 C Kurang dari 60 D
Tugas guru menganalisis SK dan KD sesuai dgn tema, kita kerja sesuai dengan mekanisme dibawah ini :
Peserta Ada kata2 yang tidak kami mengerti yaitu Mengapresiasi apa maksudnya ?
Adi Darmawan, S. Ag, (Fasillitator) Ada yang tahu? Tahu apa yang dia pelajari dan bisa menggerakkan tentang apa yang dia pelajari. KD saja yang ibu lihat dulu karena Pencapaian SK setelah beberapa KD tuntas. Indikator untuk KD, karena sebuah SK terdiri dari beberapa KD, dan apa bapak ibu sdh paham. Dan saya anggap ini bukan beradu argument. Dan besok kita lanjut kembali, karena waktu, pesertapun ada yang pulang jauh dan terima kasih saya akhiri Assalam mualaikum wr wb.
Hari Kedua, Minggu, 20 April 2008
Adi Darmawan, S. Ag, (Fasillitator) Assalam mualaikum wr wb. Kita bertemu kembali, dan mari kita lanjutkan kembali materi kemarin ttg presentasi kelompok
CONTOH FORMAT SILABUS Nama Sekolah : Tema : Lingkungan Kelas/Semester : Standar Kompetensi : Alokasi waktu : Mata Pelajaran Standar Kompetensi Kompe-tensi Dasar Materi Pokok/Pembelaja-ran Kegiatan Pembelaja-ran Indikator Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Kelompok A Bhs Indonesia Siswa memahami teks pendek dengan membaca lancar Membaca lancar beberapa kalimat sederhana yg terdiri atas 3-5 kata dengan intonasi yg tepat · Siswa menunjukkan huruf dalam kalimat dengan intonasi yg tepat · Siswa melafazkan huruf2 yg ditunjukkan oleh guru · Memperkenalkan kalimat sederhana · Memperkenalkan huruf yg terdapat dalam kalimat sederhana · Mengejakan kata2 dalam kalimat yg sederhana Tes lisan 2 x 35 menit Buku paket Kelompok B Mate matika Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dua angka dalam pemecahan masalah Menghitung banyak benda Mengenal banyak benda - Murid mengamati benda yg ada di kelas - Murid menunjukkan jumlah kursi di kelas - Murid menyebutkan banyak meja di kelas - Murid menunjukkan banyak gambar di kelas - Menghitung banyak benda di kelas - Menyebutkan banyak kursi di kelas - Menyebutkan banyak meja di kelas - Menyebutkan banyak gambar di kelas - Sebutkan banyak benda di kelas - Sebutkan banya kursi di kelas - Sebutkan banyak meja di kelas 2 x 35 menit - Buku paket - Benda2 yg ada di kelas Kelompok C Akidah Ahklak Adap Makan 1.1.Membisaakan beradap scr islami Membimbing siswa menghafal doa sebelum makan
Menyebutkan arti doa sebelum makan
Mendengar penjelasan
Contoh cara makan yang kurang baik
Melaksanakan membaca doa sebelum makan Menghafal doa sebelum makan
Menngartikan bacaan doa sebelum makan
Mengajarkan tata cara yang baik
Membisaakan diri cara makan dgn baik Lisan - Buku Yang lain Kelompok D IPA Bumi dan Alam semesta 5. mengenal berbagai benda langit dan peristiwa alam, cuaca, dan musim serta pengaruhnya terhadap kegiatan manusia 5.1. Mengenal berbagai benda langit melalui pengamatan Berbagai benda langit -siswa mengenal berbagai benda langit - siswa menyebutkan benda langit di malam hari - siswa menyebut nama benda langit di siang hari - siswa mampu membedakan benda langit di siang hari dan di malam hari 5.1.1. - mengenal berbagai benda langit - menyebut benda langit di malam hari - menyebut benda lanit di siang hari - membedakan benda langit di malam hari dan siang hari Secara tertulis 2 x 35 menit Buku paket dan lingkungan Kelompok E IPS Mendeskripsikan lingkungan rumah Menceritakan Kembali peristiwa penting yang dialami sendiri di lingkungan keluarga Peristiwa masa kanak-kanak - Siswa menyebutkan peristiwa yg pernah sendiri di pagi hari - Siswa menyebutkan macam2 peristiwa yg di alami di malam hari - Mengidentifikasi kegiatan2 penting di lingkungan keluarga - Menceritakan peristiwa2 penting di pagi hari - Mengidentifikasi kegiatan2 penting di malam hari Lisan 2 x 35 menit Lingkungan rumah
Adi Darmawan, S. Ag, (Fasillitator) Kita break sejenak Assalam mualaikum wr, wb. Break
Adi Darmawan, S. Ag, (Fasillitator) Assalam mualaikum wr, wb. sekarang kita lanjut ke RPP, silabus kita tutup. Ini ada contoh RPP
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Pertemuan Ke : I Kelas/Semester : I/II Alokasi waktu : 2 x 35 menit
Standar Kompetensi Siswa memahami teks pendek dengan membaca lancar KD Membaca lancar beberapa kalimat sederhana yg terdiri atas 3-5 kata dengan intonasi yg tepat Indikator · Memperkenalkan kalimat sederhana · Memperkenalkan huruf yg terdapat dalam kalimat sederhana · Mengejakan kata2 dalam kalimat yg sederhana Materi Pembelajaran Membaca Kalimat sederhana Tujuan Pembelajaran Siswa dapat membaca lancar dengan intonasi yg tepat Metode Pembelajaran (Ceramah) L angkah2 Pembelajaran: Kegiatan Awal (5 menit) - Berdoa - Mengecek kesiapan belajar siswa
Kegiatan Inti (50 Menit) - Guru menunjukkan kartu huruf - Guru melafazkan huruf dengan intonasi yg tepat dan siswa mengikutinya - Guru menyusun huruf2 menjadi kata - Guru membimbing dan mengarahkan siswa untuk mengeja kata dari susunan huruf - Siswa dipilih secara acak untuk mengeja kata yg ditunjuk oleh guru - Guru membimbing siswa untuk dapat membaca kalimat yg terdiri dari beberapa kata
Penutup (10 menit) · Mengulang kembali bacaan kalimat dengan intonasi yg tepat
Alat dan Sumber Belajar Alat : kartu huruf Sumber : Buku Paket Penilaian Tes Lisan ·
KD: menceritakan peristiwa penting di lingkungan keluarga 1. peristiwa penting 2. waktu pperistiwa penting: pagi, siang, malam
Indikator: 1. mendefinisikan peristiwa2 penting 2. menceritakan peristiwa di pagi hari
Intinya hari ini saya tambah saudara, orang tua, kakak dan adek2 baru, mudah2an kalau ada yg tidak puas saya tunggu baik di rumah atau sekolah kalau bisa saya bantu saya bantu. Mohon maaf jika ada kesalahan billahi taufiq walhidayah assalammualaikum wr wb!
Hari Ketiga, Senin, 21 April 2008
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Assalammualaikum wr wb, Alhamdullilah pertama puji kepada Allah salawat salam kepada Nabi Muhammad SAW, bapak2 ibu peserta pelatihan yang saya banggakan, Direktur GSF dan panitia pelaksana yang saya muliakan, terima kasih sampai hari ini masih diberikan kesempatan bagi saya utk menjadi Fasilitator, dan saat kita menyampaikan materi didepan anak didik kita, ada baiknya berkenalan, nama saya Khairuddin, lahir pada tahun 1965, lahir di Jeuram, sdh bekeluarga, dan tinggal di Johan Pahlawan desa Gampa, dan saya pernah studi di SI Syiah Kuala Banda Aceh, dan kemudian melanjutkan ke Jawa Timur masih dalam program yang sama yaitu Bahasa dan Sastra Indonesia, dan saya mau kita berbagi pengalaman dan semoga bermanfaat bagi dunia pendidikan kedepan, dan jika saya tahu saya akan beri tahu ke ibu dan juga sebaliknya, dan saya bukan penceramah tunggal nanti saya akan mempersilahkan bapak ibu utk maju kedepan setelah saya beri materi, dan ini ada pengalaman yang harus ibu pelajari yaitu paradikma : 1. Desentralisasi (Pelimpahan kewenangan /pengambilan kebijakan, dari pemerintah pusat kepemerintah daerah sesuai dgn kewenangan yang telah diberikan dalam hal ini termasuk juga lembaga pendidikan) kalau dulu di sebut sentralistik, 2. Sentralistik, semua kebijakan ada di jakarta dari kurikulum sampai dana, 3. Subordinasi terpusatnya kekuasaan pada seseorang, 4. Birokratik kalau ada satu urusan tidak beres2 Kalau ada golongan ini dipakai, lembaga pendidikan ini merupakan lembaga riset yang harus menemukan, mengarahkan, dikontrol dan diatur, gelar luar bisa panjang tapi perilaku seperti kebau, ini akibat pembelajaran kerbau dilatih dari pertama belajar, tapi coba seandainya dilatih ini T. Umar insyaallah akan berjiwa seperti T. Umar. 5. Informasi ada pada yang berwenang 6. Mengurangi resiko. Atas kebijakan Disentralisasi maka lahirlah Qanun No 23 tahun 2002 Pendidikan NAD ”landasan Yulidis Filosofis pendidikan NAD · Berlandaskan pada Al-quran · Berlandaskan pada Al- Hadis · Berlandaskan pada Kebudayaan Aceh Yang dalam bahasa lain disebut Otonomi maka lahirlah kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), maka diberilah wewenang kepada sekolah utk menyusun sendiri sebagai penyempurnaan dari KBK. 7. Pengambilan keputusan scr partisipatif, 8. Pendekatan Profesioanal, orang yang diorbit utk menjadi kepala sekolah dan wakil kepala sekolah ini harus karena keahliannya 9. Pengorganisasian yang setara ini kedudukannya sama, kepala sekolah hanya ketua kelompok bukan raja kecil 10. Memfasilitasi sebagai penghubung (fasilitator) 11. Motivasi diri dan saling memperngaruhi 12. Informasi terbagi 13. Mengelola resiko 14. Menggunakan uang sbg mana kebutuhan
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I-III
Merupakan pendekatan pembelajaran utk mengadakan hubungan yang erat dan serasi antara berbagai aspek yang mempengaruhi peserta didik dlm proses belajar. Pembelajaran tematik merupakan pendekatan pembelajaran terpadu yang menyajikan kaitan2 konseptual dalam satu kemasan, terpadu dalam pengertian ini bukan sekedar menjadi satu dalam satu wadah atau bergumpul menjadi satu, namun demikian keterpaduannya saling terkait dan terikat secara holistik baik secara fungsional maupun struktural antarkomponen dan antarsubtansinya. Oleh karena itu pembelajaran tematik sering disebut jg dgn pendekatan intekgritit (terpadu), pendekatan interdisciplinari (antar disiplin ilmu), Absrak : Nyata, Kontekstual : apa yang diberikan kpd anak ada dalam kehidupanya, Holistik : utk kelas I – III pengetahuan yang disampaikan ini secara menyeluruh bukan khusus, dari yang kongkrit menjadi absrak
Ada pertanyaan sebelum saya lanjutkan, kondisinya apa bermanfaat utk kelas I – III, seharusnya guru yang senior yang harus diletakkan dikelas I bkn guru2 baru karena : 1. anak butuh kasih sayang 2. anak butuh bimbingan 3. anak butuh ketentraman 4. kebutuhan fisik
Dalam pembelajaran tematik anak2 diharapkan bisa belajar bermakna. Terima kasih sekarang bapak ibu saya beri waktu 15 menit utk bekerja dan yang lain pembading saya sebagai fasilitator, dan jgn takut belajar salah karena salah ini menuju kemenangan
Kelompok A Tentang : Latar belakang Tematik Pengertian Tematik Tujuan Pembelajaran Tematik
Kelompok B tentang : Mamfaat pembelajaran Tematik Karakteristik pembelajaran tematik Implikasi pembelajaran tematik
Kelompok C tentang : Rambu2 pembelajaran tematik Pelaksanaan pembelajaran tematik Pemetaan standar kompetensi (Kompetensi dasar, Indikator dalam tema)
Kelompok D tentang : Penyusunan Silabus Penyususnan Rencana Pembelajaran Tahap Pelaksanaan/Tahap Kegiatan ( Tahap kegiatan : inti dan penutup)
Kelompok E tentang : Pengaturan jam pelajaran Penilaian dalam pembelajarn tematik
Kelompok F tentang : Buat pertanyaan sebanyak-banyaknya utk materi ini, sesuai dgn topik yang disampaikan
Saya beri waktu 25 menit, semoga sukses, dan tunjuk 1 org pembicara, saya sbg pemandu dan bapak ibu yang akan membuat sekaligus mempraktekkan.
Diskusi Kelompok
Bapak ibu kita istirahat sejenak dan nanti kita masuk lagi dan baru kita pesentasikan.
Break Baiklah bapak ibu waktu kita selesai, dan harapan kita keterampilan tercapai dgn baik agar tercapai : 1) Aspek membaca 2) Aspek Menulis 3) Aspek bercerita
Kelompok yang tidak tampil terampil menyimak
Fresentasi Kelompok C : 1. Membaca Doa 2. sebelum memulai pelajaran menyanyikan lagu yang menyenangkan anak2 (mengambil kesimpulan dari nyanyian) 3. Guru harus memilih sarana belajar bagi murid beserta alat bantu yang boleh berubah2 4. Pelaksanaan (melaksanakan pemanasan, bergumpul, bernyanyi dan bercerita agar anak2 tercapai tujuan yang diharapkan) 5. Kegiatan (bernyanyi, membaca dan menulis)
Fungsi : ü Pemahaman ü Pencegahan ü Pengtuntasan (solusi saran ) ü Pengembangan (Advokasi anak kurang mampu)
Jenis Layanan : ü Orieantasi (Pengenalan) ü Imformasi (untuk Melanjutkan sekolah) ü Penetapan Pelayanan tempat / luar dalam kegiatan ü Konseling Perorangan Konsultasi memecah masalah ü Medis (cara)
Bidang Pelayana : ü Pribadi ü Pengembangan social ü Pengembangan Kemampuan ü Karir
Konseling : ü Bimbingan ü Pelayanan Sosial baik perorangan maupun kelompok
STANDAR Pembukaan membaca doa dan menyanyi
1) Menyanyikan lagu kasih ibu 2) Membaca, menulis 3) Menghitung Guru harus menyiapakan kegiatan pengalaman belajar bagi anak dan harus memilih belajar yang menarik dan menyenangkan Guru harus memilih berbagai sarana belajar utk membantu murid supaya dapat dimamfaatkan dan susunan bangku peserta didik boleh diubah
Pelaksanaan : Guru melaksanakan kegiatan utk pemanasan boleh secara berkumpul bernyanyi boleh secara bercerita supaya anak dapat mencapai tujuan pembelajaran
Pertanyaan Pembanding 1 Apa2 saja sarana belajar dalam pembelajaran tematik
Tanggapan Kelompok C Sarana adalah alat, bisa alat peraga, alat bantu misal ttg tubuh manusia, dan kalau tidak ada sarana pendukung maka bisa kita yang jadi sbg contoh
Pertanyaan Pembanding 1 Didalam penyusunan pembelajaran tematik ada tahap2, apa saja tahap2 nya
Tanggapan Kelompok D Dalam pembelajaran ini ada 3 tahap 1. pendahuluan 2. inti 3. penutup
Pertanyaan Pembanding 1 bagus tapi kurang memadai
Tanggapan kelompok A Contoh tahap pertama saat masuk belajar memberi semangat, bernyanyi baru belajar Tahap kedua, inti baru kita belajar
Tanggapan kelompok C Kami hanya mengambil dari pelaksanaan dan kegiatan dan kalau disuruh buat RPP baru kami jelaskan ttg kegiatan inti, penutup dll
Khairuddin (Fasilitator) Tahap pelaksanaan 1. baca doa 2. absersepsi (memancing anak2 sebagaimana sdh pengetahuannya, agar anak2 tidak terkejut) 3. waktu (beri tahu waktu pelajaran) 4. penutup (disampaikan pesan2 moral yang terkait dgn indikator. 5. kesimpulan
Presentasi Kelompok E
Penilaian 1. Pengaturan jadwal pelajaran Waktu Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu 07 - 07.35 07.35 - 8.10 08.10 – 8.45 Mate matika Mate matika Mate matika B. Indonesia B. Indonesia B. Indonesia Mate matika Mate matika Mate matika B. Indonesia B. Indonesia K T K Penjaskes Penjaskes P. Agama I P A I P A Mulok 08.45 - 09.00 Istirahat 09.00 - 09.35 09.35 - 10.10 B. Indonesia B. Indonesia Mate matika Mate matika I P S I P S K T K K T K P. Agama Mulok
2. Penilaian dalam pembelajaran tematik A. B. Indonesia : - Tes lisan (membaca dan bercerita) - Tes Tulisan (menulis dan menyusun kalimat) - Tes Pengamatan (mendeskripsikan cara menggosok gigi, menyimak)
Pertanyaan kelompok C Kenapa tidak dikasih nilai
Tanggapan kelompok E Nilai itu bukan berarti hadiah, tesnnya bercerita.
Khairuddin (Fasilitator) Penilaian Dalam Pembelajaran Tematik n Pada pembelajaran tematik penilaian dilakukan untuk mengkaji ketercapaian Kompetensi Dasar dan Indikator pada tiap-tiap mata pelajaran yang terdapat pada tema tersebut. Dengan demikian penilaian dalam hal ini tidak lagi terpadu melalui tema, melainkan sudah terpisah-pisah sesuai dengan Kompetensi Dasar dan Indikator mata pelajaran.
n Nilai akhir pada laporan (raport) dikembalikan pada kompetensi mata pelajaran yang terdapat pada kelas I, II, dan III Sekolah Dasar.
Bapak ibu jgn lagi berasumsi pada penilaian tadi tapi harus ada target sesuai dgn KD dan indicator. Khusus kelas II dan III anak2 harus bisa membaca, menulis, menjelaskan dan kalau salah maka harus diingatkan dgn pesan moral, media pembelajaran harus tampil secara tematik utk menyukseskan pembelajaran, alasan kenapa tematik karena dulu guru menyuruh anak menghafal roster pelajaran. Holistik (menyeluruh / secara Global). Penilaian dilakukan utk melihat ketercapaian belajar, dalam tematik ada pembelajaran Proses tujuannya utk : 1. Wujud karya 2. Fortofolio
Presentasi Kelompok A
Latar Belakang 1. Disekolah Dasar kelas I – III Pelaksanaan kegiatan pembelajaran utk setipa mata pelajaran dilakukan secara terpisah-pisah misalnya : - IPA 2 jam pelajaran - IPS 2 jam pelajaran - B. I 2 jam pelajaran Secara murni kegiatan pelaksanaan pembelajaran tersebut hanya mempalajari SK dan KD saja
2. Tahapan perkembanngan anak masih yang masih melihat segala sesuatu sebagai suatu ke utuhan (Holistik). Pembelajaran yang disajikan secara terpisah aka menyebabkan kurang mengembangkan anak utk berpikir secara holistic dan membuat kesulitan bagi peserta didik. 3. Dengan pelaksanaaan pembelajran yang terpisah, muncul pembelajaran yang terpisah, muncul permasalahan2 pada kelas rendah I- III adalah tingginya angka mengulang dan putus sekolah.
Pengertian Pembelajaran 1) Sesuai dengan tahapan perkembangan anak karakteristik cara anak belajar pembelajran tematik adalah yang menggunakan tema beberapa pembelajran sehingga dapat pengalaman bermakna pada siswa dgn adanya tema diharapkan memberikan keuntungan diantaranya : - Siswa mudah memusatkan perhatian pada suatu tema tertentu - Siswa lebih bergairah belajar - Guru dapat pennghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan - Siswa mampu lebih merasakan memanfaatkan materi yang disajikan dalam kontek rema yanag jelas
Tujuan 1) Memberiakn pengetahuan dan wawasan ttg pembelajaran tematik 2) Memberikan pemahaman kepada guru ttg pembelajaran tematik yang sesuai dgn perkembangan peserta didik kelas awal sekolah dasar 3) Memberikan keterampilan kepada guru dalam menyusun perencanaan, melaksanakan dgn melakukan penilaian dalam pembelajaran tematik 4) Memberikan wawasan, pengetahuan dan pemahaman pihak terkait
Pertanyaan dari kelompok C Bagaimana cara memusatkan pemikiran anak2
Tanggapan Kelompok A Misalnya ada gambar dan disuruh pilih gambar pada anak2.
Tanggapan Penilai 1 Cara memusatkan mengajak siswa memperhatikan gambar
Khairuddin, M. Pd (Fasilitator) Tema Misal ”aku” maka anak2 harus bisa mengenal ”aku” contoh cara mencari indikator semua pelajaran dgn tema ”aku”
IPS Indikator : 1. mengindentifikasi indentitas diri 2. menceritakan pengalaman diri
IPA 1. Indikator : 2. Mengenal bagian2 tubuh dan keguanaannya dan cara penggunaannya,
Mate matika 1. Indikator : 2. Membilang banyak benda 3. Mengurutkan banyak benda 4. Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 20
Bahasa indonesia 1. Indikator : 2. Memperkenalkan diri sendiri dan dgn kalimat sederhana dan kalimat yang santun 3. Mendeskripsikan fungsikan anggota tubuh
Seni budaya 1. Indikator : 2. Mengekspresikan diri dgn vokal 3. Melafalkan lagu anak2
Presentasi Kelompok F
Ringkasan : Fungsi kegiatan ekstrakurikuler yaitu utk menngembangkan kemampuandan karakteristik peserta didik sesuai dgn potensi, bakat dan minat mereka. Prinsip Kegiatan Ekstrakurikuler terdiri atas : - Individu : menyenangkan - Pilihan : etos kerja - Keterlibatan Aktif : Kemamfaatan sosial
Kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat rutin spontan, keteladanan dilaksanakan secara langsung oleh guru, kouseler dan tenaga kependidkan disekolah / madrasah. Kegiatan ekstrakurikuler yang berprogram dilaksanakan sesuai dgn sasaran, subtansi, jenis kegiatan, waktu, tempat dan pelaksanaan sebagaimana telah direncanakan.
Ekstra kurikuler hasil dan proses kegiatan ekstra kurikuler dinilai secara kuanlitatif dan dilafarkan kepada pemimpin sekolah / madrasah dan pemangku kepentingann lainnyaoleh penanggung jawab kegiatan.
Khairuddin, M. Pd (Fasilitator) Bapak ibu karena waktu jadi tidak sempat mendengarkan kesimpulan dari semua kelompok, dan bagi kelompok yang belum tampil jangan berkecil hati, Kita lanjutkan ke materi yang lain, ada pertanyaan, kalau tidak kita lanjut..... Yang disebut org pintar adalah org yang profesional pada bidangnya masing2
Manfaat Pembelajaran Tematik n Menghilangkan tumpang tindih bahan ajar. n Peserta didik memahami hubungan yang bermakna antar mata pelajaran. n Pembelajaran menjadi utuh oleh peserta didik akan mendapat pengertian mengenai konsep dan materi yang tidak terpecah-pecah. n Penguasaan konsep oleh peserta didik akan semakin baik meningkatan
Karakteristik Pembelajaran Tematik n Berpusat pada peserta didik n Memberikan pengalaman langsung n Tidak terjadi pemisahan mata pelajaran n Menyajikan konsep yang terpadu dari berbagai mata pelajaran n Bersifat fleksibel n Proses pembelajaran mudah disesuaikan dengan minat dan kebutuhan peserta didik n Menggunakan prinsip pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan
Sekarang kembali kita kembali kekelompok masing2, kita berdiskusi kembali....
Kelompok A Tentang : Landasan Pengembangan Diri Pengertian Pengembangan Diri
Kelompok B tentang : Tujuan umum/khusus Pengembangan Diri Bentuk pelaksanaan Pengembangan Diri
Kelompok C tentang : Bidang Pelayanan Konseling Fungsi Bimbingan Konseling
Kelompok D tentang : Kegiatan Pendukung Format Kegiatan Jenis Program
Kelompok E tentang : Penyusunan Program Pelaksanaan Kegiatan Konseling
Kelompok F tentang : Kegiatan Kurikuler Fungsi kegiatan ekstra Kurikuler Prinsip Kegiatan Kurikuler Jenis Kegiatan Kurikuler
Ada pertanyaan, pada sesion berikutnya kita akan belajar Mulok dan KKM, seharusnya materi ini sudah habis hari ini tapi karena waktu mungkin kesalahan dan kekuranngan saya maka terpaksa kita lanjutkan besok, saya mohon maaf, dan karena waktu sdh habis saya minta pendapat dari bapak ibu ttg materi hari ini
Peserta Kalau utk mengkritisi bapak tidak ada dan rasanya ingin melanjutkan dan jangan habis waktu,
Khairuddin, M. Pd (Fasilitator) Terima kasih, Alhadulillah akhir kata Assalam mualaikum wr wb...
Hari Keempat, Selasa, 22 April 2008 Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Assalam mualaikum wr, wb Bapak ibu peserta pelatihan yg saya banggakan ada 3 sesion yg kita sampaikan hari ini yaitu landasan pengembang diri. Saya tambah materi sedikit saja kebermaknaan belajar, jadi buat piramida seperti ini, apa ibu paham piramida segitiga, diatasnya ibu tulis 10% baca itu 10% itu hasil nya, kemudian dengar 20 %, kemudian lihat 30 %, kemudian lihat dan dengar 50% kemudian katakan 70% tau buat itu berbagi pengalaman, katakan dan lakukan itu anggkanya 80% >>> ada pertanyaan jadi kalau kita membaca mendapat 10 % berdasarkan hasil penilitian membaca mendapat 10% kalau kita mendengar apa yg disampaikan itu mendapat 20% pengetahuan makanya kalau ada orang menerangkan kita harus mendengar jangan di depan ada bicara kita juga di belakang asyik bicara, Baiklah bapak dan ibu sebagai tambahan dari saya kalau ada pertanyaan silakan, kalau tidak saya lanjut. Oke terima kasih ibu silakan berdiskusi...... masing 2 kelompok......
Diskusi Kelompok
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Saya ringkas saja karena waktu, ibu untuk menerangkan boleh ganti bahasa jika ditemukan hal2 yg di pahami oleh anak2 tapi tidak semuanya, yg di maksud pendidik adalah tenaga kependidikan yg berkulifikas sebagai guru, kalau dulu kita lihat LPG, ada SGO, SPG atau akta 4, jadi tidak sembarang orang bisa menjadi guru, kemudian dosen itu juga guru, konselor itu juga guru kemudian widia swara, tutor, dll. Yg melakukan pekerjaan seperti itu. saya dulu termasuk sosok rendah yg menjadi guru hanya D3, dan saya lanjut sampai ke S2. Dan kita lanjut pasal 3 tentang tujuan pendidikan, tujuan pendedikan di indonesia agar peserta didik menjadi manusia yg beriman, beraklak mulia disini butuh bimbingan konseling, berilmu, jangan panjang gelar saja tapi sesuai dengan gelar yg ada yaitu cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yg demokratis (yg bisa diajak bermusyawarah dan mufakat) pasal 4 ayat 4 tentang penyelengaran pembelajaran pendidikan diselenggarakn secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif, maka jangan mengukur tinggi dengan kilongram mengukur meter dengan timbangan, kemudian pendidikan dengan memberi keteladanan maka salah satu sifat guru adalah mendidik (ini bukan saya ajari) jangan saat belajar dengan anak2 tentang kesopanan malah kita yg duduk di meja, tapi kita duluan yg memberi contoh kepada anak2, artinya perilaku kita yang dapat ditiru. Membangun kemauan maka disana ada kecerdasan dan mengembangkan kreatifitas peserta didik dalam proses pembelajaran dengan menumbuh kembangkan nilai2 spiritual.baik bapak ibu yg berbahagia nanti dipelajari sendidri yg lain karena sudah ada dalam materi.
Presentasi Kelompok A Pertanyaan dari kolompok E Apa tanda gambar daun talas yang digambarkan
Tanggapan Kelompok A Kemana pun kita pergi kita kembali ke RRP.
Pertanyaan dari kolompok C Ada seorang anak yg bandel begaimana cara ibu menarik perhatian agar anak tersebut menjadi baik.
Tanggapan Kelompok A Saya sudah pernah mengalami ya anak seperti ini dalam pembelajaran kita bantu, dan kita beritahukan ke orang tuanya, datang dan tanya mengapa anak ibu gak mau nulis dan malas jadi saya tanya nanti kalau malas nulis gak bisa nulis gimana mau pacaran /bagaimana anak menulis surat dan dia juga pingin punya hp, kalau gak bisa nulis gimana sms, maka dia menarik dan pengen belajar, itu sekilas jawaban saya karena waktu. Saya akhiri assalam mualaikum wr wb.
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) 1. Kecendrungan sexual yang luar biasa akibat pengaruh dari globalisasi, pergaulan bebas dan lain-lain. 2. Fungsi pengentasan: untuk membantu peserta didik utk mengatasi masalah yang dialami 3. Fungsi Pemeliharaan 4. Fungsi Advokasi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak atau kepentingan yang kurang dia pahami 5. Etos Kerja: Membangun Bakat agar berhasil.
Kemudian yang bersifat spontan dilakukan langsung oleh guru masing2.
Peserta Apa saja Kegiatan Extra Kurikuler
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Semua kegiatan yang tidak mengganggu jam pelajaran semuanya Extra kurikuler
Peserta Kalau kita lihat sekarang anak2 kurang mempunyai minat atau bakat dalam belajar, dan bagaimana caranya.
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Ekstra Kurikuler tidak ada paksaan tapi dilakukan secara sukarela dan disana akan kita lihat bakat dan minat mereka
Peserta Bagaimana perbedaan bakat orang luar aceh dengan orang barat. Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Kita bisa melihat bakatnya apalagi masih banyak anak2 kita disini rata2 mempunyai bakat yang luar biasa, yang dimaksud bakat ” Sifat pembawaan sejak lahir” bakat antara satu anak dengan anak lain akan beda dan setiap orang pasti mempunyai bakat dan minat disebut dengan kegemaran, kecendrungan dan kesukaan. Kalau kita ngak bisa menngajari maka ajak orang lain dan disebut modelling” Contoh dan Model” Baik dalam kontek kegiatan formal maupun dalam kegiatan ekstra kurikuler. Dan Kita menjadi Model Pertama dalam membina anak didk. Jangan sampai guru ngak bisa kemudian mendidik maka anak jadi bertambah ngak bisa.
Analisis KKN; - Rambu-Rambu... sampai selesai - Mekanisme/ Langkah-Langkah... sampai selesai - Format. A... - Menafsirkan kriteria- sampai selesai
Kita istirahat sesaat nanti kita lanjut lagi
Break
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Kita lanjut lagi ke Pembagian kelompok
Diskusi Kelompok
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Terimakasih ini saya anngap tuntas jadi kalau ada lagi bisa saja ibu berdiskusi bersama kami sebagaimana yg telah saya beri alamat. Sekarang kita masuk ke mulok
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Otonomi daerah, sentralisasi ke desentralisasi, multikultural, mulok
B. Landasan • UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37 ayat (1) dan pasal 38 ayat (2) • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
C. Tujuan
Tujuan Umum: Acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK/MAK dalam pengembangan Mulok yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan.
Tujuan Khusus: Memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan perilaku kepada peserta didik agar mereka memiliki wawasan yang mantap tentang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku di daerahnya dan mendukung kelangsungan pembangunan daerah serta pembangunan nasional. Lebih jelas lagi terutama agar peserta didik dapat:
Ø Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam, sosial, dan budayanya. Ø Memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya sebagai bekal siswa. Ø Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai/aturan-aturan yang berlaku di daerahnya, serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional. Ø Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi mata pelajaran muatan lokal dapat ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan.
Pengembangan dan Penetapan Mata Pelajaran A. Pengembangan Sesuai dengan Kondisi Sekolah Saat Ini 1. Analisis Mulok yang ada di sekolah. Apakah masih layak dan relevan Mulok diterapkan di sekolah?
2. Bila Mulok yang diterapkan di sekolah tersebut masih layak digunakan maka kegiatan berikutnya adalah merubah Mulok tersebut ke dalam SK dan KD
3. Bila Mulok yang ada tidak layak lagi untuk diterapkan, maka sekolah bisa menggunakan Mulok dari sekolah lain atau tetap menggunakan Mulok yang ditawarkan oleh Dinas atau mengembangkan Mulok yang lebih sesuai.
B. Pengembangan dan Penetapan SK - KD 1. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah 2. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi Mulok 3. Mengidentifikasi bahan kajian Mulok 4. Menentukan Mata Pelajaran Mulok 5. Mengembangkan SK dan KD berserta silabusnya dan RPP-nya
Pelaksanaan Sekolah yang mampu mengembangkan SK dan KD beserta silabus dan RPP-nya dapat melaksanakan Mulok. Bila belum mampu, dapat melaksanakan Mulok berdasarkan kegiatan-kegiatan yang direncanakan oleh sekolah, atau dapat meminta bantuan kepada sekolah lain yang masih dalam satu daerah. Bila beberapa sekolah dalam satu daerah belum mampu mengembangkan SK dan KD Mulok, dapat meminta bantuan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) di daerah setempat, atau meminta bantuan dari LPMP di propinsi.
Pihak yang Terlibat dalam Pengembangan • TPK, • LPMP, • PT, • Instansi/lembaga di luar Depdiknas, misalnya: - pemerintah Daerah/Bapeda, - Dinas Departemen lain terkait, - dunia usaha/industri, - dan tokoh masyarakat.
MODEL MUATAN LOKAL Propinsi Banten
SILABUS Mata Pelajaran : Karawitan Kelas : IV Semester : 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Kegiatan Pembelajaran Metode Penilaian Sumber Belajar 1. Menabuh gamelan intro lagu 1. Menabuh saron Memainkan waditra saron pada intro lagu sesuai dengan notasi A. Pembukaan 1. Mengkondisi- kan kelas 2. Mengabsen siswa 3. Apersepsi B. Kegiatan Inti 1. Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok 2. Siswa mempe- lajari notasi 3. Siswa men-coba membu-nyikan waditra yang dihadapinya sesuai dengan notasi secara bergantian menurut kelompoknya masing-masing 4. Menabuh bersama-sama sesuai waditra masing-masing C. Penutup Guru membimbing kembali siswa yang belum menguasai pelajaran Membaca Hamdalah Ceramah Demonstrasi Tugas Kelompok Latihan Pengamatan Praktik memainkan waditra bersama-sama berdasarkan kelompok masing-masing Saron Demung Bonang Jenglong Goong 2. Menabuh demung Memainkan waditra demung pada intro lagu sesuai dengan notasi 3. Menabuh bonang Memainkan waditra bonang pada intro lagu sesuai dengan notas i 4. Menabuh jenglong Memainkan waditra jenglong pada intro lagu sesuai dengan notas i 5. Menabuh goong Memainkan waditra goong pada intro lagu sesuai dengan notas i 6. Menabuh bersama-sama Mengkomunikasikan seluruh waditra menjadi sebuah gending intr o 2. Menabuh gamelan iringan lagu 1. Menabuh saron satu Memainkan waditra saron satu sebagai pancer lagu A. Pembukaan 1. Mengkondisi- kan kelas 2. Mengabsen siswa 3. Apersepsi B. Kegiatan Inti 1. Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok 2. Siswa mempe- lajari notasi lagu atau gending pada bagian iringan lagu 3. Siswa men-coba membu-nyikan waditra yang dihadapinya sesuai dengan notasi secara bergantian menurut kelompoknya masing-masing 4. Menabuh bersama-sama sesuai waditra masing-masing C. Penutup Guru membimbing kembali siswa yang belum menguasai pelajaran Membaca hamdalah Ceramah Demonstrasi Tugas Kelompok Latihan Pengamatan Praktik memainkan waditra bersama-sama berdasarkan kelompok masing-masing Saron Demung Bonang Jenglong Goong 2. Menabuh saron dua Memainkan waditra saron dua sebagai pengimbal saron satu 3. Menabuh bonang Memainkan waditra bonang menggunakan teknik caruka n 4. Menabuh demung Memainkan waditra jenglong demung dengan tehnik caruka n 5. Menabuh jenglong Memainkan waditra goong jenglong dengan pancer dan kenonga n 6. Menabuh goong Memainkan waditra goong dengan bena r 7. Menabuh gamelan bersama-sama Mengkomunikasikan seluruh waditra menjadi sebuah gending intr o 3. Menabuh gamelan intro lagu dan iringan lagu 2. Menabuh gamelan iringan lagu bersama berdasarkan kelompoknya · Mengkombinasikan seluruh waditra yang dimainkan oleh anggota kelompoknya · Mempertontonkan permainan gamelan di depan teman-teman atau penonoton A. Pembukaan 1. Mengkondisi- kan kelas 2. Mengabsen siswa B. Kegiatan Inti 1. Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok 2. Menabuh gamelan bersama berdasarkan kelompok 3. Mengamati permainan gamelan kelompok lain 4. Siswa membanding-kan permainan gamelan kelompoknya dengan kelompok yang lain C. Penutup Guru mengkomentari masing-masing kelompok Ceramah Demonstrasi Tugas Kelompok Latihan Pengamatan Praktik memainkan waditra bersama-sama berdasarkan kelompok masing-masing Saron Demung Bonang Jenglong Goong
Oke Bapak ibu karena waktu, kita lamjutkan besok, akhir kata assalam mualaikum wr wb
Hari Kelima, Rabu, 23 April 2008
Fetty Kurnia Laily Assalam mualaikum wr,wb. Alhamdulillah, pada hari ini merupakan hari terakhir bagi peserta sekalian, dan tadi sdh melakukan praktek, dan sekarang kita dengar arahan dari bapak Khairuddin kepada bapak kami persilahkan
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Assalam mualaikum wr,wb. Bapak2 dan Ibu2 teman sejawat yang saya banggakan saya bahagia sekali hari ini karena kita masih merasa bertanggung jawab dalam akselerasi utk memajukan pendidikan kita kedepan, dan saya melihat dari wajah bapak ibu yang sangat antusias, dan terima kasih kepada bapak ibu semua kami mohon maaf sdh beberapa hari ibu meninggalkan keluarga dirumah untuk mengikuti training ini, dan apa yang sdh bapak ibu lakukan dalam beberap hari ini patut dicatat dgn tinta emas, dan semoga Allah membalas semua ini, bapak ibu ttg dilapangan tadi, sesuai dgn tanggung jawab yang kami berikan kepada guru pamong, mereka sdh meberi penilaian dan sarana dan sumber belajar, dan hampir semua memberi penilaian, metode juga sama. Penggunaan waktu, pembukaan ini yang perlu kita diskusikan lebih lanjut, kalau boleh kedepan pada saat kegiatan awal saat ibu2 membuka pengajaran yang perlu disampaikan : 1. sampaikan salam 2. menulis tanggal, 3. absensi siswa (paling tidak kita tanya siapa yang tidak hadir pada hari ini, karena ini bekal awal utk mengenal anak lebih dekat) 4. menulis tema 5. membaca doa bersama 6. waktu yang digunakan kemudian dibagi berapa menit pada pembukaan, kegiatan inti dan penutup dan juga disampaikan kepada anak, 7. indikator yang ingin dicapai dijelaskan kepada anak 8. pada kegiatan inti dijelaskan skenario pembelajaran (berkenaan dgn membaca, menulis, menghitung) khusus kelas I, II dan III. 9. Metode pembelajaran (tdk perlu dijelaskan kepada murid, tapi perlu dicapai bersama2) 10. pada kegiatan penutup (menarik kesimpulan dari pembelajaran yang telah dilakukan) 11. guru menyajikan pesan2 moral 12. mengakhiri dengan pembacaan doa
Dan hal lain yang perlu bapak ibu cerna dalam pembelajaran yaitu : 1) Mengggunakan keterampilan bertanya yang harus ibu kuasai dgn baik, pertanyaan harus jelas dan komunikatif (mudah dicerna oleh anak) 2) Memberikan penguatan (memberikan kata2 pujian yang merupakan bagian dari penilaian) 3) Mengacukan jempol 4) Mengajukan intonasi dan variasi dari cara berbicara termasuk juga dalam hal pembelajaran. 5) Penalaran dari umum kepada yang khusus juga sebaliknya tetapi bagi anak kelas I –III ini dari umum sampai yang khusus. Bagi kelas IV- VI ini dari yang khusus ke yang umum tujuannya agar anak dapat mencerna (berpikir induktif) 6) Pengelolaan kelas, ini rata2 sdh menguasai
Ini sekilas yang dapat saya sampaikan padahal banyak hal lain yang ingin disampaikan karena waktu, dan saya minta 2 org penanya, silahkan sebelum corong ini saya serahkan kembali ke panitia.
Peserta Assalam mualaikum wr, wb Jadi saya mengikuti acara pendaftaran GSF selama 5 hari, dan yang kami dapat RPP dan Silabus, dan apakah program dan analisisnya tidak lagi seperti KBK dulu, ini saja Assalam mualaikum wr, wb
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Ada pertanyaan lain, kalau tidak ada karena waktu saya jawab, dan dalam KBK sudah ada dan dgn hadir KTSP maka ini pelengkap, dan jadi masih sama tidak ada perubahan ini hanya penyempurnaan, dan kami tidak mengulang materi dari KBK karena waktu sangat terbatas, seharusnya muatan lokal saja ini sampai 1 bulan utk kita bahas, tapi ini kita cukupkan 5 hari utk Silabus, RPP termasuk mulok dan memang pak Jalil sdh mengusulkan 1 bulan, tapi karena dana yang turun hanya utk 5 hari maka ya ini lah pertemuan yang kita buat, analisis soal dan pembelajaran masih seperti yang lama, dan buku yang lama jg masih digunakan sbg dasar berpijak, ada lagi pertanyaan, dan terakhir saya ingin dengar tanggapan bagaimana penyampaian materi ttg saya dan pak Adi, dan jika ada kontruktif maka saya persilahkan baik tutor jg nara sumber
Peserta Assalammualaikum wr, wb yg saya hormati bapak Khairuddin dan bapak2 yang lain juga teman2 yang lain, dan saya sangat tertarik dgn pelatihan ini, dan akan tetapi jika penataran selalu waktu terbatas, dan mohon jika ada pelatihan dilebihkan utk SD karena ini dasar, jadi saya juga mendapat 2 pesan dari murid pada saat praktek tadi : 1) Saya suka dgn ibu Rusni, dan kami sangat senang ibu tidak galak, dan kapan ibu datang lagi kesekolah kami.. 2) Saya senang dengan cara pembelajaran ibu Rusni dan kapan ibu datang lagi kesini, dan ibu sdh mengajari kami tentang Matematika dan kenapa bapak NGO kurang waktu diberikan, sehingga kami bisa belajar dengan ibu lebih lama
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Ttg saya belum ibu jelaskan apa kurangnya
Peserta Kurang waktu yang membuat kami tidak puas,
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Mungkin juga kurang pengetahuan saya, dan kita belajar bersama2 dan kepada Allah kita bermohon, dan usaha ini kita minta diberi keberkahan terlebih utk kecamatan Samatiga, saya akhiri Assalam mualaikum wr, wb...
Abdul Jalil (Direktur GSF) Assalam mualaikum wr, wb. Pertama2 puji kepada Allah SWT atas rahmatnya kita dapat melaksanakan dan telah selesai melakukan praktek, salawat salam kepada nabi muhammad SAW, dan terima kepada bapak Khairuddin yang telah menyampaikan materi, dan sebelum kita sampaikan penutupan maka kita berikan sertifikat secara simbolis..
Penyerahan Sertifikat secara Simbolis kepada Ibu Rusni
Saya mengharapkan kepada panitia utk memberikan lembar evaluasi maka silahkan dibagikan jika ada kekurangan maka tolong diisi sesuai dgn hati nurani, jangan tulis nama supaya penilaian lebih objektif.
Pengisian lembar Evaluasi...
RPP jg di kumpulkan dan nanti akan kami kembalikan ini utk diperiksa oleh bapak Khairuddin, Bapak ibu jadi dalam hal ini saya menyampaikan pesan agar bapak ibu bisa mengulang kembali semua hal yang telah dan yang telah diarahkan oleh tutor, sekaligus materi yang telah dibagikan mohon dipelajari kembali dirumah, dan selesai ini kami ke Kaway XVI dan mulai Sabtu hingga Rabu kemudian Sabtunya lagi kembali ke JP dan selesai utk Wali kelas I, jadi panitia Cuma dapat istirahat 2 hari kamis dan jum’at, dan kemudian kami lanjut ke wali kelas II, dan wali kelas II tolong sampaikan pesan kami, jika ada undangan yang datang utk pelatihan maka tolong tanggapi dengan serius, dan jika memang tidak sanggup lebih baik tidak datang saja, biar kami ganti dengan yang lebih serius, dan jangan sampai datang kepelatihan ini suka2 hati dan selang2 waktu, satu hari datang satu hari tidak, seperti ini ada peserta yang tidak serius satu orang sehingga absen kotor, dan panitia sibuk, sehingga sertifikatpun tidak kami bawa, dan nanti sesampai dikantor kami harus kompromi dulu apakah diberi lagi sertifikat atau tidak, dan jika kesimpulannya di berikan maka sertifikat nyusul kemudian, dan utk praktek jg tidak disediakan tempat praktek, dan tolong sampaikan jg wali kelas I – VI kedepan utk mengikuti dgn serius ini utk program 2009, dan kami adalah lembaga kecil yang peduli terhadap pendidikan, dan yang kami lakukan tidak lengkap dan tdk sempurna, dan bapak ibu bisa mengulang referensi yang telah dibagikan, dan juga untuk Dinas semoga bisa melakukan lebih dari kami, memang pertama pelatihan ini kami plot anggaran utk 1 bulan dan yang kedua 10 hari dan akhirnya 5 hari yang disetujui, dan kita kesini utk mencari ilmu dgn meninggalkan berbagai kegiatan seperti pak Khairuddin jg meninggakan tugas dan semoga Allah membalasnya, dan blangko ini sdh kami bagikan dan nanti rekan2 kami akan mengambil disekolah, dan tujuan kami data ini bisa di akses di internet, dan mohon diisi serta kompromi dgn kepala sekolah, dan ini merupakan sejarah yang harus di ingat, dan nanti kami rekap dan akan dikembalikan kesekolah, dan nanti suatu saat bisa diakses, Hp jg bisa di Akses internet, Hp bisa utk akses data, saya mengharapkan utk penambahan dan tlg koordiansikan dgn kepala sekolah, dan GSF diluar dari pemerintah mencoba memperhatikan pendidikan sehingga suatu saat Aceh Barat menjadi Projek pendidikan dibeberapa tahun yang akan datang, dan ibu2 harus siap mengajar dari kelas I - VI, jgn hanya tertumpu pada satu ruang. Kita harapkan kreatif silahkan ditambah dgn membaca, blangko ini akan kami letakkan di peta, kita mengharapkan kedepan pendidikan kita lebih maju, Saya mewakili dari panitia bila ada kesalahan dan jangan didosakan ini kami masih muda, jika ada panitia yang salah menegur ibu dll, ini perintah saya, dan saya diperintah oleh AD, ART GSF, lebih kurang saya minta maaf sdh 5 hari kita bergabung disini, dgn mengucapkan Alhamdulillah, training wali kelas Kelas I utk Kecamatan Samatiga saya tutup. Saya akhiri Assalam mualaikum wr, wb. Hasballah Doa....
Fetty Kurnia Laily Dengan berakhirnya pembacaan doa tadi maka berakhir pula rangkaian acara kita dan saya sebagai MC mohon maaf jika ada salah kata dan bahasa saya akhiri assalam mualaikum wr, wb.
|