|
Assalam mualaikum, wr, wb, Syukur Alhamdulillah kepada Allah, Salawat Salam kepada Nabi Muhammad SAW, yang saya hormati yang sangat istimewa yaitu salah seorang guru saya dulu, sudah lama tidak bertemu yaitu ibu Asiah, dan saya bangga sekali bisa bertemu pada hari ini dan saya sering menanyakan ibu kepada guru2 yang lain, kemarin ada yang mengatakan bahwa beliau tinggal di Padang Seurahet dan kemarin saya tanyakan kepada ibu Jaliah. Dan saya tidak menyangka hari ini bisa bertemu disini sambutan Abdul Jalil (Direktur GSF)
Notulensi Workshop Wali Kelas I SD-MI Kaway XVI 12 – 16 April 2008
TRAINING WALI KELAS I Dilaksanakan oleh Grassroots Society Forum (GSF) Supported BY CAFOD Kaway XVI, 12 – 16 April 2008
Hari Pertama, Sabtu, 12 April 2008
Tgk Hasballah Pembukaan
Diantho Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
Abdul Jalil (Direktur GSF) Assalam mualaikum, wr, wb, Syukur Alhamdulillah kepada Allah, Salawat Salam kepada Nabi Muhammad SAW, yang saya hormati yang sangat istimewa yaitu salah seorang guru saya dulu, sudah lama tidak bertemu yaitu ibu Asiah, dan saya bangga sekali bisa bertemu pada hari ini dan saya sering menanyakan ibu kepada guru2 yang lain, kemarin ada yang mengatakan bahwa beliau tinggal di Padang Seurahet dan kemarin saya tanyakan kepada ibu Jaliah. Dan saya tidak menyangka hari ini bisa bertemu disini sambutan Abdul Jalil (Direktur GSF)
Dan yang saya hormati segenap panitia yang telah mempersiapkan acara ini, di Pasi Pinang ada 1 orang bapak yang dari Reudeup, dan di woyla ada 2 orang, dan disini belum nampak, dan saya bukan menggurui, hari ini ibu2 belum bisa mengikuti kemajuan zaman, apalagi ibu2 ini wali kelas 1 ini adalah pondasi, dan ini letak kesalahan yang dilupakan oleh pemerintah, padahal ini adalah awal, bila pondasi kuat, maka yang lain akan kuat tapi hari ini keserakahan yang ada, sudah punya rumah ingin punya laut. ibu2 hari ini sangat bertanggung jawab terhadap pondasi ini, dari awal harus ditanamkan nilai2 agama yang kuat kepada anak didik seandainya ini ada maka WH tidak perlu ada, dan kalaupun sekarang WH ada jika bukan kesadaran sendiri ini percuma maka seharusnya WH ini harus pakai rantai untuk mencegah orang yang pergi kepantai dll, dan hari ini Dinas tidak ada konek dengan Perguruan Tinggi, hari ini ilmu itu tidak diajarkan lagi, hari ini ditangan ibu2 lah letak kemajuan pendidikan. Kita sering tanamkan ini kerbau kepada anak2 maka anak2pun jadi watak kerbau, makanya indonesia termasuk Aceh hari ini seperti ini, kerbau itu tidak pernah puas, sifat serakah sangat besar, ini sangat melekap tanpa kita sadari, saya pernah tulis ini, bahwa 35 tahun indonesia terpuruk dalam pendidikan bayangan, kami ingin mensher informasi2 tersebut, dan saya termasuk dari generasi pendidikan tersebut, tapi alhamdulillah walau demikian saya hari ini masih satu tambah satu sama dengan dua, hingga saya masih mendapat kepercayaan, hingga hari ini saya bertemu dengan ibu saya, dan begitu juga kalau rencana acara kita selesai rabu maka hari rabu selesai, begitu juga target kita jam 6 pulang maka jam 6 kita tutup acara, lebih boleh kurang yang tidak boleh, dan ini juga sudah terlambat untuk kita buka, jadi besok harap datang tepat waktu, dan kalau di Woyla jam 1.30 sudah di buka, begitu juga di Meureubo, saya malu bu, saya sekarang memang termasuk di Kec. Meureubo walau demikian saya ini ex Kaway XVI, dan alangkah malunya saya kemarin di rayon Tgk. Hasballah peserta datang tepat waktu, saya ini orang Kaway XVI bu, SDN Pasi Aceh Baroh, SMPN 3 Lapang, SMA Kaway XVI di belakang Aula ini, waktu itu masih berdinding papan. Jadi akibat keterlambatan ini, waktu tutor saya pakai, dan pak Adi ini sudah lama menunggu diluar, dan ini ada data untuk ibu isi nanti disekolah dan kalau lebih dikurangkan kalau kurang ditambah, ini akan kami sher balik ke kantor, ini untuk membantu akses data kita, oke demikian karena pak Adi sudah sampai, dan tolong manfaatkan waktu ini, cm 5 hari dan kalau ibu minta 10 hari pun tidak ada, dan GSF melaksanakan training 5 kali sore, 4 kali sore 1 kali pagi, baikalauah ibu2 dengan mengucapkan Bismillah hirrahmannirrahim, training Wali kelas I untuk daerah Kaway XVI dari tanggal 12-16 April 2008 dengan resmi saya buka Assalam mualaikum wr, wb.
Adi Darmawan, S. Ag (Fasilitator) Assalam mualaikum, wr, wb. Saya tidak memperpanjang mukadimah, dan kalau berbicara tanpa berbuat ini percuma. Saya tidak lagi banyak mencatat ibu2 bisa langsung melihat bahan dan awal sekali yaitu ttg SKL
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) Adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap pengetahuan dan keterampilan Berdasarkan PP No.19/2005 § Sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan § Meliputi kompetensi seluruh mata pelajaran § Dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
KBK dan KTSP ini tidak ada yang berbeda, ditahun 2003 ini kita pernah diberi informasi ttg KBK. 2004 = SK, KD, Indikator. Ini selalu diikuti oleh tahun, dan kalau KTSP tidak pernah diikuti oleh tahun, saya ingin menanyakan, dan kalau di sekolah ini apa sudah ada kurikulum KTSP, kalau menurut saya ini di Aceh Barat belum ada kita Cuma memakai produk dari kurikullum ini, dan ini sudah termasuk Kelender Akademik ini akan berbeda jika sudah punya kurikulum KTSP, hari ini raportnya yang sudah KTSP hanya produknya saja yang KTSP. Silabus juga komponen dari KTSP, nanti Silabus ini milik sekolah bukan milik ibu, dan yang menjadi milik ibu hanya RPP. Raport ibu model seperti apa, kalau KTSP jadi ada mendengarkan, menulis dll
Kelas IV, Semester I Standar kompetensi Kompetensi Dasar Mendengarkan 1. Mendengarkan penjelasan tentang petunjuk denah dan simbol daerah / lambang korps Membuat gambar/denah berdasarkan penjelasan yang didengar - Siswa dapat menentukan/menguraikan ciri-ciri dari simbol daerah/lambang daerah - Siswa dapat menunjukan jenis-jenis simbol daerah/lambang kops - Siswa dapat menggambarkan simbol daerah/lambang korps - Soal : 1. lambang yang terdiri darikupiah meukutop dan rencong adalah lambang daerah......... 2. gambar berikut
.............
Adalah lambang daerah......... a. 2. gambarkan kops pegawai negeri
Menjelaskan kembali secara lisan atau tulis penjelasan tentang simbol daerah/lambang korps - siswa dapat menggambar denah kelas - siswa menyebuntukan indentitas dari denah kelas - siswa dapat menjelaskan indentitas dari denah kelas
SKL sebuah tuntutan yang harus dicapai ketika anak menamatkan SD, SMP dan seterusnya. Di SKL ini kita hanya sebagai pengantar, ayo bu sekarang kita sharing, ibu silahkan pikir pertanyaannya sebelum kita lanjut kemateri selanjutnya dan ke landasan hukumnya permen No 23 thn 2005
PENGEMBANGAN BAHAN Pengertian Bahan Ajar
• Bahan ajar merupakan informasirmasi, alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. • Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/ instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training). • Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. • Bahan cetak seperti: hand out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart, • Audio Visual seperti: video/film, VCD • Audio seperti: radio, kaset, CD audio, PH • Visual: foto, gambar, model/maket. • Multi Media: CD interaktif, computer Based, Internet
Ini hanya pengertian dan semoga dengan pengertian ini bisa di aplikasikan dilapangan.
Bentuk Bahan Ajar • Bahan cetak seperti: hand out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart, • Audio Visual seperti: video/film,VCD • Audio seperti: radio, kaset, CD audio, PH • Visual: foto, gambar, model/maket. • Multi Media: CD interaktif, computer Based, Internet
LKS ini adalah karyanya guru bukan dari penerbit. Nanti kita akan lihat cara penyusunan LKS. Dalam standar pendidikan untuk kedepan harus berbasis Multi Media.
Cakupan Bahan Ajar • Judul, MP, SK, KD, Indikator, Tempat • Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) • Tujuan yang akan dicapai • Informasirmasi pendukung • Latihan-latihan • Petunjuk kerja • Penilaian
Kita menganggap anak2 ini tidak lemah, ada yang ingin diperjelas lagi dari point2 diatas
Peserta Informasi Pendukung itu apa
Adi Darmawan, S.Ag (Faslitator) Ini contoh, kalau ibu mengajar Ayat Sembahyang Al-fatihah, target kita dia bisa menghafal, dan informasi pendukung ini kita bisa menjelaskan kalau Al-fatihah ini wajib dalam sholat. Sehingga anak2 akan terpikir, kalau saya tidak bisa ini bagaimana saya akan melaksanakan sholat. Kalau ada yang belum bisa menulis atau membaca di kelas satu, ini cukup dinilai dengan pengamatan ibu2, ibu2 bisa membuat lembar pengamatan, Penyusunan Peta Bahan Ajar (Contoh Mapel Biologi) Menghafal Al Quran Surat pendek pilihan Melafalkan QS Alfatihah Dengan LAncar 1. Keistimewaan QS Alfatihah 2. Membaca QS Alfatihah 3. Penerapan QS Alfatihah Ajar KD SK
Kompetensi Dasar Indikator Standar Kompetensi Kegiatan Pembelajaran Materi Pembelajaran ALUR ANALISIS PENYUSUNAN BAHAN AJAR BAHAN AJAR 1.1. Melafalkan QS Alfatihah dengan lancar 1. Menyebuntukan keistimewaan surat alfatihah. 2. melafalkan an surat alfatihah
Mendiskusikan tersk respon yang didengar
.
Juz Amma Kaset Gambar
1. Menghafal Al qur’an surat pendek pilihan
1. teks berbentuk report 2. Adjective Prhase
Pengertian Lembar Kegiatan Siswa • Lembar kegiatan siswa (student work sheet) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa. • Lembar kegiatan berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. • Tugas-tugas yang yang diberikan kepada siswa dapat berupa teori dan atau praktik.
Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Langkah-langkah penulisan LKS sebagai berikut: • Melakukan analisis kurikulum; SK, KD, indikator dan materi pembelajaran. • Menyusun peta kebutuhan LKS • Menentukan judul LKS • Menulis LKS • Menentukan alat penilaian
Struktur LKS secara umum adalah sebagai berikut: • Judul, mata pelajaran, semester, tempat • Petunjuk belajar • Kompetensi yang akan dicapai • Indikator • Informasirmasi pendukung • Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja • Penilaian
Bahan Ajar vs. Buku Teks Bahan ajar merupakan bahan atau materi pembelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam KBM.
Buku teks merupakan sumber informasi yang disusun dengan struktur dan urutan berdasar bidang ilmu tertentu.
Bahan ajar : Menimbulkan minat baca Ditulis dan dirancang untuk siswa Menjelaskan tujuan instruksional Disusun berdasarkan pola belajar yang fleksibel Struktur berdasarkan kebutuhan siswa dan kompetensi akhir yang akan dicapai. Memberi kesempatan pada siswa untuk berlatih Mengakomodasi kesulitan siswa Memberikan rangkuman Gaya penulisan komunikatif dan semi formal Kepadatan berdasar kebutuhan siswa Dikemas untuk proses instruksional Mempunyai mekanisme untuk mengumpulkan umpan balik dari siswa Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar.
Jenis Bahan Ajar • Lembar informasirmasi (informasirmation sheet) • Operation sheet • Jobsheet • Worksheet • Handout • Modul
Peserta LKS ini yang dinilai bagaimana, kalau praktek ini apa tidak perlu dibuat LKS, atau bagaimana
Adi Darmawan, S.Ag (Fasillitator) Lembar pengamatan ini LKS yang isi juga guru, bukan siswa, apa lagi kelas I ini memang guru yang isi, jangankan yang tulisan yang lisan saja kita yang isi. Ada lagi yang kurang jelas nanti kita akan masuk ke Pengembangan Silabus bahan ini akan segara kita tutup.
Peserta Alur analisis bahan ajar apa memang harus kita yang buat
Adi Darmawan, S.Ag (Fasillitator) Ini untuk Pengembangan Silabus kemudian, ini bisa dicoret2 dan nanti ini dipindahkan ke Silabus, oke kalau tidak ada lagi yang bertanya kita istirahat dulu sembari sholat Ashar, saya akhiri Assalam mualaikum wr, wb.
Break
Adi Darmawan, S.Ag (Fasillitator) Assalam mualaikum wr, wb. Ini keadaan hujan dan tadi kita keluar, sekarang sudah masuk lagi, mungkin pikirannya masih diluar mari kita ajak masuk kembali keruangan biar materinya lebih mudah lagi ditanggapi. Oke kalau pikirannya sudah bersama kembali dengan bapak ibu mari kita lanjut ke materi berikutnya....
PENGEMBANGAN SILABUS 1. Pengertian Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
2. Landasan Pengembangan SILABUS? 1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 17 ayat (2)
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20
PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 17 Ayat (2) Sekolah dan komite sekolah, atau madrasah dan komite madrasah, mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan, di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan untuk SD, SMP, SMA, dan SMK, dan departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI. MTs, MA, dan MAK.
PP NO 19 TAHUN 2005 Pasal 20 Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar
3. Prinsip Pengembangan 1. Ilmiah 2. Relevan 3. Sistematis 4. Konsisten 5. Memadai 6. Aktual dan Kontekstual 7. Fleksibel 8. Menyeluruh
1. Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
2. Relevan Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik. 3. Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.
4. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian.
5. Memadai Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
6. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.
7. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.
8. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).
4. UNIT WAKTU 1. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
2. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester, per tahun, dan alokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok.
3. Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum. Bagi SMK/MAK menggunakan penggalan silabus berdasarkan satuan kompetensi.
5. PENGEMBANG SILABUS 1. Guru kelas/mata pelajaran, atau 2. Kelompok guru kelas/mata pelajaran, atau 3. Kelompok kerja guru (KKG/PKG/MGMP)
Dibawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi
6. KOMPONEN SILABUS 1. Standar Kompetensi 2. Kompetensi Dasar 3. Materi Pokok/Pembelajaran 4. Kegiatan Pembelajaran 5. Indikator 6. Penilaian 7. Alokasi Waktu 8. Sumber Belajar
Catatan: Indikator dikembangkan berdasarkan KD
CONTOH FORMAT SILABUS Nama Sekolah : Mata Pelajaran : Kelas/Semester : Standar Kompetensi : Kompetensi Dasar : Materi Pokok/Pembelajaran : Kegiatan Pembelajaran : Indikator : Penilaian : Alokasi Waktu : Sumber Belajar :
PENGEMBANGAN SILABUS BERKELANJUTAN
Silabus: • Dijabarkan ke dalam rencana pelaksanaan pembelajaran
• Dilaksanakan, dievaluasi, dan ditindakalauanjuti oleh masing-masing guru
Dikaji dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan masukan hasil evaluasi hasil belajar, evaluasi proses (pelaksanaan pembelajaran),dan evaluasi rencana pembelajaran.
Contoh Penilaian Unjuk Kerja: Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : II / 1
No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Aspek Tehnik Penilaian 1 Menggunakan pengukuran waktu , panjang , dan berat dalam pemecahan masalah. Menggunakan alat ukur tidak baku dan baku (cm ,m) yang sering digunakan Siswa menyebuntukan macam-macam alat ukur panjang tidak baku dalam kehidupan sehari – hari ( jengkal , depa , langkah kaki dll). Siswa dapat menggunakan alat ukur tidak baku ( jengkal , depa , pecak (panjang telapak kaki) langkah kaki dll) Siswa menyebuntukan alat ukur baku (cm , m ) yang bisaa digunakan dalam kehidupan sehari- hari . Siswa dapat menggunakan alat ukur baku Siswa dapat menggunakan alat ukur baku . Siswa dapat menarik kesimpulan bahwa pengukuran dengan alat ukur tudak baku hasilnya berbeda. Geometri dan pengukuran Penilaian Kinerja Test tertulis
Perilaku-perilaku berbahasa a. Menyingkat/memendekkan (abbreviate) b. Memberi tekanan pada sesuatu /menekankan (accent) c. Mengabjad/menyusun menurut abjad (alphabetize) d. Mengartikulasikan/ mengucapkan kata-kata dengan jelas (articulate) e. Memanggil (call) f. Menulis dengan huruf besar (capitalize) g. Menyunting (edit) h. Menghubungkan dengan garis penghubung (hyphenate) i. Memasukkan (beberapa spasi) /melekukkan (indent) j. Menguraikan / memperlihatkan garis bentuk/ menggambar denah atau peta (outline) k. Mencetak (print) l. Mengucapkan/melafalkan/ menyatakan (pronounce) m. Memberi atau membubuhkan tanda baca (punctuate) n. Membaca (read) o. Mendekalauamasikan/ membawakan/menceritakan (recite) p. Mengatakan (say) q. Menandakan (sign) r. Berbicara (speak) s. Mengeja (spell) t. Menyatakan (state) u. Menyimpulkan (summarize) v. Membagi atas suku-suku kata (syllabicate) w. Menceritakan (tell) x. Menerjemahkan (translate) y. Mengungkapkan dengan kata-kata (verbalize) z. Membisikkan (whisper) aa. Menulis (write)
SILABUS
Nama Sekolah : Sekolah Dasar Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/Semester : IV/1 Standar kompetensi : 1. Mendengarkan Mendengarkan penjelasan tentang petunjuk denah dan symbol daerah atau lambang korps. 2. Berbicara Mendeskripsikan secara lisan tempat sesuai denah dan petunjuk penggunaan suatu alat. 3. Menulis Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasirmasi secara tetulis dalam bentuk percakapan, petunjuk, cerita, dan surat.
Kompetensi Dasar Materi Pokok Indikator Pengalaman Belajar Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan/Alat Membuat gambar/denah berdasarkan penjelasan yang didengar Denah sekolah · Menjelaskan hak anak untuk bermain · Membuat denah berdasarkan penjelasan yang didengar · Mendengarkan penjelasan tentang denah dengan cermat · Mencatat hal-hal penting dari penjelasan guru · Membuat denah berdasarkan penjelasan yang didengar Tes tertulis saat membuat denah 2X45’ Gambar/ Denah Mendeskripsikan tempat sesuai dengan denah atau gambar dengan kalimat yang runtut Denah sekolah · Menjelaskan urutan perjalanan menuju tempat tertentu · Menjelaskan secara rinci satu tempat tertentu dalam denah dengan pilihan kata yang tepat dan kalimat yang runtut § Menjelaskan tanda-tanda dalam denah (arah mata angin) § Menjawab pertanyaan tentang denah § Menjelaskan secara rinci urutan perjalanan menuju tempat tertentu dari suatu denah dengan kalimat yang runtut § Menjelaskan secara rinci suatu denah dengan kalimat yang runtut Kinerja: saat mendes-kripsikan denah
2X45’ Denah /gambar Melengkapi bagian cerita yang hilang (rumpang) dengan menggunakan kata/kalimat yang tepat sehingga menjadi cerita yang padu Cerita rumpang tentang suatu tempat § Melengkapi bagian awal, tengah, atau akhir cerita yang hilang sehingga menjadi cerita yang utuh/padu § Membaca dalam hati cerita rumpang § Mengisi cerita rumpang dengan kata yang tepat Tes tertulis 2X45’ Cerita rumpang
Sekarang kita bagi kelompok dan besok pada saat masuk langsung kekegiatan, habis pembagian kelompok ini saya harapkan langsung bisa menyusun RPP, dan kalau di Kuala Bhee kemarin langsung bisa, dan alangkah bangganya kita, kalau disana bisa adakah alasan disini untuk tidak bisa. Saya sangat yakin gak ada alasan apapun untuk tidak bisa. Ayolah ibu silahkan pilih kelompoknya. Pelajaran di SD ada 7 ya, Temanya ”Diri Sendiri” silahkan bagikan kelompok...
Pembagian Kelompok
Kelas I semester 2 SK KD Mengenal berbagai bentuk energi dan manfaat dalam kehidupan sehari2 1. Membedakan gerak benda yang mudah bergerak dengan yang sulit bergerak melalui percobaan 2. Mengindentifikasikan Penyebab benda bergerak (batere, per/pegas, dorongan tangan, dan magnet.
Apapun yang saya katakan tidak maximal karena keadaan, besok datang tepat waktu dan sebelum pulang kita coba mengalikan penjumlahan dari kiri kekanan jangan hanya dari kanan kekiri, menurut penelitian ini lebih mudah, sudahkah perkalian ini diajarkan disekolah masing2 kalau belum ini sungguh sayang ya, dan maaf kalau saya terlalu melama-lamakan ibu disini, maka yakinlah kita disini dalam rangka menjalin silaturrahmi berbagi informasi, dan saya sudahi dulu sampai bertemu kembali besok saya akhiri Assalam mualaikum wr, wb
Hari Kedua, Minggu , 13 April 2008 Adi Darmawan, S.Ag (Fasillitator) Assalam mualaikum wr, wb. Kita bertemu kembali hari ini, kemarin kita sudah berbicara ttg Silabus, saya yakin semalam walau tdk sempat membaca, dan karena kondisinya beda dengan kemarin hari ini lebih cerah jadi tidak ada alasan untuk tidak bisa membuat Silabus, mudah2an 1 jam kedepan sialbus kita sudah jadi hingga bisa kita ketik kedepan, dan inilah hasil karya kita Kaway XVI.
Lanjutan Diskusi Kelompok
Presentasi Kelompok
Mata pelajaran SK KD Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Waktu (35 menit/pertemuan) Sumber Belajar Kelompok A B.indo Mendengarkan 5. Memahami wacana lisan tentang diskrip benda2 di sekitar dan dongeng 5.1 Mengulang diskripsi tentang benda2 di sekitar Lingkungan sekitar - Menjelaskan tentang keadaan lingkungan sekitar - Mengamati benda2 yang ada di sekitar sekolahnya -Menyebuntukan nama benda di sekitar sekolahnya -Menulis nama benda di sekitar sekolah -Menyebuntukan manfaat dari sekitar sekolah - Menyebuntukan 5 nama benda di sekitar sekolah - Menulis 5 nama benda di sekitar sekolah - Menyebuntukan manfaat dari benda sekitar sekolah - Tes lisan - Tes Tulisa - 15 pertemuan - Buku paket - Alat Peraga Kelompok B PPKN Menerapkan hak anak dirumah dan disekolah Menjelaskan hak anak untuk bermain, belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya -Hak anak dirumah - Hak anak disekolah - hak anak belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya - Penjelasan singkat ttg hak2 anak dirumah, disekolah, dan belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya - Tanya jaawab ttg materi - Menyebuntukan ttg salah satu hak anak dirumah - Memberi lembaran LKS - Menyebuntukan hak2 anak dirumah - Melakukan hak anak di sekolah - Memahami perbedaan hak anak di rumah dan disekolah - Lisan - Tulisan - 6 x 35 menit - 3 x PT - PKN, KTSP 2006, Hal : 89 Kelompok C IPS 2. Mendeskripsikan lingkungan rumah 2.1 menceritakan kembali peristiwa penting yang dialami sendiri di lingkungan keluarga Lingkungan keluarga - Menceritakan kegiatan2 di pagi hari - Menceritakan kegiatan di siang hari - Menceritakan kembali kegiatan di malam hari - Menyebuntukan kegiatan di pagi hari - Menyebuntukan kegiatan di siang hari - Menyebuntukan kegiatan di malam hari - lisan - 2 x 30 menit - IPS kelas I Kelompok D KTK Seni Musik Mengekspresikan diri melalui karya seni musik 10.4 menyanyikan lagu anak2 dan lagu wajib Menyanyi lagu anak2 dan lagu wajib - Menanyakan tanya jawab dengan teman sebangku tentang anggota keluarga yang ada di rumahnya - Siswa diminta untuk menyanyikan lagu yang telah disediakan guru Satu Nusa Satu Bangsa - Menyanyikan lagu anak2 Satu Satu Aku Sayang Ibu - Tanya jawab tentang lirik Satu Satu Aku Sayang Ibu - Menyanyikan lagu wajib Satu Nusa Satu Bangsa - Lisan - Pengamatan - Perbuatan - 2 x 35 menit - Buku Paket Kelompok E IPA/SAIN Energi dan perubahannya -mengenal berbagai bentuk energi dan manfaatnya dalam kehidupan sehari2 Membedakan gerak benda yang mudah bergerak dengan yang sulit bergerak melalui percobaan Berbagai kegunaan energi dalam kehidupan sehari2 - Menjelaskan pengertian energi - Menyebuntukan sumber energi - Memberikan contoh sumber energi dalam kehidupan sehari2 - Menyebuntukan kegunaan energi - Pengertian energi - Sumber2 energi - Manfaat energi dalam kehidupan sehari2 - Lisan - Perbuatan - 2 x 35 menit - Jhk Kelompok F Matematika Bilangan 4. Melakukan Penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dua angka dalam pemecahan masalah 4.4. melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka Penjumlahan dan Pengurangan - Menyebuntukan cara melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka - Melakukan penjumlahan dan pengurangan dua angka - Mengerjakan cara melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka
- menjelaskan cara menambah bilangan dua angka dan satu angka dengan cara bersusun panjang dan bersusun pendek - Mengurangkan dua bilangan tanpa meminjam - Mengerjakan Pengurangan dengan cara bersusun pendek dan panjang Lisan dan Tulisan Alat Hitung dan Biji2an
Contoh Lembar Pengamatan Nama Siswa Bacaan surat Al-ikhlas Skor Perolehan Ayat Pertama Ayat Kedua Ayat Ketiga Andy 4 2 1 7 = 7/12 x 100 = 58,33 Ani 3 3 3 9 = 9/12 x 100 = 75 Anto 4 4 4 12 = 12012 x 100 = 100
Skor : Lancar = 4 Kurang Lancar = 2 Tidak Lancar = 1
Nilai : Skor Perolehan / Skor max * 100
Ibu2 setelah istirahat kita lanjuntukan kembali, sekarang kita break dulu sesaat...
Break Diskusi Kelompok
Adi Darmawan, S. Ag (Fasilitator) Yang sudah siap bisa dikumpulkan. Biar kita lihat bila ada kekurangan dan kelebihan.
KELOMPOK A Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Pertemuan Ke : I Kelas/Semester : I/II Alokasi waktu : 2 x 35 menit
Standar Kompetensi Mendengarkan 5. Memahami wacana lisan tentang deskripsi benda2 di sekitar dan dongeng KD 5.1. Mengulang deskripsi tentang benda2 di sekitar Indikator - menyebuntukan 5 nama benda di sekitar sekolah Materi Pembelajaran Lingkungan sekitar Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyebuntukan 5 nama benda di sekitar sekolah Metode Pembelajaran L angkah2 Pembelajaran: Kegiatan Awal - Berdoa - Absensi - Bernyanyi lagu yang judulnya “Kebunku” Kegiatan INti - Menjelaskan tentang keadaan lingkungan sekitar - Mengenalkan tentang benda di sekitarnya - Menyebuntukan benda2 di sekitar sekolah - Menghitung benda2 di sekitar sekolah - Tanya jawab - Memberi tugas - Memberi nilai Alat dan Sumber Belajar Alat : Meja, Kursi SUmber : Buku Paket Penilaian Tes Lisan 1. Yang mana yang dikatakan dengan meja dan kursi? LKS Tulislah nama gambar di samping!
KELOMPOK B Mata Pelajaran : PKN Pertemuan Ke : I Kelas/Semester : I/2 Alokasi waktu : 2 x 30 menit
Standar Kompetensi Menerapkan hak anak dirumah TEMA DIRI SENDIRI Kompetensi Dasar Menjelaskan hak anak untuk bermain belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya Indikator Menyebuntukan hak anak dirumah Waktu 2 x 35 A Tujuan Pembelajaran - setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, kasih sayang orang tua - setiap anak berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dari orang tua - setiap anak berhak makanan yang bergizi dan pakaian yang layak B Materi Pembelajaran Hak anak dirumah C Metode Ceramah, tanya jawab, unjuk kerja D Langkah2 Pembelajaran Kegiatan - Pengelolaan kelas - Penjelasan singkat ttg materi - Tanya jawab ttg materi - Menyanyikan lagu Kasih Ibu - Penutup E Alat / Sumber Sumber : Buku PKN 89 Alat Gambar : Gambar F Penilaian - Pengamatan - Lisan
KELOMPOK C Mata Pelajaran : IPS Pertemuan Ke : I Kelas/Semester : I/2 Alokasi waktu : 2 x 30 menit
TEMA DIRI SENDIRI Standar Kompetensi 2. Mendeskripsikan lingkungan rumah Kompetensi Dasar 2.1 Menceritakan kembali peristiwa penting yang dialami sendiri di lingkungan keluarga Indikator - Menyebuntukan kembali kegiatan anak di pagi hari - Menyebuntukan kembali kegiatan anak di siang hari - Menebuntukan kegiatan anak di malam hari Materi Pembelajaran - Siswa dapat menceritakan kembali peristiwa penting di pagi hari - Siswa dapat menyebuntukan kembali kegiatan disiang hari - Siswa mampu menyebuntukan kegiatan di malam hari Metode Pembelajaran Langkah2 pembelajaran : Kegiatan awal : (5 menit) - Merapikan kembali posisi duduk
Kegiatan Inti : (25 menit) - Guru menceritakan kembali kegiatan2 penting di pagi hari - Guru menjelaskan kegiatan2 yang dilakukan disiang hari - Guru menceritakan kegiatan2 dimalam hari - Guru meminta siswa untuk menyebut kegiatan2 lain yang dilakukan dirumah - Guru meminta beberapa orang siswa untuk menyebuntukan kegiatan2 lain yang dilakukan dirumah - Guru meminta beberapa orang siswa untuk memperagakan cara menggosok gigi yang benar
Kegiatan Penutup : (10 menit) - Memberi Penguatan - Nyanyi Alat dan Sumber - Buku IPS kelas I - Alat Peraga Penilaian Tes Lisan
KELOMPOK D Mata Pelajaran : KTK (Kesenian) Pertemuan Ke : I Kelas/Semester : I/2 Alokasi waktu : 2 x 35 menit (1 x P)
I Standar Kompetensi 10. Mengekoresikan diri melalui karya seni musik TEMA DIRI SENDIRI Kompetensi Dasar Menyanyikan lagu2 anak dan lagu wajib Indikator - Menyanyikan lagu anak2 Satu Satu Aku Sayang Ibu - Tanya jawab ttg lirik lagu Satu Satu Aku Sayang Ibu - Menyanyikan lagu wajib Satu Nusa Satu Bangsa Materi Pembelajaran - Menyanyikan lagu anak2 dan lagu wajib Tujuan Pembelajaran - Siswa Melafatkan syair2 lirik lagu - Siswa menghafal syair2 lirik lagu - Siswa menyanyikan lagu anak2 Satu Satu Aku Sayang Ibu Metode Pembelajaran - setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, kasih sayang orang tua - setiap anak berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dari orang tua - setiap anak berhak makanan yang bergizi dan pakaian yang layak Metode - Apersepsi - Tanya jawab Langkah2 Pembelajaran Kegiatan Awal : ( 5 menit) - Mengecek kesiapan siswa untuk belajar
Kegiatan Inti : (10 menit) - Guru melafalkan syair2 lirik lagu baris perbaris - Guru menyanyikan lagu dan murid mengikutinya Penilaian Pengamatan : Kegiatan Penutup (10 menit) - Guru bercerita ttg kasih sayang dalam keluarga - Pesan2 moral bagi anak2 misalnya yang lebih tua dihormati, yang sebaya dikawani dan yang kecil di sayanngi - Berdoa pulang
KELOMPOK E Mata Pelajaran : IPA Pertemuan Ke : I Kelas/Semester : I/2 Alokasi waktu : 2 x 35 menit Standar Kompetensi Mengenal berbagai bentuk energi dan manfaatnya dalam kehidupan sehari2. Kompetensi Dasar Mengidentifikasikan energi dan penggunaannya dalam kehidupan sehari2. Indikator - Menjelaskan pengertian energi - Menyebuntukan sumber2 energi - Menyebuntukan manfaat energi dalam kehidupan sehari2 Materi Pembelajaran - Macam2 energi - Sumber2 energi - Manfaat Energi Tujuan Pembelajaran - Siswa dapat menyebuntukan macam2 energi - Siswa dapat Menyebuntukan sumber2 energi dalam kehidupan sehari2 - Siswa menyebuntukan manfaat energi Metode pembelajaran Langkah2 Pembelajarn: Kegiatan awal (10 menit) - Absensi murid - Menyanyikan lagu “Menanam Jagung” Kegiatan Inti: (40 menit) - Guru menyebuntukan salah satu contoh sumber energi, yaitu matahari - Guru mengarahkan siswa untuk dapat menyebuntukan macam2 energi lainnya - Guru memberian pertanyaan tentang macam-macam energi yang tedapat dilingungan sekolah dan Murid diarahan untuk menjawab pertanyaan guru - Guru menjelaskan sumber energi - Murid menjawab sumber energi dalam kehidupan sehari2 - Guru menjelaskan manfaat energi dalam kehidupan - Siswa dapat menjawab manfaat energi dalam kehidupan Kegiatan Penutup (20 menit) - Penguatan dan perbaikan - Tanya jawab Tentang energi - Memberikan tes Alat dan Sumber Belajar - Kursi dan meja - Buku paket sain kelas I Penilaian - Lisan - Pengamatan
KELOMPOK F Mata Pelajaran : IPA Pertemuan Ke : I Kelas/Semester : I/2 Alokasi waktu : 2 x 35 menit
I Standar Kompetensi Bilangan Bilangan Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dua anggka dalam pemecahan masalah II Kompetensi Dasar 4.1 Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka III Indikator 4.4. melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka IV Materi Pembelajaran Penjumlahan dan pengurangan V Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menyelaesaikan permasalahan yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan VI Metode Pembelajaran Langkah – langkah pembelajaran 2. Kegiatan awal (10 menit) : - Guuru dan murid bersama-sama membaca doa diawal pelajaran - Menyanyikan lagu “Dua Mata Saya” - Guru meng absen murid
3. Kegiatan inti : - Guru memberikan penjelasan kepada siswa ttg penjumlahan bilangan dua angka (20 menit) 25 + 3 +28 - Guru membari contoh2 penjumlahan melalui cara bersusun panjang da pendek (20 menit) 25 =20 + 5 3 = 3 + = 20 + 8 = 28 Guru mengarah / membimbing siswa untuk : - Guru menyuruh atau membimbing siswa untuk menyelasaikan soal yang berkaitan dengan penjumlahan (10 menit) - Mengejakan LKS (15 menit) 4. Kegiatan akhir 5 menit - bernyanyi bersama ”Dua Mata Saya” (5 menit) VI Methode - ceramah / tanya jawab VII Alat / Sumber - Alat hitungan dan dekah - biji-bijian
Sumber - kurikulum KTSP - Mate matika 1/B Hal 104-106 VIII Penilaian - Tes Lisan dan tes tulisan
Saya harap ini bisa didengar sebagai kompetensi yang bisa disalurkan ke sekolah, diakhir pertemuan kita saya ucapkan billahitaufik walhidayah terima kasih atas silaturrahmi yang telah dibina Assalam mualaikum wr, wb
Hari Ketiga, Senin, 14 April 2008 Abdul Jalil (Direktur GSF) Assalam mualaikum wr wb. Syukur kepada Allah salawat kepada Nabi muhammad SAW, Pertama Terima kasih yang sudah hadir, jadi belum hadir semua ya, sambil menunggu yang lain say hantarkan dulu, dan ini Kaway XVI bagus gak seperti di woyla ada ngerumpi di atas ngerumpi, dan ceramah diatas ceramah dan yang ada kita disini terlambat mulai dan kalau di woyla jam 1.20 sudah kita mulai kalau ibu2 gak percaya ibu2 bisa lihat di notulensi, blanko kemarin sudah diisi, dan kalau belum nanti tolong diisi terus, dan karena bapak khairuddin sudah menunggu disini saya persilahkan kepada bapak khairuddun untuk menyampaikan materi, silahkan pak, saya akhiri Assalam mualaikum wr wb.
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Assalam mualaikum wr, wb. Alhamdulilah hirabbil’alamin wassalatu ‘ala asrafil himursalin, waala alihi waatsahbihi adma’in. Hamma ba’du, Puji syukur kepada Allah salawat salam kepada nabi Muhammad berserta ahli waris dan sahabat beliau. Ibu2 SD Rayon Johan Pahlawan dan Kaway XVI yang saya hormati, hormat saya kepada Direktur GSF, dan semua panitia yang masih memperkenankan saya sebagai fasiltator sampai hari ini, bapak ibu sekarang kita bahas ttg tematik, dan besok ada 2 sesion mulok dan KKM, para ibu yang saya baggakan dan saya hormati, sebelum saya sampaikan ke tematik, tugas guru ada 3 : 1. harus mampu mengusai materi pembelajaran yang diasampaikan kepada murid 2. mampu menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik melalaui berbagai pendekatan dan metode. 3. memiliki kepribadian yang ideal, (cara berbicara,Penampilan)
Tugas lain dari guru 1. Pengajar 2. Pendidik 3. Fasilitator 4. Aprisiator 5. Inofator 6. Kreator
Sekarang silahkan ditanyakan jika ada yang tidak jelas...
Peserta Yang ke 4 Aprisiator ini apa maksudnya
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Aprisiator yaitu Orang yang memberikan Aprisiator kepada peserta didik secara adil dan demokratis (penilaian proses). Sedangkan Inofator orang yang mampu menampilkan model2 pembelajaran terbaru, Kreator yaitu orang yang punya kreasi sehingga anak2 tidak jenuh. Tujuan pendidikan nasional kita mengantarkan bangsa indo kepada Allah swt, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, serta bertanggung jawab.
Qanun no 23 tahun 2002 Pendidikan NAD ”landasan Yulidis Filosofis pendidikan NAD 1. Berlandaskan pada Al-quran 2. Berlandaskan pada Al- Hadis 3. Berlandaskan pada kebudayaan aceh
Peserta didik harus mampu dikembangkan oleh lembaga pendidikan Sebagai : 1. mahkluk bertuhan 2. makhluk sosial 3. makhluk bermoral 4. makhluk berperadaban 5. makhluk Individu
Pendidikan yang berkualitas berdasarkan qanun tsb anak2 didik kita (peserta didik) harus dapat dibelakali dengan 5 kedewasaan : 1. Spritual 2. Moral 3. Sosial 4. Intelegensial 5. Material
Guru harus bisa ditiru jugan anak2 disuruh datang jam 7.30 tapi guru jam 9 baru hadir. Kembangkanlah pendidikan di lembaga ibu masing2 (proses pembelajaran) melalui : 1. cinta dan kasih sayang 2. Keikhlasan 3. Kejujuran 4. Spritual 5. Suasana Kekeluargaan
Ada pertanyaan kalau tidak kita lanjut pada materi kita.
Inilah landasan yang sudah saya paparkan ini harapan kita semoga kedepan pendidikan kita jauh lebih baik. Sekarang kita lihat ke Pembelajaran Tematik
MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK SD KELAS I Latar Belakang n Peserta didik kelas satu, dua, dan tiga berada pada rentangan usia dini yang masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik) sehingga pembelajarannya masih bergantung kepada objek-objek konkrit dan pengalaman yang dialaminya n Pelaksanaan kegiatan pembelajaran di SD kelas I – III yang terpisah untuk setiap mata pelajaran, akan menyebabkan kurang mengembangkan anak untuk berpikir holistik n Terdapat permasalahan pada kelas awal (I-III) antara lain adalah tingginya angka mengulang kelas dan putus sekolah.
Dari pernyataan diatas kira2 apa yang bisa dipetik silahkan rangkumkan, diusia 5 sampai 7 kelas I, II dan III ini blm kuat menerima apa yang kita sampaikan, tapi anak2 ini dapat memperoleh pengetahuan secara menyeluruh, dengan menampilkan tema missal “Lingkungan” dalam semua kajian mata pelajaran. Secara holistic (menyeluruh) melalui pelajaran tematik dilihat dari berbagai aspek. Yang disebut dengan model pembelajaran interdisipliner (antar disiplin ilmu) O ya ibu2 Nama saya Khairuddin tadi saya lupa perkenalkan diri, saya mengambil gelar Magister Sastra dan bahasa di malang, dan di sana saya banyak belajar. Kalau saya lupa memberi salam maka Prof saya duluan yang menyapa, tapi kita disini baru jadi kepala sekolah sudah enggan memberi salam, dan kalau dulu sewaktu saya di sekolah kalau saya lupa memberi salam maka dia selalu mengingatkan. Tapi marwah itu sekarang sudah hilang. Pengertian n Pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada peserta didik. n Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang menjadi topik pembelajaran.
Tujuan n Memusatkan perhatian peserta didik mudah pada suatu tema materi yang jelas; n Mengembangkan berbagai kompetensi dasar antarmata pelajaran dalam tema yang sama; n Pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan; n Memudahkan guru dalam mempersiapkan dan menyajikan bahan ajar yang efektif.
Manfaat Pembelajaran Tematik n Menghilangkan tumpang tindih bahan ajar. n Peserta didik memahami hubungan yang bermakna antarmata pelajaran. n Pembelajaran menjadi utuh oleh peserta didik akan mendapat pengertian mengenai konsep dan materi yang tidak terpecah-pecah. n Penguasaan konsep oleh peserta didik akan semakin baik meningkatan
Saya SMA Muhammadiyah, ini dulu dikatakan buangan tapi menurut saya mereka adalah mutiara, dan baru 8 bulan saya disitu tahun kemarin 2007 juara I Paskibraka Se - Kab Aceh Barat. Sebenarnya makin besar gelar kita maka makin besar pula pertanggungjawaban yang dimintai oleh allah saw.
Karakteristik Pembelajaran Tematik n Berpusat pada peserta didik n Memberikan pengalaman langsung n Tidak terjadi pemisahan mata pelajaran n Menyajikan konsep yang terpadu dari berbagai mata pelajaran n Bersifat fleksibel n Proses pembelajaran mudah disesuaikan dengan minat dan kebutuhan peserta didik n Menggunakan prinsip pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, menyenangkan dan Pakemis Islami 1. Kontruktifisme maksudnya pengetahuan diperoleh seseorang melalui pengalaman nyata (Pengetahuan yang diberikan kepada peserta didik yang abstrak kemudian pengetahuan diperluas pada konstek lain berdasarkan pengalaman yang dirasakan) 2. Quistioning (bertanya) ketika anak bertanya jangan larang dan jangan protes pertanyaannya. 3. Modelling guru harus menjadi contoh model pertama 4. Masyarakat belajar. Kalau ibu mengajar dan tidak tahu ttg sesuatu tofik maka manfaatkan guru yang lain, termasuk masyarakat. 5. Refleksion (Pemanfaatan pengetahuan yang telah ada pada peserta didik / pengalaman belajar) maka dalam pembelajaran sekolah harus personal peserta didik misal perlu dihafal ortunya, tempat tinggal dll 6. Penilaian yang sebenarnya (penilaian proses = wujud karya)
Nanti mungkin ibu2 yang akan menyajikan materi ini secara khusus, Ada pertanyaan....
Peserta Ini dijadwal praktek kami ada yang kenak kelas VI kami jadi kewalahan jadi bagaimana
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Inilah kondisi didaerah kita kalau kelas satu hanya difokuskan dikelas I saja, padahal guru itu harus menguasai dari kelas 1 –VI, dan menurut pengalaman saya dipulau jawa, yang mengajar di kelas I adalah Prof karena kelas I ini bisa diumpakan seperti pondasi yang harus dibangun secara kekar, jika pondasinya bagus maka bagus pula bangunannya. Jadi mari kita mulai dari sekarang memperbaiki kesalahan yang lalu agar pedidikan kita jauh lebih baik, oke bapak ibu masih ada waktu 10 menit lagi mari kita bagikan kelompok
Pembagian kelompok Kelompok A tentang : Implikasi ttg pembelajaran tematik Kelompok B tentang : Rambu2 Pembelajaran tematik – Pelaksanaan pembelajaran tematik Kelompok C tentang : Pemetaan – Kegiatan pemetaan (menetukan pema, prinsip penentuan tema) Kelompok D tentang : Indentifikasi dan analisis penyusunan silabus Kelompok E tentang : Penyusunan rencana pembelajaran Silabus Kelompok F tentang : RPP, Tahap Pelaksanaan Penilaian dalam pembelajaran tematik
Kita break sejenak sambil kita shalat Ashar terima kasih... Break
Sudah siap, ibu2 sekarang waktunya selesai untuk ragam menulis dan membaca sekarang kita tampilkan untuk ragam berbicara.
Presentasi Kelompok A
Implikasi Pembelajaran Tematik Sarana prasarana, sumber belajar dan media: n Memerlukan berbagai sarana dan prasarana belajar. n Memanfaatkan berbagai sumber belajar n Mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran yang bervariasi n Masih dapat menggunakan bahan ajar yang sudah ada saat ini untuk masing-masing mata pelajaran dan menggunakan buku suplemen khusus yang memuat bahan ajar yang terintegrasi
Pertanyaan Kelompok F Ibu bilang desain sendiri apakah kita buat langsung gambar dipapan tulis atau bagaimana...
Tanggapan Kelompok A Ini kita jelaskan dulu kemudian kita tampilkan walau hanya bebentuk gambar
Pertanyaan Kelompok F Kalau langsung kita tanyakan kepada anak sedangkan anak2 tidak tahu kuda, apakah ibu langsung tunjuk gambar kuda atau bertanya jawab dulu
Tanggapan Kelompok A Kalau menurut saya sejauh mana anak2 sudah tahu / kemampuan anak2, kalau mereka belum tahu baru kita jelaskan,
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Kalau tidak tahu kuda maka bisa digantikan dengan kerbau, kalau tidak tahu bahasa indonesia bisa bahasa Aceh ini yang disebut kontektual. Pengaturan ruang kelas: n Ruang perlu ditata disesuaikan dengan tema yang sedang dilaksanakan. n Susunan bangku peserta didik dapat berubah-ubah disesuaikan dengan keperluan pembelajaran yang sedang berlangsung n Peserta didik tidak selalu duduk di kursi tetapi dapat duduk di tikar/ karpet n Dinding kelas dapat dimanfaatkan untuk memajang hasil karya peserta didik dan dimanfaatkan sebagai sumber belajar n Alat, sarana dan sumber belajar hendaknya dikelola sehingga memudahkan peserta didik untuk menggunakan dan menyimpannya kembali.
Pemilihan metode Pembelajaran : Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan berbagai variasi metode (percobaan, bermain peran, tanya jawab, demonstrasi, bercakap-cakap) baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Tidak semua hasil kerja anak di tempel didinding tapi bisa juga disimpan dengan baik. Metode (tekhnik) pendekatan lebih cendrung ke teori, kita lanjut pada kelompok berikutnya....
Presentasi Kelompok B
Rambu-Rambu Pembelajaran Tematik n Tidak semua mata pelajaran harus dipadukan n Dimungkinkan terjadi penggabungan kompetensi dasar lintas semester. n Kompetensi dasar yang tidak dapat dipadukan dapat diajarkan tersendiri. n Kompetensi dasar yang tidak tercakup dalam tema tertentu harus diajarkan baik melalui tema lain maupun berdiri sendiri. n Kegiatan ini ditekankan kepada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung serta penanaman nilai-nilai moral dan cerita tanah air. n Tema-tema yang dipilih disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat, lingkungan, dan daerah setempat.
Pertanyaan Kelompok F Dalam pelajaran tematik ini bahasa inggris dengan bahasa Aceh atau bahasa indonesia ini bisa dipadukan, tapi ini mengapa ibu mengatakan tidak bisa dipadukan.
Tanggapan Kelompok B Disekolah kami belum pernah memadukan mungkin disekolah ibu2 sudah dipadukan ini sungguh luar biasa.
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Ini perlu dibentuk guru bidang study, atau guru kelas, jadi manfaatkan yang bisa mengintergralkan.jadi kalau tidak bisa dipadukan jugan dipadukan.
Tanggapan Kelompok B Kalau di SD ini guru Bahasa inggris dan agama ini guru bdg study jadi tidak bisa dipadukan
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Seharusnya ini yang mengajar senior. Dan seharusnya ini melalui pembelajaran tematik
Pertanyaan Kelpmpok A Tadi ibu dari kelompok F menanyakan bahwa kalau kuda tidak dipahami ini akan terjawab di point 6 yaitu : Tema-tema yang dipilih disesuaikan dengan karakteristik siswa, minat, lingkungan, dan daerah setempat.
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Ini adalah contoh, dan nanti kita bisa kreasikan sesuai dengan lingkungan sianak (pakemis).
Presentasi Kelompok C
Kegiatan Pemetaan 2. Menentukan tema Cara penentuan tema n Cara pertama, mempelajari standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam masing-masing mata pelajaran, dilanjuntukan dengan menentukan tema yang sesuai.
n Cara kedua, menetapkan terlebih dahulu tema-tema pengikat keterpaduan, untuk menentukan tema tersebut, guru dapat bekerjasama dengan peserta didik sehingga sesuai dengan minat dan kebutuhan anak.
Prinsip Penentuan tema n Memperhatikan lingkungan yang terdekat dengan peserta didik n Dari yang termudah menuju yang sulit n Dari yang sederhana menuju yang kompleks n Dari yang konkret menuju ke yang abstrak. n Tema yang dipilih harus memungkinkan terjadinya proses berpikir pada diri Peserta didik n Ruang lingkup tema disesuaikan dengan usia dan perkembangan Peserta didik, termasuk minat, kebutuhan, dan kemampuannya
Pertanyaan Kelompok A Kalau menurut saya temanya jangan diri sendiri tapi karena ini banyak keluarga jadi temanya lebih cocok keluarga
Tanggapan Kelompok C Ini sudah ada ditulis dalam KD nya.
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Ini sungguh luar bisaa seandainya pendidikan kita seperti ini pasti anak2 gak ada yang trauma.
Presentasi Kelompok F
Penilaian Dalam Pembelajaran Tematik n Penilaian dalam pembelajaran tematik adalah suatu usaha untuk mendapatkan berbagai informasi secara berkala, berkesinambungan, dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh peserta didik melalui pembelajaran. n Penilaian di kelas I, II, dan III mengikuti aturan penilaian mata-mata pelajaran lain di Sekolah Dasar. Mengingat bahwa peserta didik kelas I SD belum semuanya lancar membaca dan menulis, maka cara penilaian di kelas I tidak ditekankan pada penilaian secara tertulis. n Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik. Oleh karena itu, penguasaan terhadap ke kemampuan tersebut adalah prasyarat untuk kenaikan kelas.
Pertanyaan Kelompok C Misal kalau kita lihat anak kita dikelas 1 ada anak kita 3 orang belum bisa baca ini bagaimana
Tanggapan Kelompok F Kalau sudah semester ke 2 ini sudah boleh dites secara lisan dan tulisan
Pertanyaan Kelompok D Ini bagaimana ttg tesnya
Tanggapan kelompok F Cukup kita tanya 1 + 1 = berapa, dan dia akan memikir, dan ini penilaiannya secara langsung. Dan ini kita kelompokkan dan kalau yang dari TK pasti bisa sedangkan yang tidak ada TK ini dia harus mikir lagi.
Pertanyaan Kelompok D Ini kedua nya sudah masuk ke nilai pengamatan
Pertanyaan Kelompok D Penilaiannya tetap mengaju pada indikator,
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Penilaian juga bisa dengan pujian, yang disebut dengan penilaian Autentic Assesmen (penilaian secara proses yang menyeluruh setiap saat). Penilaian dilakukan dengan mengaju pada indikator untuk masing2 KD, dalam 1 KD ini ada beberapa indikator, untuk masing2 mata pelajaran. Penilaian dilakukan secara terus menerus dan selama proses belajar mengajar berlangsung, misalnya sewaktu peserta didik bercerita pada kegiatan awal, membaca pada kegiatan inti, dan menyanyi pada kegiatan akhir. Hasil karya/kerja peserta didik dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi guru dalam mengambil keputusan untuk peserta didik misalnya: penggunaan tanda baca, ejaan kata, maupun angka. Masih ada satu point lagi yang belum kita bahas insyaallah besok akan lanjut kedalam penilaian berikutnya, dan saya senang sekali hari ini ibu2 sangat antusias...
Peserta Saya ingin memberanikan diri berbicara didepan bapak2 ibu, dan pada sore in saya merasa sangat bahagia sekali, dan saya baru 2 x ini kami dapat pelatihan seperti ini, dan saya sering dengar tematis dan baru sore ini saya temui
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Satu lagi
Peserta Saya sangat senang sekali pada hari ini berhubung tutor sekarang sangat banyak lucu dan kami sangat senang, dan waktu sudah habis tidak terasa, besok kami harap masih seperti ini
Khairudin, M.Pd (Fasilitator) Saya yakin ditangan kita kedepan pendidikan kita khususnya di Peureume atau Kaway XVI akan lebih maju, dan sampai bertemu besok mohon maaf jika ada kekuranngan wabillahitaufik walhidayah assalam mualaikum wr, wb.
Hari Keempat, Selasa, 15 April 2008
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Assalam mualaikum wr, wb. Ibu2 yang saya hormati dan yang saya baggakan, sebelum kita bahas ttg Pengembangan Diri sebelumnya mari kita membaca Al-fatihah didalam hati semoga Allah membuka pintu hati kita dalam menerima materi dan generasi pendidikan kita lebih sukses kedepan, doa di mulai.... udah ibu2 kita berjumpa kembali, sudah bisa kita lanjuntukan, kita buka ke bahan Pengembangan Diri, sebenarnya bahan ini sudah kita pelajari kemarin tapi karena waktu jadi kita bahas hari ini, ada yang kurang jelas ttg pengembangan diri ini. Baik bapak ibu, sebelum kita mulai materi ini kita mulai ada baiknya kita catat sedikit sebagai tambahan, dan mgkn selama ini kepala sekolah merasa tinggi diri sehingga ibu2 sekarang sering diperintah di sekolah padahal ke dudukan kita sama dimata allah, paradikma (kerangka berfikir) jaman dulu disebut sentralistik dan sekarang dimasa orde baru disebut desentralitik yang terdiri dari : 1. Pakemis 2. Pengambilan keputusan secara partisipatif (keputusan yang diputuskan disekolah ini harus ada musyawarah, dan tidak boleh diputuskan oleh kepala sekolah) 3. Pendekatan Profesiaonal (kalau ditunjuk mendapat jabatan disekolah in karena kemampuan bukan karena hal lain). Karen abila sesuatu diberikan kepada yang bkn ahlinya maka kehancuran akan tiba 4. Pengorganisasian yang setaraf (kepala sekolah dan rekan2 guru kedudukannya sama)
Peserta Kami tidak berani mengatakan walau kepala sekolah ada juga jam pelajaran
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Biar nanti GSF yang mengatakan....
5. Motivasi dan saling mempengaruhi (ajak kawan2 lain agar sama mengerti) 6. Mengelola Resiko (mkn besar masalah makin berani kita menghadapi masalah) 7. Menggunakan uang sesuai kebutuhan dan seefisien mungkin,
PENGEMBANGAN DIRI
Landasan Pengembangan Diri UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas: Pasal 1 butir 6 tentang pendidik, pasal 3 tentang tujuan pendidikan, pasal 4 ayat (4) tentang penyelenggaraan pembelajaran, pasal 12 ayat (1b) tentang pelayanan pendidikan sesuai bakat, minat, dan kemampuan
PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan: Pasal 5 – 18 tentang Standar Isi satuan pendidikan dasar dan menengah.
Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi yang memuat pengembangan diri dalam struktur kurikulum, dibimbing oleh konselor, dan guru / tenaga kependidikan yang disebut pembina.
Dasar standarisasi profesi konseling oleh Ditjen Dikti Tahun 2004 tentang arah profesi konseling di sekolah dan luar sekolah.
Pendidikan dilaksanakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif, Pendidikan diselenggarakan dengan keteladanan, membangun kemauan guru adalah contoh model disekolah, dan juga mengembangkan kreatifitas peserta didik dalam proses PBM
Ini saya beri waktu 15 menit untuk diskusi sekarang kita mulai, mari kita hadapkan kekelompok masing2
Belajar kelompok
Kelompok A tentang : 1. Pengembangan Diri 2. Tujuan Umum 3. Tujuan Khusus
Kelompok B tentang : 1 Bentuk Pelaksanaan Pengembangan Diri 2 Konseling 3 Bidang Pelayanan Konseling
Kelompok C tentang : 1. Fungsi Bimbingan Konseling 2. Jenis Layanan Konseling
Kelompok D tentang : 1. Kegiatan Pendukung 2. Format Kegiatan
Kelompok E tentang : 1. Pelaksanaan Kegiatan Konseling
Kelompok F tentang : 1. Kegiatan Ekstra kurikuler 2. Fungsi kegiatan Kurikuler 3. Prinsip kegiatan Ekstra kurikuler 4. Jenis kegiatan Ekstra Kurikuler
Diringkas saja point2 yang penting, semoga ibu bisa persentasi tepat pada waktunya, trims waktu sudah habis
Presentasi Kelompok
Kelompok A :
Pengembangan diri Untuk Satuan Pendidikan Dasar Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkuali fikasi sebagai guru, dosen, konslor, lidia swara, tutor, fasilitator dll yang melaksanakan tugas spt itu disebut guru
Tanggapan dari kelompok C Menurut pendapat kami kelompok C kami sependapat dengan kelompok A
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Pengertian Pengembangan Diri Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah.
Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling berkenaan dengan masalah pribadi dan kehidupan sosial, kegiatan belajar, dan pengembangan karir, serta kegiatan ekstra kurikuler.
Untuk satuan pendidikan kejuruan, kegiatan pengembangan diri, khususnya pelayanan konseling ditujukan guna pengembangan kreativitas dan karir
Untuk satuan pendidikan khusus, pelayanan konseling menekankan peningkatan kecakapan hidup sesuai dengan kebutuhan khusus peserta didik. Tujuan Umum Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, minat, kondisi dan perkembangan peserta didik, dengan memperhatikan kondisi sekolah/madrasah.
Tujuan Khusus Pengembangan diri bertujuan menunjang pendidikan peserta didik dalam mengembangkan : a. Bakat b. Minat c. Kreativitas d. Kompetensi dan kebisaaan dalam kehidupan e. Kemampuan kehidupan keagamaan f. Kemampuan sosial g. Kemampuan belajar h. Wawasan dan perencanaan karir i. Kemampuan pemecahan masalah j. Kemandirian
Kecerdasan yang perlu ditumbuhkan pada anak 1. Kecerdasan Psiritual (Agama) 2. Kecerdasan berbahasa ini yang perlu kita kembangkan 3. Kecerdasan berpikir, mengelola kecerdasan sendiri 4. Kecerdasan hilastis jasmaniah (bergerak) 5. Kecerdasan Musiccal Vokalis 6. Kecerdasan inter personal (memahami Potensi diri) 7. kecerdasan intra personal (Pintar bergaul) 8. Kecerdasan naturalis/otodidat (cerdas alam)
Ada pertanyaan ?
Peserta Ini tergantung dari orang tua
Khairuddin, M.Pd (Fasilitator) Guru sebagai pendukung dalam hal2 yang dituntut dalam agama, bagaimana apa yang saya sampaikan berolak belakang dengan keadaan disini ? jadi sarann saya tolong kembangkan potensi yang ada.
Bentuk Pelaksanaan Pengembangan Diri Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual, kelompok dan atau kalau rasikal melalui penyelenggaraan : § Layanan dan kegiatan pendukung Konseling § Kegiatan Ekstra Kurikuler § Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut : o Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal, seperti : upacara bendera, senam, ibadah khusus keagamaan bersama, keberaturan, pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. o Spontan, adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti : pembentukan perilaku memberi salam, membuang sampah pada tempatnya, antri, mengatasi silang pendapat (pertengkaran). o Keteladanan, adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti : berpakaian rapi, berbahasa yang baik, rajin membaca, memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain, datang tepat waktu
Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik, baik secara perorangan maupun kelompok, agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal, dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi, kehidupan sosial, kemampuan belajar, dan perencanaan karir, melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung, berdasarkan norma-norma yang berlaku. Dalam bimbingan atau layanan Konsling disekolah termasuk juga dalam hal perencanaan karir.
Bidang Pelayanan Konseling a. Pengembangan kehidupan pribadi, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami, menilai, dan mengembangkan potensi dan kecakapan, bakat dan minat, serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. b. Pengembangan kehidupan sosial, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya, anggota keluarga, dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. c. Pengembangan kemampuan belajar, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. d. Pengembangan karir, yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi, serta memilih dan mengambil keputusan karir.
Terima kasih kita istirahat, nanti baru kita pikir ke materi lebih lanjut, Assalam mualaikum wr, wb.
Break
Assalam mualaikum wr, wb. Saya lihat secara teori dan sumber2 yang akan ibu2 pelajari sudah ada ditangan bapak ibu, dan bila ada yang kurang jelas bisa kita sambung ditempat lain atau kapan ada waktu diluar forum ini terlebih ttg Pengembangan Diri. Dan saya lihat ibu2 sudah bekerja walau tdk sempat presentasi karena waktu, kita lanjuntukan kembali ttg KKM.
PENETAPAN KKM ANALISIS PENCAPAIAN KKM RAMBU-RAMBU Ø KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran Ø KKM ditetapkan oleh forum MGMP sekolah Ø Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100 Ø Nilai ketuntasan belajar maksimal adalah 100 Ø Sekolah dapat menetapkan KKM dibawah nilai ketuntasan belajar maksimal Ø Nilai KKM harus dicantumkan dalam LHBS
Materi Learning (nilai ketuntasan belajar yaitu 100%) anak2 harus tuntas kalau tdk tuntas harus diulang pada point2 tertentu. Intake kecerdasan siswa yang terbatas, sarana dan prasarana yang krg memadai, dana yang kurang mendukung, guru yang tdk maksimal (ini bisa dikateriakan nilai dibawah 100% dan diatas 75%)
Kalau kompleksitasnya tinggi (1) maka ini dianggap rumit maka tdk mungkin dicapai oleh siswa.
MENAFSIRKAN KRITERIA MENJADI NILAI A. Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan :
1. Kompleksitas : - Tinggi = 1 - Sedang = 2 - Rendah = 3
2. Daya dukung : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1
3. Intake : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang nilainya adalah: (3 + 3 + 2) x 100 = 88.89 9
Silahkan ibu buat kelompok menurut kelompok masing2 untuk menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai...
Diskusi Kelompok
Karena waktu jadi kita tampilkan 1 kelompok saja sebagai contoh karena masih ada 1 materi lagi yang belum kita bahas yaitu Mulok.
Presentasi Kelompok
Kelompok C : Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1. Kompleksitas : Sedang = 2 2. Daya dukung : Tinggi = 3 3. Intake : Sedang = 2
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang nilainya adalah: (2 + 3 + 2) x 100 = 7, 41 9
Khairuddin, M. Pd (Fasilitator) Oke sekarang kita buka ttg mulok 10 menit saja tetap dalam kerja kelompok tolong dicermati kemudian kita akan kembali membuat ringkasan untuk ini dan silahkan dimulai dari sekarang.
Diskusi Kelompok
Kelompok A tentang : 1. Latar belakang 2. Landasan 3. Tujuan secara umum dan Tujuan secara khusus
Kelompok B tentang : 1. Pengertian 2. Ruang Lingkup 3. Pengembangan dan penetapan mata Pelajaran 4. Pengembangan dan Penetapann SK dan KD
Kelompok C tentang : 1. Pelaksanaan 2. Pihak2 yang terlibat dalam pengembangan 3. Rambu2
Kelompok D tentang : 1. Tim pengamat 1
Kelompok E tentang : 1. Tim Pengamat 2
Kelompok F tentang : 1. Penilaian
Khairuddin, M. Pd (Fasilitator) Karena waktu kita terbatas maka silahkan untuk maju presentasi, dan kelompok D dan E silahkan menjadi pembanding...
Presentasi Kelompok
Kelompok A
MUATAN LOKAL
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Otonomi daerah, sentralisasi ke desentralisasi, multikultural, mulok. Kita kembangkan karena di indo ini mempunyai berbagi ragam kebuadayaan, bahasa dll Jadi dari faktor tadi maka diadakan pengembangan mulok di masing2 sekolah.
B. Landasan • UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37 ayat (1) dan pasal 38 ayat (2) • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
C. Tujuan
Tujuan Umum: Acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK/MAK dalam pengembangan Mulok yang akan dilaksanakan pada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan.
Tujuan Khusus: Memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan perilaku kepada peserta didik agar mereka memiliki wawasan yang mantap tentang keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku di daerahnya dan mendukung kelangsungan pembangunan daerah serta pembangunan nasional. Lebih jelas lagi terutama agar peserta didik dapat:
Ø Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam, sosial, dan budayanya. Ø Memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya sebagai bekal siswa. Ø Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai/aturan-aturan yang berlaku di daerahnya, serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional. Mata pelajaran mulok ini dapat memberikan pengetahuan kepada peserta didik agar lebih kenal dengan kebudayaan, bahasa, tariannya seperti saman, kebudayaan menutup aurat dll
Kelompok E (Pembanding 2) Assalam mualaikum wr wb. kami ingin menanyakan yang termasuk jenis2 mulok apa2 saja
Tanggapan dari kelompok A Bahasa daerah masing, bahasa ini lain2 di sini ada berbagai bahasa, kalau kita di aceh maka belajar bahasa aceh sosial budaya yang ada di NAD
Kelompok E (Pembanding 2) Didaerah Meureubo ada bahasa aceh dan ditempat lain ada juga dari satu tempat ketempat yang lain ini berbeda jadi yang mana harus kita pilih, mana yang perlu kita tiru
Tanggapan dari kelompok A Inilah uniknya bahasa aceh ada Sub2 lagi, jadi ajarkan yang lebih termudah dipahami oleh anak, ini bisa kita berikan informasi tentang bahasa lain kepada anak, tapi kalau menurut saya berikan bahasa yang lebih mudah digunakan sehari2 Kelompok E (Pembanding 2) Bahasa ini harus kita jelaskan seperti ibu katakana tadi, ini di daerah desa ya mudah kita ajarkan tapi kalau di kota tidak mudah
Tanggapan dari kelompok A Inilah tujuan kita walaupun dikota ttp harus dibisakan mengingat kembali makanya di adakan pelajaran bahasa aceh, agar anak2 tidak lupa akan daerahnya, kita sebagai guru ini harus memberikan dari yang tdk bisa bisa hingga menjadi bisa, karena di setiap SD mulok harus ada
Khairuddin, M. Pd (Fasilitator) Kita lihat ruang lingkup di daerah kita, berdasarkan lingkup budaya, ekonomi dll, kebutuhan daerah, kebutuhan yang diperlukan oleh masing2 daerah, Pada saat kita melihat ruang lingkup visi ini diperlukan. Bahasa ini sangat unik dilihat dari takaran bahasa2 lain di indonesia, maka melalui kurikulum pendidikan nasional telah di beri kewanangan kapada kita untuk menerapkan mulok di sekolah, dan salah satu bahasa daerah akan memperkaya khasanah bahasa indonesia. Bahasa aceh ini menarik, jika salah memaknai maka salah pengertian, pemerintah wajib menyelamatkan potensi ini. Ini perlu diselamatkan melalui pembelajaran secara khusus melaui KTSP salah satunya melalui Mulok. Bahasa yang perlu dididik kepada anak2 yaitu bahasa yang sesuai dengan kompetensi dari sudut kebahasaan yang sudah memiliki kompetensinya, mulok yang diangkat harus sesuai dengan kriteria kita disini. Boleh bahasa inggris jika dibutuhkan oleh daerah setempat tujuannya untuk memperkaya khasanah bahasa di tempat itu kalau ada potensi. Oke kira2 Mengapa di daerah kita diperlukan berbagai bahasa
Peserta Karena di daerah kita dibutuhkan, seperti sekarang di aceh tsunami ini datang NGO dan jika bisa bahasa inggris maka akan bisa dipakai
Pihak yang Terlibat dalam Pengembangan • TPK, • LPMP, • PT, • Instansi/lembaga di luar Depdiknas, misalnya: - pemerintah Daerah/Bapeda, - Dinas Departemen lain terkait, - dunia usaha/industri, - dan tokoh masyarakat.
MODEL MUATAN LOKAL Propinsi Banten
SILABUS Mata Pelajaran : Karawitan Kelas : IV Semester : 1
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Kegiatan Pembelajaran Metode Penilaian Sumber Belajar 1. Menabuh gamelan intro lagu 1. Menabuh saron Memainkan waditra saron pada intro lagu sesuai dengan notasi A. Pembukaan 1. Mengkondisi- kan kelas 2. Mengabsen siswa 3. Apersepsi B. Kegiatan Inti 1. Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok 2. Siswa mempe- lajari notasi 3. Siswa men-coba membu-nyikan waditra yang dihadapinya sesuai dengan notasi secara bergantian menurut kelompoknya masing-masing 4. Menabuh bersama-sama sesuai waditra masing-masing C. Penutup Guru membimbing kembali siswa yang belum menguasai pelajaran Membaca Hamdalah Ceramah Demonstrasi Tugas Kelompok Latihan Pengamatan Praktik memainkan waditra bersama-sama berdasarkan kelompok masing-masing Saron Demung Bonang Jenglong Goong 2. Menabuh demung Memainkan waditra demung pada intro lagu sesuai dengan notasi 3. Menabuh bonang Memainkan waditra bonang pada intro lagu sesuai dengan notas i 4. Menabuh jenglong Memainkan waditra jenglong pada intro lagu sesuai dengan notas i 5. Menabuh goong Memainkan waditra goong pada intro lagu sesuai dengan notas i 6. Menabuh bersama-sama Mengkomunikasikan seluruh waditra menjadi sebuah gending intr o 2. Menabuh gamelan iringan lagu 1. Menabuh saron satu Memainkan waditra saron satu sebagai pancer lagu A. Pembukaan 1. Mengkondisi- kan kelas 2. Mengabsen siswa 3. Apersepsi B. Kegiatan Inti 1. Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok 2. Siswa mempe- lajari notasi lagu atau gending pada bagian iringan lagu 3. Siswa men-coba membu-nyikan waditra yang dihadapinya sesuai dengan notasi secara bergantian menurut kelompoknya masing-masing 4. Menabuh bersama-sama sesuai waditra masing-masing C. Penutup Guru membimbing kembali siswa yang belum menguasai pelajaran Membaca hamdalah Ceramah Demonstrasi Tugas Kelompok Latihan Pengamatan Praktik memainkan waditra bersama-sama berdasarkan kelompok masing-masing Saron Demung Bonang Jenglong Goong 2. Menabuh saron dua Memainkan waditra saron dua sebagai pengimbal saron satu 3. Menabuh bonang Memainkan waditra bonang menggunakan teknik caruka n 4. Menabuh demung Memainkan waditra jenglong demung dengan tehnik caruka n 5. Menabuh jenglong Memainkan waditra goong jenglong dengan pancer dan kenonga n 6. Menabuh goong Memainkan waditra goong dengan bena r 7. Menabuh gamelan bersama-sama Mengkomunikasikan seluruh waditra menjadi sebuah gending intr o 3. Menabuh gamelan intro lagu dan iringan lagu 2. Menabuh gamelan iringan lagu bersama berdasarkan kelompoknya · Mengkombinasikan seluruh waditra yang dimainkan oleh anggota kelompoknya · Mempertontonkan permainan gamelan di depan teman-teman atau penonoton A. Pembukaan 1. Mengkondisi- kan kelas 2. Mengabsen siswa B. Kegiatan Inti 1. Siswa dibagi ke dalam 6 kelompok 2. Menabuh gamelan bersama berdasarkan kelompok 3. Mengamati permainan gamelan kelompok lain 4. Siswa membanding-kan permainan gamelan kelompoknya dengan kelompok yang lain C. Penutup Guru mengkomentari masing-masing kelompok Ceramah Demonstrasi Tugas Kelompok Latihan Pengamatan Praktik memainkan waditra bersama-sama berdasarkan kelompok masing-masing Saron Demung Bonang Jenglong Goong
Diskusi Kelompok......
Terima kasih bu, karena waktu jadi tidak usah presentasi besok kita diskusikan saja, terima kasih sampai sore ini masih bisa bersama2. Dan hasil diskusi kelompok tadi besok pagi diberikan kepada saya dan kita kritisi bersama2 dan karena keterbatasan waktu dan keterbatasan saya saya minta maaf, dan untuk informasi selanjutnya maka silahkan datang kekantor kita. Saya akhiri Assalam mualaikum wr, wb.
Abdul Jalil (Direktur GSF) Terima kasih kepada bapak Khairuddin selaku tutor yang sudah mendampingi selama 2 hari, dan besok silahkan datang ke sekolah tempat praktek, dan pak Adi beok akan datang mengunjungi ibu2 disekolah, dan RPP yang pak Adi berikan besok kembali dikumpul kepak adi dan yang pak Khairuddin juga dikumpul kepada bapak Khairuddin, dan tolong besok dipakai Badge, dan kalau ada yang sudah hilang tolong dilaporkan ke panitia, dan kami tidak mau menyoting guru2 yang tidak training, dan besok tolong informasikan keguru pamong untuk menemani dilokal, dan besok saya tidak dapat menemani karena saya bertolak kejakarta dan besok masih ada bapak Adi, bapak Khairuddin, bapak Rusdi dan teman2 yang lain saya akhiri Assalam mualaikum wr, wb
Hari Kelima, Rabu, 16 April 2008 Fetty Kurnia Laily Assalam mualaikum wr,wb. Alhamdulillah, terima kasih kepada ibu2 yang telah hadir pada hari ini, pada hari terakhir dan tadi ibu2 sudah ini melakukan praktek dilapangan, dan sekarang kita masuk keacara penutupan sebagai terakhir puncak acara kita, dan bapak ibu sudah melaksanakan praktek dilapangan dengan materi yang sudah diberikan selama beberapa hari ini, untuk lebih jelas ttg praktek tadi dilapangan mari kita dengarkan arahan dari Fasilitator kita, untuk yang pertama kepada bapak Khairuddin kami persilahkan.
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Assalam mualaikum wr,wb. Ibu2 saya bahagia sekali hari ini melihat ibu2 tadi saat melaksanakan praktek dan pertama2 syukur kepada Allah kita masih diberi umur panjang dan yang kedua saya bahagia saat melihat ibu2 tampil didepan anak2, dan walau masih ada yang perlu kita perbaiki, dan kalaupun saya sekarang berbicara didepan ibu2 sekarang ini tujuan saya untuk mengingat bersama, dan tadi saya lihat masih ada kelemahan2 pada bebeapa guru, tapi saya tdk menyebuntukan nama orangnya, tetapi yang perlu saya ingatkan saya bukan ingin mengajar ibu2, dan saya bukan mencaramahi, tapi yang kita mau saling mngisi, kalau boleh kedepan pada saat kegiatan awal saat ibu2 membuka pengajaran yang perlu disampaikan : 1. sampaikan salam 2. menulis tangga, 3. absensi siswa 4. menulis tema 5. membaca doa bersama 6. waktu yang digunakan kemudian dibagi berapa menit pada pembukaan, kegiatan inti dan penutup 7. indikator yang ingin dicapai 8. pada kegiatan inti dijelaskan skenario pembelajaran (langkah2 mereka bekerja) 9. Metode pembelajaran (tdk perlu dijelaskan kepada murid, tapi perlu dicapai bersama2) 10. pada kegiatan penutup (menarik kesimpulan ari pembelajaran yang telah dilaukan) 11. guru menyajikan pesan2 moral 12. mengakhiri dengan pembacaan doa
Terima kasih, ibu2 bisa bertanya bila ada yang kurang jelas kita masih ada waktu 3 menit lagi...
Peserta Apakah dalam proses belajar mengajar jam ke 2 harus di baca doa juga
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Setiap kt memulai harus dimulai dengan doa, apa yang dipelajari di sekolah harus ada kaitan dengan kehidupan sehari2
Peserta Yang kami belum jelas pada saat baru masuk kita beri salam sedangkan guru pertama sudah memberikan salam ini bagaimana
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Ini bisa kita ulang lagi untuk meperdalam.
Peserta Kalau sudah buat tanggal, dibuat lagi harinya
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Bisa, papan tulis dibagi 3: 1. tanggal 2. indiktor 3. kesimpulaan
Peserta Saya pernah mengikuti training dan ditraining itu dikatakan bahwa dalam menyajikan pelajaran kalaus 1 tema tidak boleh dikasih tau, termasuk roster, jadi ini bagaimana.
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Kelas I-III tidak perlu diberi tahu, kelas IV-VI perlu diberi tahu, yang paling penting saat masuk kekelas pelajaran bahasa indonesia harus dikuasai seperti penambahan awalan, kalau salah ibu tulis maka sampai jadi PNS pun akan tetap salah
Peserta Ada yang kalaus 1 bertanya apa gak ada roster
Peserta Menurut pelajaran sudah tematis, tapi bukunya gado2,
Khairuddin, M.Pd (Faslitator) Yang perlu tahu ibu karena ibu yang menyiapkan diri, sumber belajar harus multi tdk mesti terpaku pada buku paket, jd buku bercampur tdk masalah, waktu kita sudah habis, Saya atas nama fasilitator minta maaf jika ada salah ucapan dan kata dan juga mewakili dari pak Adi yang tdk bisa hadir, dan juga saya minta maaf atas segala pengetahuan saya yang sangat terbatas, dan semoga Allah memberi rahmad dan apa yang telah kita pelajari tidak sia2. Assalam mualaikum wr,wb.
Fetty Kurnia Laily Selanjutnya pengisian lembar evaluasi
Fetty Kurnia Laily Terima kasih kepada tutor dan selanjut pembagian sertifikat secara simbolis kepada 2 orang yang terfavorit, bukan berarti yang lain tidak terfavorit, tapi ini hanya untuk simbolis, kepada. Ibu Asiah dan kepada Ibu Rabiah kami persilahkan kedepan, kepada bapak Khairuddin kami persilahkan untuk menyerahkan sertifikat kepada Ibu Rabiah dan Kepada Bapak Rusdy Faizin kami persilahkan untuk menyerahkan sertifikat kepada Ibu Asiah...
Penyerahan Sertifikat secara Simbolis
Rusdi Faizin (Deputy GSF) Assalam mualaikum wr, wb. Pertama2 puji kepada Allah SWT atas rahmatnya kita dapat melaksanakan training di SDN Peureumeu ini, salawat salam kepada Nabi Muhammad SAW dan semua sahabatnya, dan penghormatan kepada bapak khairuddin, para panitia, ibu2 peserta sekalian, dan saya mewakili dari Direktur karena beliau ke Jakarata, dan terima kasih kepada ibu2 yang telah mengikuti training ini selama 5 hari dan kami mohon maaf telah mengganggu istirahat ibu2, mungkin bisaanya pulang sekolah (ngajar) langsung kerumah, tapi sekarang langsung ketempat training. Training ini tujuannya untuk meningkat mutu pendidikan, dan tahun kemarin kami sudah melaksanakan training, dan kami sudah mengusulkan penambahan dana pendidikan sebesar 20% dan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan, dan pernah saya baca dalam buku sejarah kaisar jepang saat terjadi bom atom, yang pertama ditanya yaitu “berapa guru yang tinggal” jadi begitu pentingnya pendidikan, kami beritahukan kepada ibu2 jika ada yang kurang jelas maka bisa hubungi tutor ke GSF atau lewat Hp, dan kami ada bagikan profil untuk di isi, nanti kalau belum siao bisa diberikan kepada staff kami yang mengunjungi sekolah ibu2 dan ini hanya ini yang dapat saya sampaikan lebih dan kurang saya mohon maaf, dengan mengucapkan Alhamdulillah Training wali kelas I untuk wilayah kecamatan Kaway XVI dengan resmi saya tutup Assalam mualaikum wr, wb.
Fetty Kurnia Laily Doa....
Fetty Kurnia Laily Dan saya sebagai MC mohon maaf jika ada salah kata dan bahasa saya akhiri ssalam mualaikum wr, wb. |