Loading Poll...
Loading Poll...| SISWA TIDAK MAMPU BERPRESTASI |
SISWA TIDAK MAMPU BERPRESTASI TERIMA BEASISWA PRESTASI DARI KOMISI BEASISWA ACEH Terbukti cacat proses. Meulaboh GSF.Kelulusan tiga nama dari SMA Aceh Barat difakultas kedoktoran unsyah beberapa waktu yang lalu rata rata tidak mampu berprestasi atau diatas peringkat lima belas. Namum dari segi ekonomi siswa-siswi ini dapat dikatagorikan mampu karena semua orang tuanya adalah pegawai negeri sipil (PNS). Reza Prasetia Putra siswa SMAN 1 Meulaboh lulus biasiswa prestasi difakultas kedoktoran Unsyah yang orangtuanya Ibu reza adalah pegawai negeri sipil dikantor Bupati Aceh Barat sehingga terindikasi mampu dibidang ekonomi bagi orangtua reza.Tetapi reza dalam buku rapor mendapat peringkat satu dan dua di SMA Negeri I meulaboh tergolong berprestasi/mampu dan orangtunya pun mampu karena ibunya pegawai negeri sipil/pns. Siti Mardyah siswi SMAN 4 Wira bangsa meulaboh yang orang tuanya (ibunya) mantan kepala SDN Cot darat yang sekarang mengajar di SDN I bubon tecatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) jajaran dinas pendidikan kabupaten Aceh Barat. Tetapi siti panggilan sehari-hari di SMAN 4 tercatat peringkat lima belas mulai kelas satu sampai kelas tiga yaitu tahun pertama dikelas 1a karena dapat peringkat lima belas pindah ke IIb dan sampai kelas tiga bertahan pada kelas IIIB karena tidak berprestasi. Namun orang tuanya dapat dikatagorikan mampu secara ekonomi tetapi sitinya yang tidak mampu berprestasi. Aulia Urrahman siswa SMAN 2 meulaboh dalam buku rapornya peringkat lima belas juga, namun lulus difakultas kedoktoran Unsyah walaupun tergolong tidak mampu berprestasi. Aulia panggilan sehari-hari dapat dikatagorikan mampu yaitu ayahnya pegawai negeri sipil dinas pendidikan aceh barat dan ibunya pegawai negeri sipil dinas kesehatan aceh barat disegi ekonomi dapat dikatagorikan mampu Cuma dari segi ilmunya yang tidak mampu berprestasi disekolah. Ke tiga nama yang lulus untuk mendapatkan beasiswa penuh dari provinsi aceh fakultas kedoktoran unsyah ini terindikasi jelas cacat proses penuh manipulasi yang akan berakibat tidak baik dan dapat terindikasi kerugian bagi daerah maupun unsyah dimata public ketiga nama tersebut berasal dari keluarga mampu secara ekonomi karena orangtunya pegawai negeri sipil. Diharapkan pada tim seleksi provinsi untuk melakukan diagnosa ulang/ tes ulang sehingga mendapatkan hasil yang rill tampa rekayasa serta memberi kesempatan pada anak-anak berprestasi dan berasal dari keluarga tidak mampu sebagai bentuk keadilan bagi masyarakat dibumi Teuku Umar/Kupiah Meuketop ini. Karena telah terbukti cacat proses segera diperbaiki bukan perbaikannya tahun depan. Yaitu ibarat ban kempes ya harus ditampal sekarang bukan ditampal tahun depan. Disisi lain ada anak yang benar-benar berprestasi tetapi tidak mampu/miskin telah dizalimi haknya oleh tiga orang tersebut diatas sehingga berimbas pada guru-guru yang selama ini memicu belajar peserta didiknya untuk mendapat peringkat dengan imbing-imbing dapat biasiswa yang berdapat pada guru tidak didengarkan suara oleh siswa dengan contoh kasus di SMAN 4 wira bangsa ada anak yang benar-benar berprestasi karena namanya tidak ada rekomendasi dari kepala sekolah jatuh pinsan dan sakit. Karena siswa-siswinya tidak berpretasi/tidak mampu tetapi hanya orangtuanya yang mampu kita khawatirkan enam tahun kedepan aceh barat gagal memiliki dokter karena ketidakmampuan siswa-siswi tersebut kuliah setengah jalan/gagal karena dipaksa orang tuanya. Grassroots Society Forum (GSF) mendesak pihak panitia komisi beasiswa aceh untuk melakukan seleksi ulang calon mahasiswa-mahasiswi fakultas kedoktoran Unsyah khusus untuk Kabupaten Aceh Barat agar diberikan pada yang berhak menerimanya(tim GSF) |






![]() | Today | 53 |
![]() | Yesterday | 886 |
![]() | This week | 2815 |
![]() | Last week | 7557 |
![]() | This month | 26052 |
![]() | Last month | 38113 |
![]() | All days | 585266 |