Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Korban Tsunami Berdelegasi ke Kantor Bupati

MEULABOH - Sekitar 20 perwakilan korban tsunami dari Gabungan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) Aceh Barat, Senin (24/5) kembali berdelegasi ke kantor bupati setempat. Kedatangan korban tsunami itu untuk mempertanyakan janji rumah untuk mereka hingga kini belum ditepati oleh Pemkab.

Korban Tsunami Berdelegasi ke Kantor Bupati
Aceh Barat Tue, May 25th 2010, 09:40

MEULABOH - Sekitar 20 perwakilan korban tsunami dari Gabungan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) Aceh Barat, Senin (24/5) kembali berdelegasi ke kantor bupati setempat. Kedatangan korban tsunami itu untuk mempertanyakan janji rumah untuk mereka hingga kini belum ditepati oleh Pemkab.

Kedatangan korban tsunami ini sebelumnya akan menemuai Bupati Ramli MS. Sebab bupati beberapa waktu lalu pernah menyatakan akan dibangun rumah dalam tahun 2010 ini yakni dari perkampung nelayan 125 rumah, dari Otsus 2010 sebanyak 75 unit, dan sejumlah sumber lainnya dari rumah ganda yang berhasil diusut oleh Polres dari penerima ganda. Namun rencana menemui Bupati Ramli gagal, sebab Bupati Ramli sedang berada di Padang yakni memantau perkembangan pembangunan sebuah sekolah bantuan Pemkab Aceh Barat untuk korban gempa di Padang.

Perwakilan GPRS ini akhirnya diterima Wakil Bupati, Fuadri SSi dan selanjutnya digelar pertemuan. Yakni perwakilan GPRS yakni Edi Candra, Ramu Indra, dan Chaidir mengatakan kedatangan para korban tsunami ini adalah mempertanyakan terhadap janji rumah untuk korban tsunami yang belum dapat rumah.

Korban tsunami berharap Pemkab untuk tidak mempermainkan serta segera merealisasi janji sehingga Pemkab tidak hanya bisa berjanji, sebab sekarang sudah bulan Mei, akan tetapi semua masih kabur sehingga korban tsunami merasa dipermainkan oleh Pemkab, terlebih disebutkan sudah ada rumah disita oleh Polres dari penerima rumah ganda, akan tetapi kapan rumah ini segera disalurkan kepada korban tsunami.

Menindaklanjuti tuntutan GPRS, Wabup Fuadri mengaku tidak dapat memberikan jawaban pasti sebab yang berkompeten adalah bupati. Dan terhadap rumah dari Polres yang berhasil disita segera akan dipertanyakan sehingga diharapkan segera ada jawaban. Setelah mendengar penjelasan itu perwakilan GPRS membubarkan diri sebab mereka tidak mendapatkan jawaban dari apa yang dituntut.(riz)
http://www.serambinews.com/news/view/31365/korban-tsunami-berdelegasi-ke-kantor-bupati

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday361
mod_vvisit_counterYesterday917
mod_vvisit_counterThis week1278
mod_vvisit_counterLast week7008
mod_vvisit_counterThis month25474
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days584688

Online (20 minutes ago): 21
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Mei 22, 2012