Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Mogok Makan Tuntut Rumah Dihentikan

MEULABOH - Aksi mogok makan babak kedua menuntut rumah bantuan oleh korban tsunami dari Gabungan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) Aceh Barat

Serambi Mogok Makan Tuntut Rumah Dihentikan
Aceh Barat 26 Januari 2010, 09:41
Mogok makan
Tiga peserta mogok makan dari Gabungan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) Aceh Barat terpaksa diinfus karena kondisi semakin memburuk, Senin (25/1). Aksi mogok makan sudah empat hari di posko Batee Puteh Suak Ujong Kalak, Meulaboh dihentikan.SERAMBI/RIZWAN

MEULABOH - Aksi mogok makan babak kedua menuntut rumah bantuan oleh korban tsunami dari Gabungan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) Aceh Barat sejak Jumat lalu, pada Senin (25/1) sore terpaksa dihentikan. Pasalnya kondisi tiga peserta yang bertahan selama empat hari semakin memburuk sehingga harus diinfus dan terpaksa dipulangkan ke pihak keluarga.

Menurut amatan Serambi, Senin di posko korban tsunami di Batee Puteh Suak Ujong Kalak, Meulaboh menemukan tiga peserta mogok makan dan kondisinya semakin lemas sehingga terpaksa diinfus. Mereka hanya tidur di bawah terpal dan ketiga peserta yang hingga siang kemarin masih bertahan adalah Maimun, Iskandar, dan Supardi.

Koordinator aksi mogok makan, Safrizal didampingi jurubicara, Dadang mengatakan, kondisi para peserta aksi semakin memburuk sehingga ketiganya harus terpaksa harus diinfus guna menambah cairan guna bisa bertahan. Aksi mogok tetap bertahan sudah empat hari ini adalah berharap janji rumah buat mereka agar benar-benar direalisasikan. “Aksi mogok makan ini sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang selama ini hanya bisa memberi janji,” jelasnya.

Dikatakan, jumlah peserta mogok makan sebelumnya sebanyak enam orang dan pada Minggu tinggal tiga orang karena yang lainnya mundur. Kondisinya semakin memburuk sehingga yang bertahan hanya tiga orang.  Safrizal menyatakan, aksi mogok makan dihentikan pada sore hari karena kondisi peserta semakin memburuk untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Sebab ketiga pemogok makan sudah mencret dan badan lemas sehingga mereka dikembalikan ke pihak keluarga. Ia mengatakan meski aksi mogok telah dihentikan tetapi perjuangan supaya direalisasikan rumah korban tsunami yang terbaikan ini akan terus dilakukan, serta akan tetap bertahan di posko.

Harus direalisasikan
Sementara itu Ketua Komisi C DPRK Aceh Barat Mufril meminta rumah duafa yang pernah dijanjikan untuk diberikan kepada korban tsunami harus benar-benar direalisasikan. “Harapan kita DPRA dan Pemerintah Aceh benar-benar mengakomodir masalah ini dalam RAPBA 2010 yang sedang dibahas itu,” jelasnya.

Diakui saat tim DPRK dan Pemkab Aceh Barat ke Banda Aceh beberapa waktu lalu, bahwa DPR Aceh dan Pemerintah Aceh sudah setuju akan diakomodir dalam RAPBA 2010 serta anggota DPRA juga sudah turun langsung ke Aceh Barat. Karena itu janji yang pernah diutarakan itu diharapkan hanya sebatas janji sebab korban tsunami yang belum mendapatkan rumah ini sudah berharap benar-benar direalisasikan.(riz)
http://www.serambinews.com/news/view/22597/mogok-makan-tuntut-rumah-dihentikan

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday354
mod_vvisit_counterYesterday917
mod_vvisit_counterThis week1271
mod_vvisit_counterLast week7008
mod_vvisit_counterThis month25467
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days584681

Online (20 minutes ago): 27
Your IP: 38.107.179.228
,
Today: Mei 22, 2012