Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Korban Tsunami Doa, Mahasiswa Mogok Makan
Korban Tsunami Doa, Mahasiswa Mogok Makan
Meulaboh – Puluhan korban tsunami, Minggu (17/1) melakukan doa bersama guna mengetuk pemerintah agar secepatnya merealisasikan rumah bantuan. Sedangkan mahasiswa melakukan aksi mogok makan, sebagai rasa simpatik mereka terhadap kondisi korban bencana tsunami yang terus berjuang. Posko Korban Tsunami di Gampong Suak Ribee, Johan Pahlawan Aceh Barat sampai Minggu kemarin, masih terlihat ramai ditempati oleh para korban tsunami asal kabupaten tersebut. Posko ini dibuka sebagai tempat persinggahan sementara para korban yang menunggu realisasi rumah bagi mereka.
“Jika mau balik ketempat saudara malu, sedangkan kalau menetap di barak, sama saja lantaran harus membayar sewa,” keluh Nurnita, koban tsunami asal Gampong Ujung Kalak, Johan Pahlawan, pasca ikutan membaca doa.
Doa yang dipanjatkan korban tsunami tersebut, diakui Eddy Chandra selaku Koordinator Gerakan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS) Aceh Barat, guna membuka pintu hati keikhlasan pemerintah dalam menanggapai secara serius kondisi kekinian para korban bencana yang menetap di posko. Sebab, sebagaian masyarakat telah jatuh sakit lantaran dengan kondisi labil mereka. “
Banyangkan mereka menetap di tempat seperti ini, sedangkan harapan mendapatkan rumah belum tentu lagi. Sepertinya mereka mulai pesimis,” ujar Eddy seraya mengatakan, semoga doa yang dipanjatkan, segera dikabulkan oleh Allah SWT.
Dan pihak eksekutif serta legislatif secepat munkin merealisasikan rumah bantuan kepada para korban bencana agar mereka dapat hidup normal di rumah yang layak.
Mogok Makan
Masih di posko korban tsunami, puluhan mahasiswa asal Pantai Barat Aceh menggelar aksi mogok makan, sebagai rasa simpatik mereka terhadap para korban bencana yang mulai letih dengan kondisi luntang-lantung tampa rumah layak huni bagi mereka, lantaran, rumah mereka telah diterjang gelombang bencana tsunami.
“Sementara lima tahun bencana telah berlalu, dan BRR pun telah minggat dari Aceh, masih ada para korban bencana belum dapat rumah seperti ini,” ujar Herry, mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang ikut dalam aksi mogok makan, kepada koran ini.
"Kami akan melancarkan aksi ini sampai ada tanggapan serius dari pemerintah terhadap hak para korban bencana, yakni rumah bantuan tsunami. Terserah mau diambil dari program apa untuk membangun rumah itu.
Warga punya hak nya, sedangkan pemerintah mempunyai tanggungjawab untuk merealisasikan hak tersebut,” imbuh Herry.
Aksi mogok makan dan minum tersebut mulai dilakukan mahasiswa sejak Jumat (16/1) lalu hingga Minggu kemarin. "Kini kondisi mahasiswa yang mogok semakin lemah dan terbaring di bawah tenda," ujarnya. (den)
 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday353
mod_vvisit_counterYesterday917
mod_vvisit_counterThis week1270
mod_vvisit_counterLast week7008
mod_vvisit_counterThis month25466
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days584680

Online (20 minutes ago): 27
Your IP: 38.107.179.229
,
Today: Mei 22, 2012