|
BANDA ACEH - Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh, Muhyan Yunan kepada Serambi, Minggu (16/10) di Banda Aceh menginformasikan, sejak Selasa (18/10) besok,
Pembangunan Jalan Teunom-Meulaboh Dimulai Besok Senin, 17 Oktober 2011 09:37 WIB BANDA ACEH - Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh, Muhyan Yunan kepada Serambi, Minggu (16/10) di Banda Aceh menginformasikan, sejak Selasa (18/10) besok, pemerintah akan melanjutkan pembangunan jalan lintas Banda Aceh-Meulaboh yang belum dibangun, yakni dari Calang ke Meulaboh sepanjang 47 kilometer.
Pembangunan jalan dan sebuah jembatan rangka baja sepanjang 100 meter di Kuala Bubon pada lintasan Calang-Meulaboh itu menggunakan dana hibah dari Multi Donor Fund (MDF) sebesar Rp 330 miliar. “Pemancangan tiang pertama tanda dimulainya pembangunan jembatan tersebut akan dilakukan oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Selasa besok,” kata Muhyan.
Muhyan mengatakan, MDF mencairkan dana hibahnya untuk Aceh sebesar Rp 330 miliar itu, setelah pihaknya bersama Bappeda Aceh menghadap Bappenas dan Menteri Pekerjaan Umum menyatakan pembangunan jalan pantai barat yang hancur akibat bencana gempa dan tsunami sepanjang 250 Km yang pada masa rehab rekon paska bencana tsunami 2005-2009 belum selesai ditangani seluruhnya.
Program pembangunan kembali ruas jalan negara di pantai barat itu, ungkap Muhyan dilakukan bertahap. Tahap I telah dikerjakan 150 Km dari Calang-Banda Aceh melalui sumber dana USAID dari Amerika Serikat.
Untuk merehab dan membangun kembali badan jalan dan jembatan yang telah putus akibat gelombang tsunami, USAID telah membelanjakan bantuan rakyat dan negaranya untuk pembangunan jembatan dan jalan sepanjang 150 Km itu sekitar Rp 2,2 triliun.
Pembangunan ruas jalan Banda Aceh-Meulaboh tahap pertama itu, katanya, telah selesai dikerjakan. Tapi pihak kontraktornya Sangyong dari Korea Selatan bersama mitra kerjanya PT Hutama Karya sampai kini masih ada melakukan finishing atau memperbaiki badan jalan yang rusak karena masih dalam masa pemeliharaannya.
Jalan Calang-Banda Aceh yang dibangun USAID itu telah diresmikan penggunaannya oleh telah Duta Besar Amerika untuk Indonesia pada bulan lalu. Ini artinya, pembangunan dan perbaikan jalan pantai barat sepanjang 150 Km dari 250 Km, sudah selesai dikerjakan, dan kini tinggal 100 Km lagi yang belum dibangun baru.
Ruas jalan yang belum dibangun baru itu, kata Muhyan, sepanjang 47 Km dari Teunom-Meulaboh, pembangunan akan dimulai Selasa (18/10) besok, yang akan dilakukan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf secara simbolis melalui pemancangan tiang pertama pembangunan Jembatan Kuala Bubon. Jembatan tersebut terletak sekitar 20 Km dari Kota Meulaboh.
Panjang jembatan rangka baja Kuala Bubon yang akan dibangun mencapai 100 meter bersama bantaran landasan jembatannya kanan kiri sepanjang 250 meter.
Pimpro pelaksana pembangunan jalan Tenom-Meulaboh, Ir T Idaman menjelaskan, dana hibah MDF senilai Rp 330 miliar itu, sudah termasuk dana pengawasan, administrasi dan kontruksi. Kalau untuk dana kontruksinya saja sekitar Rp 275 miliar.
Dana sebanyak itu, akan digunakan untuk pembangunan 47 kilomter badan jalan baru pada rute lama, dan satu unit jembatan di Kuala Bubon sepanjang 100 meter, ditambah panjang bantaran jembatan masing-masing 125 m, sehingga total jembatan dan bantaran yang akan dikerjakan mencapai 350 meter.
Untuk melaksanakan pekerjaan itu akan menelan biaya sekiatar Rp 35 miliar. Sedangkan untuk biaya pembangunan badan jalannya sepanjang 47 Km saja dialokasikan dana sekitar Rp 240 miliar.(her)
Editor : bakri
http://aceh.tribunnews.com/2011/10/17/pembangunan-jalan-teunom-meulaboh-dimulai-besok |