Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Warga Blokir Lagi Lintas Meureubo

MEULABOH - Masyarakat dari empat desa di Kabupaten Aceh Barat, Senin (12/9) memblokir jalan Ranto Panyang-Tumpok Ladang di lintas Meureubo-Kaway XVI. Jalan sepanjang 4 kilometer yang sebelumnya pernah dijanjikan dibangun dalam tahun 2011

Warga Blokir Lagi Lintas Meureubo
Selasa, 13 September 2011 09:11 WIB
MEULABOH - Masyarakat dari empat desa di Kabupaten Aceh Barat, Senin (12/9) memblokir jalan Ranto Panyang-Tumpok Ladang di lintas Meureubo-Kaway XVI. Jalan sepanjang 4 kilometer yang sebelumnya pernah dijanjikan dibangun dalam tahun 2011 melalui dana Otsus sebesar Rp 4,8 miliar tetapi hingga kini belum direalisasikan sehingga kerusakan kian parah. Akibat aksi blokir oleh ratusan warga ini, arus transportasi darat menggunakan armada empat roda menjadi lumpuh.

Aksi blokir dilakukan ratusan warga dengan menebang pohon dan diletakkan di badan jalan serta menanam berbagai jenis pohon seperti pinang, kelapa, dan sejumlah tamanan lain. “Aksi yang kami lakukan hari ini memblokir jalan merupakan aksi lanjutan yang pernah kami lakukan awal tahun 2011 lalu, tetapi waktu itu dijanjikan akan dibangun mulai bulan Juni 2011, tetapi sudah masuk September belum juga dikerjakan,” ujar Mukim Ranto Panjang, Cahidin kepada wartawan di lokasi pemblokiran, Senin (12/9).

Jalan ini dijanjikan akan dibangun dengan melalui dana Otsus 2011 tetapi hingga kini belum ada realisasinya, sehingga masyarakat dari empat desa yaitu Desa Pasi Aceh Baroh, Pasi Aceh Tunong, Pasi Aceh Tengoh, dan Tumpok Ladang menjadi kecewa. Bentuk kekewewaan itu mereka tumpahkan ke jalan.

Zanuddin dan Muhammad, penduduk Pasi Aceh Baroh mengungkapkan, kerusakan jalan kian parah dan selama ini tidak pernah diperbaiki sehingga penduduk tidak tahu kemana mengadu lagi. Namun, yang makin kecewa adalah sebelumnya sudah dijanjikan akan dibangun. “Jalan daerah kami sudah seperti kubangan kerbau karena tidak pernah mendapat perhatian,” ujar Muhammad.(riz)

Editor : bakri
http://aceh.tribunnews.com/2011/09/13/warga-blokir-lagi-lintas-meureubo

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday796
mod_vvisit_counterYesterday803
mod_vvisit_counterThis week796
mod_vvisit_counterLast week7557
mod_vvisit_counterThis month24033
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days583247

Online (20 minutes ago): 30
Your IP: 38.107.179.228
,
Today: Mei 20, 2012