|
BANDA ACEH - Kongres I Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Aceh yang berlangsung dua hari, yaitu 24-25 November di Hotel Regina Banda Aceh melahirkan sejumlah keputusan strategis terkait upaya-upaya pengurangan risiko bencana. Kongres juga berhasil memilih ketua forum periode tiga tahun pertama yaitu Cut Faisal Syah Putra.
Cut Faisal Syah Putra Pimpin Forum PRB Aceh Kutaraja Fri, Nov 26th 2010, 13:58
BANDA ACEH - Kongres I Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Aceh yang berlangsung dua hari, yaitu 24-25 November di Hotel Regina Banda Aceh melahirkan sejumlah keputusan strategis terkait upaya-upaya pengurangan risiko bencana. Kongres juga berhasil memilih ketua forum periode tiga tahun pertama yaitu Cut Faisal Syah Putra.
Forum PRB merupakan wadah yang menyatukan organisasi pemangku kepentingan (multystakeholders) yang bergerak untuk mendukung upaya-upaya pengurangan risiko bencana. Pendirian forum ini diprakarsai oleh para pegiat dan mitra Forum PRB Aceh yang terdiri dari organisasi masyarakat, pemerintah, swasta, media, perguruan tinggi, LSM, dan lembaga internasional yang bekerja di Aceh.
Rangkaian Kongres I Forum PRB Aceh pada hari kedua, Kamis (25/11) beragendakan antara lain penjaringan bakal calon ketua yang selanjutnya dilakukan pemilihan dan penetapan ketua terpilih. Prosesi itu diikuti 95 orang yang merupakan perwakilan dari unsur pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, media massa, perguruan tinggi, dan LSM.
Pada tahap penjaringan bakal calon, tampil lima nama yang mewakili masing-masing unsur, yaitu Ir Ferry Suferilla (CRRC), TM Zulfikar (Walhi), Cut Faisal Syah Putra (Yayasan Laskar Muda Indonesia), T Feriansyah (RAPI), Ir Usman Budiman (unsur pemerintah), dan Muhammad Hamzah (LSM/media).
Menjelang pemilihan, masing-masing bakal calon tampil menyampaikan visi dan misi sekaligus pernyataan bersedia atau tidak untuk dipilih sebagai Ketua Forum PRB Aceh. Pada tahap ini, empat bakal calon menyatakan tidak bersedia maju ke putaran berikutnya, namun mendukung siapapun yang akan memimpin forum tersebut. Pimpinan sidang akhirnya menetapkan dua calon yang maju ke proses pemilihan, yaitu Ferry Suferilla, dan Cut Faisal Syah Putra.
Pemilihan berlangsung secara tertutup, di mana masing-masing peserta memiliki satu hak suara. Akhirnya, berdasarkan perhitungan akhir, Ferry Suferilla mengantongi 38 suara dan Cut Faisal 57 suara. Dengan hasil itu, Cut Faisal Syah Putra ditetapkan sebagai ketua terpilih untuk periode tiga tahun pertama.
Forum memberikan tugas kepada ketua terpilih untuk menyusun kepengurusan lengkap sesuai statuta selama satu minggu. “Insya Allah kita akan merangkul seluruh potensi yang ada untuk membentuk satu tim yang tangguh dalam wadah Forum PRB Aceh,” kata Cut Faisal kepada Serambi sesaat setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih.
Tangguh bencana Sebelumnya, ketika membuka Kongres I Forum PRB Aceh, Gubernur Aceh diwakili staf ahlinya, Ir Mufti Madjid mengharapkan agar forum tersebut bisa menyatukan organisasi pemangku kepentingan yang bergerak dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana yang pada akhirnya bisa mewujudkan cita-cita nasional, yaitu terbentuk masyarakat yang tangguh bencana.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Drs Asmadi Syam dalam sambutannya juga mengharapkan agar kehadiran Forum PRB akan mengawal pelaksanaan pembangunan pengurangan risiko bencana yang dilakukan oleh pemerintah sehingga apa yang diharapkan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan dapat terwujud secara lebih berdaya guna dan berhasil guna.(nas/hd) http://www.serambinews.com/news/view/43566/cut-faisal-syah-putra-pimpin-forum-prb-aceh
|