Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
PNS Aceh Barat Nongrong di Warkop

MEULABOH - Hari pertama masuk kerja pascahari raya Idul Adha, di Kabupaten Aceh Barat, pada Kamis (18/11) banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemkab menghabiskan waktu di warung kopi (Warkop). Kebetulan Kamis kemarin hampir seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPD) menghadiri peresmian Mapolres Aceh Barat, sehingga para PNS bebas berkeliaran.

 

Hari Pertama Kerja
PNS Aceh Barat Nongrong di Warkop
Aceh Barat Fri, Nov 19th 2010, 11:56

MEULABOH - Hari pertama masuk kerja pascahari raya Idul Adha, di Kabupaten Aceh Barat, pada Kamis (18/11) banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemkab menghabiskan waktu di warung kopi (Warkop). Kebetulan Kamis kemarin hampir seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPD) menghadiri peresmian Mapolres Aceh Barat, sehingga para PNS bebas berkeliaran.

Bahkan sebagaiman amatan Serambi Kamis kemarin, hampir seluruh kantor, dinas, dan badan terlihat sepi dan jumlah kehadiran juga sangat minim. Apalagi, pada hari pertama kerja kemarin, tak satu pun pejabat dari Setdakab melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) karena semua kepala SKPK ke Mapolres menghadiri peresmian Mapolres setempat yang direhab bantuan APBK Aceh Barat 2010 dengan anggaran Rp 800 juta.

Dan kasus malas masu kantor bukan saja di kalangan PNS, tapi juga dikalangan anggota DPRK. Pasalnya pada Kamis kemarin, kantor DPRK sepi dari anggota DPRK dan hanya dihadiri dari sekretariat dewan saja.

Asisten Pemerintahan Pemkab Aceh Barat, Drs Bukhari ditanyai Serambi, kemarin mengakui bahwa tak ada digelar sidak pada hari pertama kerja pascalebaran Idul Adha, sebab mereka sejak pagi ke Mapolres. “Untuk di Setdakab pada apel pagi mencapai 90 persen hadir,” ujar Bukhari.

Menurutnya, adanya PNS yang tak masuk mungkin mereka masih lebaran dan dari edaran Gubernur Aceh bahwa pada hari Kamis sudah wajib masuk kembali kerja dan bagi pelanggar akan dipotong TC. Dan terhadap edaran itu sudah disampaikan kepada masing-masing SKPK sebelum lebaran lalu.

 Sementara itu, kasus lain juga terjadi di sekolah-sekolah di Aceh Barat yakni seluruh sekolah pada hari pertama kerja usai lebaran Idul Adha pada Kamis kemarin dibuka, sesuai dengan ederan dari Dinas Pendidikan Aceh Barat. Namun, pemandangan aneh ketika sekolah dibuka dan guru hadir, tak seorang pun siswa di Aceh Barat yang pergi ke sekolah pada Kamis (18/11).

Beberapa guru mengakui bahwa sesuai edaran bahwa pada Kamis sudah mulai sekolah kembali yakni bila tak hadir akan dipotong TC dan bagi yang masih berstatus CPNS sesuai edaran Gubernur Aceh akan ditunda pengangkatan menjadi PNS selama tiga bulan. “Memang aneh hari pertama kerja pascalebaran Idul Adha tahun ini, guru hadir, tetapi siswa malah tak hadir,” ujar seorang guru di sekolah kawasan GIB Lapang Meulaboh.

 Aceh Selatan
Kondisi yang sama juga terjadi di Aceh Selatan. Pada hari pertama masuk kerja Kamis (18/11), jumlah pegawai yang hadir sangat sedikit, karena mereka masih merayakan Hari Raya Idul Adha bersama sanak famili dan kaum kerabatnya. Pantauan Serambi, Kamis kemarin, seluruh perkantoran di Aceh Selatan sudah buka, namun aktifitas perkantoran masih terlihat sepi, karena sebagian besar para PNS belum masuk kerja.

Meskipun ada yang masuk kantor, mereka hanya duduk dan mondar-mandir dari ruanga ke ruangan untuk bersalam-salaman sesama PNS. Minimnya tingkat kehadiran PNS itu bukan karena banyak yang pulang kampung, melainkan karena mereka masih bersilahturrahmi dengan sanak keluarga di kampung.

Salah seorang PNS di Setdakab Aceh Selatan mengakui, bahwa libur kerja satu hari yang ditetapkan oleh pemerintah bagi PNS itu sangat tidak tepat diberlakukan di negeri yang sudah diberlakukan Syariat Islam. Seharusnya Pemerintah Aceh yang sudah mendapat otonomi khusus itu bisa menambah hari libur kerja, tidak mengikuti ketetapan dari pusat.

Sekda Aceh Selatan, Drs H Harmaini M Si, yang dikonfirmasi Serambi di di Taaktuan mengakui pada hari pertama masuk kerja sejumlah perkantor masih terlihat sepi. Belum normalnya aktivitas perkantoran di setiap SKPK itu dikarenakan para PNS itu masih bersilaturrahmi dengan sanak kelurga dan kerabatnya.

Harmaini berjanji akan menindak tegas para PNS yang melalai tugas tanpa ada keterangan yang jelas. Sebab sesuai dengan surat edaran Gubernur Aceh, libur lebaran haji hanya satu hari, yakni hari Rabu (17/11).

 Aceh Barat Daya
Demikian juga di Aceh Barat Daya (Abdya), jumlah PNS yang masuk kantor pada hari pertama kerja setelah Hari Raya Idul Adha juga sedikit.

Mereka mengaku kewalahan dengan kebijakan libur kerja hanya satu hari sehingga nekad tidak masuk kantor untuk menerima anggota keluarga yang berlebaran atau mengunjungi anggota keluarga di tempat lain.

Amatan Serambi, Kamis kermarin, kantor-kantor pemerintah dan sekolah di Abdya tetap buka seperti biasa, namun sejumlah staf tidak masuk kerja atau pulang lebih cepat jadwal sehingga suasana agak sepi dari hari-hari kerja sebelumnya. “Ada beberapa PNS nekad bolos kerja dan sejumlah lainnya hanya ‘setor muka’ sejenak, lalu pulang ke rumah,” kata sebuah sumber.

Tamu dari anggota keluarga dekat yang datang berlebaran ke rumah menjadi alasan sehingga mereka tidak bisa masuk kerja. Alasan lain, masih ada anggota keluarga di daerah lain yang belum dikunjungi. Proses Belajar Mengajar (PBM) di sejumlah sekolah belum normal lantaran sejumlah guru belum datang ke sekolah. Kalau pun ada yang datang, pulang lebih awal dari biasanya. Demikian juga sejumlah siswa. Beberapa sekolah di Blangpidie dan sekitarnya tampak tutup lebih cepat. Sejumlah sekolah tingkat SMP dan SMA pada hari kedua Idul Adha, Kamis kemarin, diisi dengan kegiatan lain, yaitu melaksanakan penyembelihan hewan kurban di lokasi sekolah.

Asisten Pemerintah Setdakab Abdya, M Nasir G SH dihubungi Serambi menjelaskan, seluruh unit kerja, termasuk sekolah tetap buka seperti biasa,  Kamis kemarin. Tentang informasi PNS tidak masuk kantor, Masir mengatakan, jumlah mereka tidak banyak sehingga pelayanan umum tidak terganggu. “Tingkat kehadiran PNS rata-rata tidak kurang 80 persen,” kata M Nasir tanpa menjelaskan apakah PNS yang bolos kerja itu mendapat sanksi atau tidak.(riz/az/nun)
http://www.serambinews.com/news/view/43126/pns-aceh-barat-nongrong-di-warkop

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday779
mod_vvisit_counterYesterday803
mod_vvisit_counterThis week779
mod_vvisit_counterLast week7557
mod_vvisit_counterThis month24016
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days583230

Online (20 minutes ago): 28
Your IP: 38.107.179.229
,
Today: Mei 20, 2012