Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Gubernur Minta SKPA Kerja Lebih Keras lagi

BANDA ACEH - Realisasi serapan keuangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2010, ternyata masih rendah. Sampai posisi pertengahan Oktober ini,

Realisasi Serapan Keuangan APBA 2010 Masih Rendah
* Gubernur Minta SKPA Kerja Lebih Keras lagi
Utama Fri, Oct 15th 2010, 11:17

BANDA ACEH - Realisasi serapan keuangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2010, ternyata masih rendah. Sampai posisi pertengahan Oktober ini, daya serapnya baru mencapai 54,72 persen atau senilai Rp 4,179 triliun dari pagu Rp 7,638 triliun. Demikian pula realisasi fisik baru 67,20 persen dari target 77 persen.

“Realisasi keuangan dan fisik yang ada sekarang ini, masih terjadi deviasi minus 9,28 persen untuk realisasi keuangan dari yang seharusnya bulan ini 64 persen, dan fisik minus 9,80 persen dari targetnya sebesar 77 persen,” kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, pada acara Evaluasi Percepatan dan Pengendalian Kegiatan APBA 2010, di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (14/10).  

Selain para kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), acara pemaparan hasil evaluasi Tim Percepatan dan Pengendalian Kegiatan (TP2K) APBA 2010, di bawah komando Taqwallah, juga dihadiri Ketua DPRA Drs H Hasbi Abdullah, Asisten II Setda Aceh Ir T Said Mustafa. “Meski realisasinya sudah di atas 54 persen, namun dengan sisa tahun anggaran yang tinggal dua bulan lagi, capaian tersebut belum cukup menggembirakan,” kata Gubernur Irwandi Yusuf.

Berdasarkan hasil evaluasi TP2K APBA 2010, ungkap Gubernur Irwandi Yusuf, dari 3.163 paket proyek dengan pagu senilai Rp 2,843 triliun yang dilelang pada tahun 2010 ini, masih ada sebesar 14 persen lagi atau sebanyak 455 paket proyek senilai Rp 505,6 miliar realisasi dan kinerja proyeknya masih rendah. “Karena itu, saya mengharapkan agar para kepala SKPA bisa bekerja lebih keras lagi,” katanya.

Dikatakan, hal itu terlihat dari proyek yang harus ditender ulang masih ada sebanyak 53 paket lagi dengan nilai Rp 59,5 miliar, belum dikerjakan kontraktor sebanyak 67 paket proyek senilai Rp 39 miliar, belum teken kontrak 70 paket proyek senilai Rp 47,7 miliar dan proyek yang realisasi fisik proyeknya masih di bawah 50 persen lebih, jumlahnya mencapai 265 paket proyek dengan nilai anggaran Rp 359 miliar.

Masih merah
Sementara itu, Ketua TP2K APBA 2010 Setda Aceh, Taqwallah mengatakan, dari 455 paket proyek yang rapor kinerjanya masih merah, sebanyak 88 paket dengan nilai Rp 228,1 miliar yang tersebar di 19 SKPA perlu menjadi perhatian khusus Kepala SKPA masing-masing. “Informasi ini kami sampaikan, karena jika para kepala SKPA di unit kerjanya tidak memberikan perhatian khusus, proyek-proyek tersebut dikhawatirkan tidak bisa diselesaikan dengan baik pada akhir tahun nanti yang tinggal dua bulan lagi,” katanya.

Dikatakannya, proyek-proyek yang membutuhkan perhatian khusus itu antara lain terdapat Dinas Pengairan, dimana ada 11 proyek senilai Rp 26,75 miliar, Dinas BMCK ada 24 proyek (Rp 90 miliar), Dishubkomintel 2 proyek (Rp 8,29 miliar), Distamben 1 proyek (Rp 5 miliar), Diskeswan 2 proyek (Rp 4,11 miliar), Dishutbun 2 proyek (Rp 30 miliar), Distan 3 proyek (Rp 3,95 miliar), Dinas Kelautan dan Perikanan 6 proyek (Rp 13,42 miliar).

Selain itu, Badan Ketahanan Pangan 1 proyek (Rp 600 juta), DPKKA 3 proyek (Rp 4,77 miliar), Perindagkop dan UKM 3 proyek (Rp 4,79 miliar), Disnaker 6 proyek (Rp 16,67 miliar), Dispora 3 proyek (Rp 9,07 miliar), Disdik 10 proyek (Rp 17,35 miliar), Dinkes 3 proyek (Rp 10,72 miliar), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 2 proyek (Rp 810 juta), Dinsos 4 proyek (Rp 3,14 miliar), Arsip 1 proyek (Rp 2,43 miliar), dan Sekwan 1 paket (Rp 2,4 miliar).

Yang terendah
Dari 53 SKPA yang berada di jajaran Organisasi Pemerintah Aceh, realisasi keuangan yang terendah terjadi pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan (DPKK) Aceh. Realisasi keuangannya baru mencapai 31 persen dan fisik 35 persen.

Kadis DPKKA Aceh, Paradis mengatakan, rendahnya daya serap keungan dinasnya, karena dana-dana pembebasan tanah proyek fisik kabupaten/kota yang ditempatkan pada dinasnya sekitar Rp 400 miliar lebih, sampai bulan Oktober ini baru terealisir sekitar Rp 125 miliar. “Selain itu, masih banyak lagi anggaran proyek kabupaten/kota yang pekerjaannya belum dilaksanakan,” katanya.

Dengan demikian, tambah Paradis, bisa dilakukan pengambilan uang muka kerja (UMK) oleh kontraktornya, yang kemudian menyebabkan realisasi serapan keuangan DPKKA secara keseluruhan masih rendah. “Sedangkan realisasi keuangan dan fisik proyek untuk proyek internal DPKKA telah berjalan baik, rata-rata sudah berada antara 50-60 persen,” ujarnya.(her)
http://www.serambinews.com/news/view/40766/realisasi-serapan-keuangan-apba-2010-masih-rendah

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday775
mod_vvisit_counterYesterday803
mod_vvisit_counterThis week775
mod_vvisit_counterLast week7557
mod_vvisit_counterThis month24012
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days583226

Online (20 minutes ago): 28
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Mei 20, 2012