Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Sejumlah Proyek Gedung Sekolah Disdik Aceh Terbengkalai

MEULABOH – Masyarakat dan kalangan anggota DPRK Aceh Barat meminta agar Polda Aceh segera mengusut kasus proyek gedung sekolah Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh yang sumber dananya dari APBA dna Otsus

Sejumlah Proyek Gedung Sekolah Disdik Aceh Terbengkalai
* Polda Aceh Diminta Segera Mengusut
Aceh Barat Wed, Aug 25th 2010, 09:29

MEULABOH – Masyarakat dan kalangan anggota DPRK Aceh Barat meminta agar Polda Aceh segera mengusut kasus proyek gedung sekolah Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh yang sumber dananya dari APBA dna Otsus yang kini banyak telah terbengkalai di Aceh Barat dan Nagan Raya. Selain itu, rekanan pelaksana juga diharapkan segera diblack-list.

Menurut data diperoleh Serambi, di Aceh Barat ada tiga gedung sekolah yang dibangun dengan dana APBA dan Otsus oleh Disdik Aceh yang telah terbengkalai. Ketiga sekolah itu masing-masing, gedung SMA Panton Reu, SMA Woyla Timur, dan gedung TK di Desa Rambong Pinto, Kecamatan Woyla Timur.

“Kami berharap pihak kepolisian segera mengusut, karena rata-rata proyek gedung sekolah yang dibangun Disdik Aceh di Aceh Barat telah terbengakalai dan dibangun juga asal jadi. Cukup banyak uang rakyat yang digunakan untuk membangun sekolah itu diduga telah lahap kontraktor,”ujar Ketua Komisi C DPRK Aceh Barat, Mufril.

Menurut Ketua Komisi membidangi pembangunan ini, banyaknya bangunan sekolah yang terbengkalai itu akibat lemahnya pengawasan. Akibatnya, masyarakat sangat kecewa. Seharunya, tambah Mufril, pihak Disdik Aceh selaku pemberi dana dapat meningkat pengawasan, sehingga bangunan sekolah dibangun secara sempurna.

hal senada juga diutarakan Ketua Komisi D DPRK Aceh Barat, Zaenal Abidin SSi. Katanya, polisi juga diminta pro-aktif dalam mengusut proyek-proyek yang bermasalah tersebut. Sebab, selama ini proyek yang ditelantarkan para kontraktor sejak tahun 2008 hingga sekarang itu, seperti tak tersentuh hukum. “Kita berharap polisi serius mengusut, sehingga menjadi pelajaran bagi kontraktor lainnya. Sebab, dalam kasus proyek terbengkalai seperti itu juga besar kemungkinan terlibat para pejabat di instansi tersebut,”katanya.                     

Di Nagan Raya
Sementara itu, dari Nagan Raya dilaporkan, juga ada sejumlah proyek provinsi yang terbengkalai dan dikerjakan asal jadi. Seperti pembangunan Gedung SMA Negeri 5 Darul Makmur, di Desa Pulo Teungoh, Kecamatan Darul Makmur, dari dana Otsus 2010 sebesar Rp 2.007.866.000, kini dikerjakanasal jadi. Hal itu seperti dikatakan Ketua Komisi A DPRK, Nagan Raya, Said Junaidi. Menurutnya, pembangunan gedung SMAN 5 Darul Makmur itu diduga sarat masalah. Karena pihak rekanan mengerjakan proyek itu asal-asalan. Bahkan, tambah Said Junaidi, kosen gedung sekolah itu dipasang kayu sembarang, bukan kayu semantok seperti yang tertera dalam rancangan anggaran proyek (RAP).

Kepala SMAN 5 Darul Makmur, Nurdin Yusuf, juga mengaku pembangunan gedung sekolah itu asal-asalan. Menurutnya, untuk menyeleasikan masalah tersebut, pihaknya telah mengirimkan surat laporan kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dengan tindisannya ikut dikirimkan ke DPRA, dan ke Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh.

Demikian juga dengan proyek pembangunan gedung SKB Nagan Raya di Komplek Perkantoran Sukamakmue sumber dana Otsus APBA tahun 2009 juga telah ditelantarkan oleh kontraktor. Proyek Disdik Aceh itu sudah setahun ditelantarkan oleh kontraktor, tapi tidak ada upaya dari instansi terakit untuk mencari jalan keluar. “Penyidik seharusnya segera mengusut kasus-kasus proyek terbengkalai itu. Sebab, jika kasus itu dibiarkan, hal serupa akan terulang kembali,” kata Said Junaidi.(riz/edi)
http://www.serambinews.com/news/view/37782/sejumlah-proyek-gedung-sekolah-disdik-aceh-terbengkalai

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday760
mod_vvisit_counterYesterday803
mod_vvisit_counterThis week760
mod_vvisit_counterLast week7557
mod_vvisit_counterThis month23997
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days583211

Online (20 minutes ago): 25
Your IP: 38.107.179.229
,
Today: Mei 20, 2012