Poll

busyLoading Poll...
busyLoading Poll...

Berlangganan Artikel Baru

Name:
Email:

Login Box

Login

Don't You have account?

Sign Up

Facebook Like Button

Update Berita

Perkebunan Karet Hak Guna Usaha PT.SIR Terindikasi Telah Ditelantarkan, Perlu Segera DiCabut / dihapus Sesuai PP No 11 Thn 2010 Tentang Penertiban & Pendayagunaan Tanah Terlantar, Perlu Segera Tindakan Dari Kakanwil BPN Provinsi Aceh untuk Ditertipkan oleh PANITIA C sebagai tim indetifikasi tanah terlantar merujuk pada Perkbn no 4 thn 2010 tata cara penertiban tanah terlantar
Diprotes Ulama, Bupati Cabut Rekomendasi Pembangunan Waterboom

Sejumlah ulama, tokoh warga, dan mahasiswa Islam di Aceh Barat memperlihatkan surat protes  agar dicabut izin  rencana dibuka Water Boom

Diprotes Ulama, Bupati Cabut Rekomendasi Pembangunan Waterboom
Aceh Barat 13 April 2010, 08:46
 
Sejumlah ulama, tokoh warga, dan mahasiswa Islam di Aceh Barat memperlihatkan surat protes  agar dicabut izin  rencana dibuka Water Boom (tempat permainan air) di Ujong Drien, Kecamatan Meureubo, Foto direkam Senin (12/4) SERAMBI/RIZWAN
MEULABOH - Puluhan ulama, tokoh masyarakat, dan mahasiswa Islam di Aceh Barat, Senin (12/4) melancarkan protes dan meminta bupati mencabut surat rekomendasi yang telah dikeluarkan terhadap pembangunan tempat hiburan kolam renang berskalar besar (waterboom) di Desa Ujong Drien, Kecamatan Meureubo. Bupati Ramli MS yang menerima delegasi itu berjanji akan mencabut rekomendasi tersebut.

Kedatangan ulama dan elemen masyarakat lainnya itu, sebelumnya datang ke kantor bupati, akan tetapi karena bupati belum masuk kerja karena baru pulang umrah dari tanah suci, sehingga elemen masyarakat itu mendatangi pendapa bupati di Desa Seuneubok.

Tgk Salman dan Syawaluddin, perwakilan dari delegasi ini menyampaikan pada bupati Ramli agar mencabut surat rekomendasi Pemkab dan tidak memberikan izin terhadap akan dibuka usaha waterboom di Ujong Drien oleh seorang pengusaha asal Cina. Penolakan itu disebabkan Aceh Barat telah mendapat julukan kota tauhid-tasauf sehingga ini akan tercamar jika usaha yang rawan maksiat itu dibiarkan.

“Waterboom yang sedang dibangun oleh seorang pengusaha asal Cina ini jelas-jelas merusak aqidah,” ujar Syawaluddin. Menindaklanjuti tuntutan peserta delegasi, Bupati Ramli langsung memanggil Asisten I Pemkab, Bukhari, serta pengusaha yang akan membuka waterboom ini yakni Sudigo dan Sumitro mempertanyakan terhadap surat rekomdasi yang telah dikeluarkan Pemkab Aceh Barat.

Dan di depan peserta delegasi, Ramli mengaku ditipu oleh bawahannya dalam menyodorkan surat rekomendasi itu. Karena itu, Bupati Aceh Barat berjanji akan mencabut surat rekomendasi pembangunan waterboom tersebut.(riz)

http://www.serambinews.com/news/view/28410/diprotes-ulama-bupati-cabut-rekomendasi-pembangunan-waterboom

 


Translate Web Ke Bahasa :

Kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday732
mod_vvisit_counterYesterday803
mod_vvisit_counterThis week732
mod_vvisit_counterLast week7557
mod_vvisit_counterThis month23969
mod_vvisit_counterLast month38113
mod_vvisit_counterAll days583183

Online (20 minutes ago): 20
Your IP: 38.107.179.226
,
Today: Mei 20, 2012